triggernetmedia.com – Tim SAR gabungan dibantu warga sekitar, menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia. Pencarian sebelumnya dilakukan selama lebih kurang lima jam lamanya.
“Korban ditemukan sekitar 105 meter dari posisi awal, ketika tim SAR gabungan melakukan penyelaman,” ungkap Kepala Kantor SAR Pontianak, Yopi Haryadi dalam keterangan pers kepada wartawan, Rabu (31/8/2022).
Selanjutnya, kata Yopi Haryadi, jenazah bayi malang berusia 2 tahun lebih itu langsung diserahkan kepada keluarga untuk dimakamkan.
Seperti diketahui, seorang bayi laki-laki bernama Hafizan berusia 2,6 tahun, dikabarkan hilang tenggelam di sungai yang berada di depan rumahnya, di Jalan Semai, Kelurahan Sungai Garam Hilir, Kecamatan Singkawang Utara, Rabu 31 Agustus 2022 sore.
Informasi bayi yang dinyatakan tenggelam, lantaran ada warga (saksi) yang melihat jika Hafizan sebelumnya sedang berada di sekitar sungai.
“Ada saksi yang melihat, tapi tidak mau memberikan informasi ke kita,” kata ayah korban, Sarvini. Dinukil dari harianberkat.com.
Informasi tersebut didapatnya dari anak kecil yang berada di lokasi saat pencarian.
“Katanya ada orang yang melihat, tapi orang yang melihat tersebut lari. Harusnya kasi taulah,” kata Sarvini kesal.
“Sudahlah tidak bisa ikut membantu menyelamatkan, ngasi informasi saja orang tersebut tidak mau,” tambahnya.
Saat kejadian, dirinya sedang berada di belakang rumah.
Sementara Kantor SAR Pontianak ketika mendapatkan kabar peristiwa tersebut langsung melakukan pencarian dengan melakukan penyelaman dan penyisiran di tepian sungai tempat diduga balita tersebut tenggelam.
“Tim SAR gabungan langsung melakukan pencarian, operasi SAR dilakukan dengan melakukan penyelaman dan penyisiran permukaan di sekitar lokasi kejadian. Dugaan awal korban terseret derasnya sungai pada waktu itu,” tuturnya.
Beruntung, pencarian tersebut membuahkan hasil, namun sayang nyawa balita tersebut tidak dapat tertolong.
“Setelah melakukan pencarian kurang lebih selama lima jam, tim SAR gabungan menemukan korban dalam keadaan meninggal dunia,” tutupnya.
Bayi Tenggelam di Sungai Depan Rumah
Seorang bayi laki-laki bernama Hafizan berusia 2,6 tahun, dikabarkan hilang tenggelam di sungai di depan rumahnya, di Jalan Semai, Kelurahan Sungai Garam Hilir, Kecamatan Singkawang Utara, pada Rabu (31/8/2022) sore.
Informasi bayi yang dinyatakan tenggelam, lantaran ada warga (saksi) yang melihat jika Hafizan sebelumnya sedang berada di sekitar sungai.
“Ada saksi yang melihat, tapi tidak mau memberikan informasi ke kita,” kata ayah korban, Sarvini. Seperti dinukil dari harianberkat.com.
Informasi tersebut didapatnya dari anak kecil yang berada di lokasi saat pencarian.
“Katanya ada orang yang melihat, tapi orang yang melihat tersebut lari. Harusnya kasi taulah,” kata Sarvini kesal.
“Sudahlah tidak bisa ikut membantu menyelamatkan, ngasi informasi saja orang tersebut tidak mau,” tambahnya.
Saat kejadian, dirinya sedang berada di belakang rumah.
“Anak saya memang suka main di sekitar sungai,” ujarnya.

Sewaktu kejadian, lanjut Sarvini, pintu rumah padahal dalam keadaan terkunci.
“Tidak tahu kok dia (korban) bisa keluar,” ungkapnya.
Terpisah, Kapolres Singkawang, AKBP Arwin Amrih Wientama melalui Kapolsek Singkawang Utara AKP Ronald Napitupulu membenarkan hal tersebut.
“Benar. Kita mendapat laporan sekitar 15.30 WIB, bahwa anak berusia kurang lebih 2 tahun tenggelam,” ujar AKP Ronald Napitupulu di tempat kejadian.
Lebih lanjut ia mengatakan, mendapat laporan tersebut dirinya bersama anggota kemudian mendatangi tempat kejadian.
“Mendapat laporan tersebut, kita langsung melakukan pencarian di bantu TNI, Basarnas, Tagana, dan warga menyusuri sungai yang diduga merupakan tenggelamnya korban,” tutupnya.



