triggernetmedia.com – Musrenbang di Kecamatan Menjalin di gedung serbaguna Pastoran Menjalin, Gereja Santo Petrus dan Santo Paulus Menjalin, pada Senin (14/2/2022) dihadiri langsung Bupati Landak, Karolin Margret Natasa.
Turut hadir Wakil Ketua DPRD Kabupaten Landak, Anggota DPRD Kabupaten Landak, Kepala Bappeda Kabupaten Landak, Kepala OPD terkait, Camat Menjalin, Kepala Desa se-Kecamatan Menjalin dan Tokoh Masyarakat.
Dalam arahannya, Bupati Landak Karolin Margret Natasa menegaskan, hasil Musrenbang tersebut akan menjadi arah kebijakan pembangunan terutama untuk penyusunan pembangunan di tahun 2023 yang akan datang.
“Selain daripada itu, Musrenbang ini juga dimanfaatkan oleh Pemerintah Kabupaten Landak melalui OPD terkait, agar bisa mensosialisasikan berbagai kegiatan yang akan dilaksanakan pada tahun 2022 ini,” jelas Karolin.
Untuk pembangunan di tahun 2022 ini, Bupati Karolin menekankan tetap mengacu pada program prioritas nasional yang masih menangani Pandemi COVID-19.
“Kepada Bapak dan Ibu Kades saya ingatkan bahwa ada hal-hal yang wajib di anggaran desa tahun 2022 berkaitan dengan COVID-19 diantaranya BLT-DD wajib 40 persen, kemudian wajib menyisihkan 8 persen dari APBDes untuk penanganan COVID-19 seperti rumah isolasi, serbuan vaksinasi, dukungan untuk testing, tresing dan treatment untuk masyarakat yang terkena dampak Pandemi COVID-19,” jelas Karolin.
Beberapa program baik di bidang kesehatan, pendidikan, infrastruktur, pertanian dan perkebunan menjadi agenda pembangunan Pemda Landak tahun 2022. Namun yang terpenting juga yakni peningkatan pelayanan publik kepada masyarakat yang sudah semakin baik, harus terus ditingkatkan.
Berkaitan dengan pelayanan publik yang saat skornya terus meningkat dan mulai membaik, sambung Karolin, oleh karena itu tentu perlu terus didukung dari pendanaan.
“Contohnya kita sekarang sudah bisa melaksanakan pelayanan kependudukan di tingkat kecamatan, satu-satunya kabupaten dan kota di Kalimantan Barat yang bisa melaksanakan pelayanan kependudukan sampai tingkat kecamatan baru Kabupaten Landak, tempat lain belajar sama kita,” ujarnya.
“Oleh karena itu, jangan sampai tidak dianggarkan tahun depan, dan tahun ini kalau kurang ditambah di anggaran perubahan,” katanya menambahkan.




