triggernetmedia.com – Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Maryadi Asmuie, menyatakan, semakin berkembangkanya teknologi di era digital, menuntut semua sektor dari pemerintah maupun stakeholder lainnya melakukan bertransformasi ke digital dalam segala aspek kegiatan.
“Salah satu upaya transformasi digital ini dengan menerapkan konsep Kota Cerdas (Smart City). Pembangunan berbasis Smart City pada pemerintah daerah merupakan strategi yang komprehensif, inklusif, efektif dan efisien,” katanya, Sabtu (24/6/2023).
Maryadi Asmuie menyebut, untuk mewujudkan konsep Smart City di Kabupaten Ketapang tentu saja membutuhkan waktu yang tidak sedikit. Ia mengajak semua pihak terkait lebih serius, berkomitmen dan berupaya maksimal.
“Diharapkan setiap elemen baik itu dari pemerintahan, swasta, BUMN, komunitas IT dan masyarakat sehingga Smart City dapat tercapai di Kabupaten Ketapang ini,” ujarnya.
“Proses ini kita mulai dengan menyusun sebuah masterplan Smart City Kabupaten Ketapang dengan harapan dapat meningkatkan pelayanan masyarakat agar menjadi lebih baik, transparan akuntabel dan dapat meningkatkan efisiensi dan efektivitas di berbagai kegiatan dan layanan publik,” katanya menimpali.
Untuk diketahui, belum lama ini Pemkab Ketapang menggelar Bimtek Wujudkan Smart City di Ruang Rapat Kantor Bupati Ketapang, Senin (19/6/2023).
Bimtek tersebut menghadirkan narasumber dari Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) Republik Indonesia. Bimtek juga turut dihadiri Dewan Pengarah dan Tim Pelaksana Smart City Kabupaten Ketapang, perwakilan BUMN dan BUMD, pihak swasta, akademisi, Kelompok Informasi Masyarakat (KIM) bidang IT, komunitas IT dan penggiat IT.
Kabupaten Ketapang juga lolos sebagai salah satu diantara 50 Kabupaten/Kota yang masuk dalam Gerakan 100 Smart City Indonesia. Bahkan, Kabupaten Ketapang telah mengikuti penilaian Smart City sebanyak 2 kali dan pada tahun 2022 pada penilain ketiga Kabupaten Ketapang dinyatakan lolos.
“Kita sudah tegaskan kepada seluruh peserta bimtek ini untuk berdiskusi dengan baik, berikan data dan informasi yang dibutuhkan kepada tim penyusun masterplan Smart City agar dapat menghasilkan dokumen yang komprehensif dan selaras dengan kebutuhan Smart City Kabupaten Ketapang, ini pekerjaan rumah kita bersama,” kata Staf Ahli Bupati Bidang Ekonomi Keuangan dan Pembangunan, Maryadi Asmuie memungkas.
Sementara itu Kepala Dinas Kominfo Kabupaten Ketapang, H. Sukirno menambahkan, Bimtek Wujudkan Smart Citu untuk menyamakan persepsi konsep Smart City Kabupaten Ketapang dan juga untuk memperkuat komitmen bersama stakeholder dalam pelaksanaannya.
“Bimtek ini juga sebagai persiapan penyajian data dan informasi pendukung penyusunan masterplan Smart City Kabupaten Ketapang serta Quick Win Program percepatan pelaksanaannya,” katanya.




