triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji memastikan pembangunan RSUD dr. Soedarso Pontianak dan Pusat Sertifikasi Tenaga Kerja Provinsi Kalimantan Barat akan rampung pada akhir tahun 2021.
“Insya Allah, jika tidak ada kendala, untuk kedua bangunan ini soft openingnya akan dilaksanakan di akhir tahun 2021 dilanjutkan peresmian di bulan Januari 2022 dengan diikuti perbaikan laboratorium,” kata Sutarmidji disela meninjau progres pembangunan dua proyek tersebut, Minggu (3/10/2021).
Sutarmidji menjelaskan, Pembangunan Pusat Sertifikasi Tenaga Kerja merupakan hasil kerja sama Pemprov Kalbar dengan beberapa perusahaan, seperti PT. Antam yang menganggarkan Rp 2 miliyar, dan beberapa perusahan lainnya. Pemprov Kalbar kekinian juga sedang melaksanakan koordinasi terkait pembenahan gedung dan peralatan pelatihan dengan beberapa perusahaan tersebut.
“Kami sedang melaksanakan koordinasi, apakah pihak Pemprov Kalbar yang membenahi gedung, kemudian pihak perusahaan membantu peralatan, atau sebaliknya,” jelas Sutarmidji.
Selain itu, ada asosiasi perkebunan yang akan membuat satu bengkel kerja. Demikian juga dengan perusahaan tambang.
“Jadi, ada 3 laboratorium kerja yang disiapkan kemudian Pemprov Kalbar menyiapkan laboratorium komputernya,” timpal Sutarmidji.
Provinsi Kalimantan Barat anntinya akan memiliki fasilitas Pusat Sertifikasi Tenaga Kerja yang memadai dan memenuhi standar. Menurut Sutarmidji, kondisi Balai Latihan Kerja yang sekarang sangat memprihatinkan.
“Atap gedung sudah bocor, membuat tidak semangat, apalagi mau latihan di sini,” sebut Suttarmidji.
Ia menambahkan, untuk proses pembangunan RSUD dr. Soedarso, secara umum 100% material pembangunan sudah berada di lokasi. Progres pembangunan berjalan dengan baik dan sudah mencapai di atas 60%.
“SDM RSUD dr. Soedarso harus diisi oleh tenaga-tenaga muda dan mendapatkan pelatihan khusus, sehingga seluruh SDM memiliki standar pelayanan yang baik serta mampu bersikap yang ramah. Namun sebelum itu Pemprov Kalbar akan mengadakan proses asesmen, sehingga penempatan SDM di RSUD dr. Soedarso akan sesuai dengan hasil tes tersebut,” kata Sutarmidji. (*)










