triggernetmedia.com – Sinergitas dengan pemerintah pusat dalam pelaksanaan pengelolaan keuangan daerah dinilai penting.
“Sebab, terkadang banyak kendala dalam memonitoring penggunaan dana tersebut,” ungkap Bupati Sanggau Paolus Hadi saat melakukan Penandatanganan MoU Kerjasama Pengelolaan Keuangan Pusat dan Daerah, serta koordinasi Percepatan Penyaluran TKDD kepada SKPD Penerima Dana Transfer Kabupaten Saggau Tahun Anggaran 2022 yang berlangsung di ruang musyawarah lantai 1 Kantor Bupati Sanggau, Selasa (19/4/2022).
Bupati Paolus Hadi mencontohkan soal dana BOS misalnya.
“Kepala Daerah sulit untuk memonitoring penggunaan dana BOS, dikarenakan dana BOS itu tidak melalui pemerintah daerah dalam penyaluranya, melainkan dana itu di salurkan langsung kepada Kepala Sekolah penerima dana BOS,” ungkapnya.
Bukan hanya dana BOS yang sulit di monitoring penggunaanya oleh Pemkab Sanggau. Namun, masih ada beberapa anggaran pemerintah pusat yang langsung disalurkan ke penerima tanpa melalui pemerintah daerah.
“Dan itu mengurangi fungsi pemerintah daerah dalam memonitoroling anggaran pemerintah pusat di daerah,” sebut Bupati Paolus Hadi.
Sementara Kakanwil Ditjen Perbendaharaan Provinsi Kalimantan Barat, Imik Eko Putro menyatakan, MoU tersebut dapat menambah hubungan lebih intens antara Pemkab Sanggau dan pemerintah pusat.
Imik Eko Putro menyebut PAD Kabupaten Sanggau di setiap tahun mengalami kenaikan. Sektor perkebunan, perikanan dan usaha kecil sangat mebantu dalam pertumbuhan ekonomi di Kabupaten Sanggau.
“Anggaran perbelanjaan daerah yang sudah ada harus segera dibelanjakan, demi mendorong pertumbuhan ekonomi yang merata di Kabupaten Sanggau,” katanya.










