triggernetmedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat mendukung pelaksanaan ‘Literasi Digital Netizen Fair’ yang memiliki tujuan menyiapkan talenta dan kecakapan digital masyarakat Kalbar dalam menghadapi transformasi digital.
“Program ini merupakan salah satu upaya pemerintah dan pemangku kepentingan terkait untuk mendorong optimalisasi penggunaan teknologi digital, serta upaya menanggulangi ancaman bahaya siber, seperti penyebaran konten negatif dan cyber bullying atau perundungan siber,” kata Asisten II Sekda Prov Kalbar Junaidi menyampaikan amanat Gubernur Kalimantan Barat, Selasa (23/11/2021) di Auditorium Universitas Tanjungpura, Selasa (23/11/2021).
Kegiatan ini, sambung Junaidi, diharapkan membawa dampak positif bagi masyarakat Kalbar agar dapat berpartisipasi menyebarkan konten positif dan produktif di dunia digital. Hal Ini dikarenakan kecakapan digital menjadi hal mutlak di tengah perkembangan digitalisasi yang sangat pesat.
“Sesuai dengan roadmap literasi digital 2021-2024 yang disusun oleh Kemkominfo RI, terdapat 4 pilar penting yang perlu ditanamkan dalam pelaksanaan literasi digital ini, yaitu gigital skill, digital culture, digital ethics, dan digital safety,” ujarnya.
Sementara itu, Walikota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kegiatan ‘Literasi Digital Netizen Fair’ salah satunya untuk pemanfaatan teknologi digital ke hal-hal yang produktif dan lebih bermanfaat.
“Untuk kita ketahui sekarang ini, teknologi informasi sangat luar biasa perkembangannya. Era digitalisasi 4.0 terus aplikasi yang diciptakan dan konten-konten yang ada ini harus berbasis untuk kemajuan indonesia,” ujarnya.
‘Literasi Digital Netizen Fair’ merupakan upaya membangun kesadaran dan pengetahuan masyarakat terhadap pemanfaatan teknologi digital, serta mengembangkan dan meningkatkan keterampilan masyarakat Indonesia di dunia digital. Beberapa tema yang akan diangkat dalam kegiatan ini adalah Mengenal Lanskap Digital, Teknologi Merajut Toleransi, Netiket Masyarakat Digital, dan Aman,Nyaman, dan Kreatif di Internet.
Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia bersama GNLD Siberkreasi menginisiasi Program Literasi Digital Nasional yang menargetkan 12,5 juta masyarakat di 514 kabupaten/kota pada 34 provinsi. Program ini diimplementasikan melalui berbagai kelas, lokakarya, serta seminar, baik secara luring maupun daring.
Akan hadir juga Kelas Animasi dan Implementasi Teknologi untuk UMKM. Kegiatan ini juga menghadirkan sejumlah narasumber mewakili komunitas, akademisi, publik figur, dan para pemangku kepentingan majemuk lainnya.
Sebagai informasi, di penghujung tahun 2021, Kemkominfo RI bersama seluruh mitra/jejaring akan melaksanakan puncak acara Literasi Digital yaitu Netizen Fair 2021 selama 2 hari (23-24 November 2021) secara serentak dan hibrid di berbagai kota/kabupaten.




