triggernetmedia.com – Sebanyak 300an masyarakat adat Dayak dari kecamatan Toho, Kabupaten Mempawah, berkumpul dengan penuh semangat di rumah adat Dayak, Minggu (6/8).
Kegembiraan terpancar meskipun hujan deras sempat mengguyur daerah tersebut, karena mereka telah lama menantikan bantuan yang istimewa.
Dewan Adat Dayak (DAD) Kabupaten Mempawah bekerja sama dengan Polres Mempawah melalui Polsek Toho menyelenggarakan acara ini dengan tujuan mulia, yakni membagikan Bendera Merah Putih kepada masyarakat.
Ketua DAD Kabupaten Mempawah, Adrianus, menjelaskan bahwa acara ini adalah langkah untuk memastikan bahwa masyarakat adat Dayak di kecamatan Toho dapat merasakan semangat kemerdekaan melalui simbol Bendera Merah Putih yang akan dikibarkan di halaman rumah masing-masing.
Ia juga menambahkan bahwa masyarakat sering mengalami kesulitan dalam memperoleh bendera tersebut, baik karena jarak yang jauh maupun harganya yang tak terjangkau oleh pendapatan mereka.
“Kalau pun ada yang mampu kadang ada yang sudah kusam karena dipakai terus setiap tahun” ungkap Adrianus
Namun, semangat dan tekad masyarakat untuk merayakan kemerdekaan tetap tak tergoyahkan. Meskipun telah menanti dengan sabar dan hujan deras yang turun, mereka tetap antusias untuk menerima Bendera Merah Putih yang akan memenuhi kebutuhan simbolik ini.
Adrianus juga mengungkapkan apresiasi yang tinggi terhadap peran Polres Mempawah yang memberikan kepercayaan kepada DAD untuk menyelenggarakan acara ini.
Selain itu, bantuan dari PT Antam dan PT Tirta Sukses Perkasa juga sangat berarti, kedua perusahaan tersebut turut menyediakan minuman dan menyumbangkan 100 lembar bendera sebagai bagian dari dukungan terhadap kegiatan ini.
Menurutnya, ini adalah kali pertama kami menerima bantuan berupa bendera Merah Putih, dan kami sangat mengapresiasi kontribusi dari Polres Mempawah, PT Antam, dan PT Tirta Sukses Perkasa dalam menjadikan acara ini sukses.
“Terima kasih atas semua bantuan yang telah diberikan, semoga upaya ini dapat menghidupkan kembali semangat kemerdekaan yang telah kita perjuangkan selama 78 tahun yang lalu,” tutur Adrianus dengan penuh rasa syukur.











