Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Kalbar Miliki Potensi Tanaman Hias yang Diburu Pasar

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
29 September 2021
in Headline, Kilas Kalbar, Nasional, News
0
Kalbar Miliki Potensi Tanaman Hias yang Diburu Pasar

Warga menyemprotkan tanaman hias di kawasan Menteng, Jakarta, Sabtu (3/10).

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Di masa pandemi Covid-19 sebagian besar masyarakat menghabiskan waktu di rumah. Untuk mengisi waktu luang, kebiasaan baru muncul. Salah satunya mengoleksi tanaman hias. Di Indonesia banyak tanaman hias yang tersebar di berbagai wilayah, salah satunya di Kalimantan Barat.

Kolektor dan pembudidaya tanaman hias Handry Chuhairy memaparkan, Kalimantan Barat memiliki potensi tanaman hias yang diminati pasar. Misalkan scindapsus, rhaphidophora, homalomena, schismatoglottis, alocasia, colocasia, amydrium, dan epipremnum, yang tumbuh di hutan Kalimantan Barat.

Di habitat asli, kata Handry, akan terjadi mutasi. Ada dua jenis mutasi, yaitu bentuk dan mutasi warna. Dari warna ini pun banyak. Ada yang keluar varigata warna putih, varigata warna kuning, maupun varigata marbel, dan lain sebagainya.

“Jadi, ini seperti mode fashion, mengikuti terus,” papar Handry dalam Alinea Forum Online bertema “Ladang Bisnis Sukses Hingga Jadi Jutawan: Tanaman Hias Kalimantan” ditulis Rabu (29/9/2021).

Perubahan tren dalam jual-beli tanaman hias akan terus terjadi jika tanaman hias terus dikembangkan dengan tidak langsung mengambil dari hutan asli lalu dijual.

“Saya minta tolong, di beberapa daerah di Kapuas, Kalimantan Barat, apabila menemukan spesies ataupun tanaman dari hutan jangan langsung dikirim. Kalau langsung kirim, kita bisa tidak punya bonggol. Kita akan kehilangan satu trah yang terbaik,” pinta Handry.

Handry memberikan resep beberapa hal yang dapat dilakukan agar saat mengembangkan tanaman hias eksistensinya tetap terjaga. Di antaranya perlu memperhatikan media tanam, penyiraman, sinar matahari dan suhu, perawatan, dan perbanyakan.

Hobi tanaman hias yang kembali menanjak membuat bisnis di bidang ini cukup menjanjikan. Tanaman jenis tertentu, apalagi yang lagi jadi buruan, hargannya menanjak gila-gilaan. Ini mendorong banyak pihak yang bergelut dalam jua-beli tanaman hias tanpa memperhatikan keberlanjutan di tempat aslinya.

Bupati Landak Karolin Margret Natasa mengakui, di wilayahnya masih banyak pelaku usaha yang langsung mengambil tanaman hias dari hutan asli. Mereka bahkan menggunakan truk saat berburu dan untuk mengangkut tanaman hias dari hutan.

Jika terus seperti itu, kata dia, bisnis tanaman hias yang seharusnya bisa berkelanjutan dan menggerakkan ekonomi warga justru akan mengancam kelestarian lingkungan. Jika itu terjadi, keberlanjutan dari bisnis tanaman hias terancam.

Karena itu, kata Karolin, pelatihan bagi pelaku usaha tanaman hias perlu diberikan. Pihaknya akan mengidentifikasi pihak-pihak yang bakal didorong untuk menjadi pelaku usaha tanaman hias. Ia berharap pelatihan itu bermanfaat bagi warga.

“Sehingga teman-teman di lapangan juga bisa mengembangkan tanaman hias di Kalimantan Barat, terutama dalam semangat melestarikan lingkungan. Mereka tidak hanya mengambil dari hutan, tetapi bagaimana agar tanaman kita kembangkan, baru kemudian diambil keuntungannya secara ekonomi,” paparnya.

Hal serupa diakui Ketua PKK Kapuas Hulu Angeline Fremalco. Ia mengatakan, saat ini ada sejumlah tanaman hias asli Kapuas Hulu yang diburu pasar, yakni jenis aroid. Antara lain alocasia, rhaphidophora, scindapsus, dengan varian varigata.

Tanaman hias ini amat berpotensi untuk menggerakan ekonomi masyarakat.

“Raphidophora yang biasa dengan kondisi 5-6 daun cuma dijual Rp200.000, tetapi kalau itu varigata dengan 5-6 daun harganya bisa Rp20 juta,” tutur dia.

Sejauh ini Angeline telah bertemu dua pelaku usaha di wilayahnya yang sudah berhasil membudidayakan tanaman hias walau dengan peralatan yang terbatas. Bahkan, mereka sudah dapat mengirim hasil budidaya hingga ke luar negeri.

Tren menanam dan memelihara tanaman hias saat awal pandemi masih terus berlangsung hingga di masa mendatang. Karena itu, kata artis sekaligus influencer Maudy Koesnaedi, tanaman hias sebenarnya dapat dijadikan ladang untuk berbisnis.

Maudy dan teman-temannya dari Geng Ijo mencoba membantu menjual tanaman petani dengan mempromosikan di sosial media. Biasanya petani mempunyai tanaman yang bagus tapi dihargai murah. Saat pandemi, pembeli langsung sepi. Mau tidak mau, para petani harus melakukan penjualan melalui online. Petani, jelas Maudy, sudah mencoba menjual lewat Instagram.

“Karena pengikut (Instagramnya) tidak terlalu banyak, tidak efektif juga. Akhirnya kami juga sering membantu teman-teman para petani untuk siaran langsung melalui Instagram bersama-sama,” katanya pemeran Zainab dalam sinetron “Si Doel” itu.

Untuk menjadi ladang bisnis, Maudy memberikan beberapa tips baik kepada para petani maupun kepada ibu-ibu PKK yang membantu mempromosikan. Pertama, sebaiknya para ibu-ibu PKK yang membantu mempromosikan tanaman petani juga dibekali informasi mengenai tanaman yang akan dijual, bagaimana cara merawatnya, dan informasi detail lain. Ini agar petani dapat menjawab pertanyaan-pertanyaan yang mungkin akan muncul.

Kedua, soal administrasi pengiriman. Maudy mengungkapkan, terkadang petan tidak dapat mengemas tanaman dengan baik dan benar. Karena itu, kata dia, perlu ada edukasi dan pengetahuan pada petani agar pelanggan dapat menerima tanaman dengan puas.

“Bagaimana untuk bisa mengemas tanamannya supaya nilainya baik dan juga tidak mengecewakan pembelinya. Karena saya sebagai pembeli amatiran, pasti suka tanya-tanya nih. Jadi, sebaiknya (petani sebagai penjual) juga bisa menjawab,” jelas Maudy.

Ketiga, pertimbangkan alam. Pengiriman tanaman yang terlalu lama sebaiknya dapat disiasati dengan berbagai cara agar tanaman tidak mati dalam perjalanan karena berbagai hal. Salah satunya perbedaan suhu saat pengiriman.

“Jadi, sebenarnya kalau bisa dijadikan bisnis itu betul. Tetapi saya berharap mungkin teman-teman yang sudah menjadi pakar bisa sharing-sharing informasi juga kepada ibu-ibu yang akan memulai bisnis tanaman ini,” ungkapnya.

Dalam kesempatan yang sama pula, kolektor tanaman hias Tami Andrenari mengaku tanaman hias bukan sekadar tanaman yang dipajang saja. Tapi juga memberikan berbagai keuntungan/manfaat bagi siapa saja yang memeliharanya.

Bagi Tami, dengan merawat tanaman di rumah akan membuat suasana rumah menjadi lebih sejuk. Tanaman hias juga memberikan ketenangan jiwa, membantu stress release, dan juga pastinya menambah keindahan rumah.

 

Sumber : Suara.com

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: KalbarKalimantan BaratTanaman Hias
Previous Post

Kapolri akan Rekrut 56 Pegawai KPK Jadi ASN Polri, Begini Reaksi Penyidik Tak Lolos TWK

Next Post

Dongkrak Ekonomi Petani Lewat Pengolahan Produk Olahan Nanas

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Dongkrak Ekonomi Petani Lewat Pengolahan Produk Olahan Nanas

Dongkrak Ekonomi Petani Lewat Pengolahan Produk Olahan Nanas

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Indonesia Bidik Peluang Perdagangan dan Investasi Lebih Besar Lewat BRICS

Indonesia Bidik Peluang Perdagangan dan Investasi Lebih Besar Lewat BRICS

10 Agustus 2026
Ekonom Kritik Ekonomi Indonesia yang Stagnan, Pemerintah Diminta Beralih ke Strategi Ekspor

Ekonom Kritik Ekonomi Indonesia yang Stagnan, Pemerintah Diminta Beralih ke Strategi Ekspor

10 Agustus 2026
Karhutla di Kobar Meluas, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Karhutla di Kobar Meluas, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api

9 Agustus 2026
Kabut Asap Mulai Berdampak, Pemkot Pontianak Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kabut Asap Mulai Berdampak, Pemkot Pontianak Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

9 Agustus 2026

Recent News

Indonesia Bidik Peluang Perdagangan dan Investasi Lebih Besar Lewat BRICS

Indonesia Bidik Peluang Perdagangan dan Investasi Lebih Besar Lewat BRICS

10 Agustus 2026
Ekonom Kritik Ekonomi Indonesia yang Stagnan, Pemerintah Diminta Beralih ke Strategi Ekspor

Ekonom Kritik Ekonomi Indonesia yang Stagnan, Pemerintah Diminta Beralih ke Strategi Ekspor

10 Agustus 2026
Karhutla di Kobar Meluas, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api

Karhutla di Kobar Meluas, Petugas Gabungan Berjibaku Padamkan Api

9 Agustus 2026
Kabut Asap Mulai Berdampak, Pemkot Pontianak Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

Kabut Asap Mulai Berdampak, Pemkot Pontianak Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan

9 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development