triggernetmedia.com – Dalam rentang waktu tiga bulan terakhir kasus Covid-19 sampai dengan 9 Oktober 2021 pada kabupaten/kota di Kalbar terkonfirmasi 40.352 kasus. Dari data tersebut, terkonfirmasi 39.159 kasus dengan kesembuhan mencapai (97,04) persen, kasus aktif 144 orang (0,35) persen dan 1.049 orang meninggal dunia sekitar (2,59) persen.
“Untuk angka covid-19 di Kabupaten Mempawah per tanggal 9 oktober 2021, 2.565 kasus terkonfirmasi, 2.541 orang dinyatakan sembuh dan 21 orang meninggal,” ungkap Wakil Gubernur Kalimantan Barat, H. Ria Norsan dalam Rapat Kordinasi Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Kabupaten Mempawah, yang berlangsung di aula Balairung Setia, Kantor Bupati Mempawah, Senin (11/10/2021).
Guna menekan angka tersebut, sambung Ria Norsan, Pemprov Kalbar meminta kepada Pemkab Mempawah untuk segera melakukan percepatan Vaksinasi Covid-19 kepada masyarakat agar mengurangi transmisi atau penularan virus tersebut.
“Saya mengimbau untuk menggencarkan program Vaksinasi Covid-19 guna menciptakan herd immunity (kekebalan komunal) dan melindungi masyarakat dari keterjangkitan covid-19 agar tetap produktif secara sosial dan ekonomi. Ini terbukti setelah saya melakukan vaksin, saya cek di laboratorium bahwa vaksin itu bisa membantu kekebalan saya,” ujarnya.
Ria Norsan memastikan, untuk logistik vaksin, berdasarkan informasi yang dihimpun, bahwa Ketua Koordinator Satgas percepatan vaksin untuk wilayah Kabupaten Mempawah, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Landak, Kabupaten Sambas dan Kota Singkawang ini menyatakan masih cukup untuk mendongkrak capaian vaksinasi.
“Tercatat stok vaksin per 10 Oktober 2021 di Dinas Kesehatan Kabupaten Mempawah sebanyak 10.000 dosis. Jika stok habis silahkan hubungi saya, saya akan hubungi Pak Harisson, Kadis Kesehatan Provinsi Kalbar,” ujarnya.
Untuk diketahui, kekinian capaian vaksinasi di Kabupaten Mempawah hingga 10 Oktober sebanyak 217.123 orang, vaksinasi 1 sejumlah 48.036/22,12%, vaksinasi 2 sejumlah 25.380/11,69%. (*)



