triggernetmedia.com – Moch Subchi Al Tsani (MSAT), pria yang kerap disapa Mas Bechi ini merupakan putra pengasuh ponpes Shiddiqiyyah Jombang KH Muhammad Mukhtar Mukthi. Ia ditetapkan sebagai tersangka dan masuk Daftar Pencarian Orang (DPO) atas kasus pencabulan yang hingga kini belum ditahan. Lantas mengapa anak kiai Jombang DPO pencabulan belum ditangkap?
Mas Bechi, resmi masuk dalam daftar pencarian orang (DPO). Penerbitan DPO ini dikarenakan MSAT kerap mangkir dari panggilan polisi.
Dirreskrimum Polda Jatim Kombes Totok Suharyanto mengatakan berkas perkara dugaan perbuatan pencabulan yang menjerat MSAT telah dinyatakan lengkap atau P21 oleh Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Timur, pada 4 Januari 2022 lalu.
Kasus pencabulan yang ia lakukan diketahui sudah terjadi sejak beberapa tahun lalu tepatnya pada 2017. Korban mengaku modus dari Mas Bechi ini ialah mengadakan wawancara seleksi sejumlah tenaga kesehatan untuk kliniknya.
Di tengah proses seleksi, tiga santriwati menadapatkan tindak pencabulan, pemerkosaan dan kekerasan seksual dari anak kiai Jombang itu. Hingga kini para korban pun masih menanti keadilan. Korban juga mengaku lelah atas lambannya penanganan kasus tersebut.
Mengapa Anak Kiai Jombang DPO Pencabulan Belum Ditangkap?
Kabid Humas Polda Jatim Kombes Pol Dirmanto menyatakan, masih melakukan upaya pencarian terhadap Mas Bechi di Pondok Pesantren (Ponpes) Shiddiqiyah, Ploso, Jombang pada Kamis, 7 Juli 2022 mulai pukul 08.00 WIB pagi. Petugas melakukan pengepungan di area ponpes yang menacapai 5 hektak. Selain itu, mereka menyisir satu persatu ruangan yang ada.
“Belum (tertangkap). Hingga kini kami masih hunting, mencari yang bersangkutan,” kata Kombes Pol Dirmanto. Seperti dinukil dari suara.com.
Namun hingga menjelang sore, anak kiai Jombang DPO pencabulan tak kunjung ditemukan. Dari proses penyisirannya itu, polisi juga mangamankan orang-orang yang teridentifikasi bukan merupakan santri pondok.



