Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Indonesia Perlu Contoh AS dan China untuk Kendalikan Polusi Udara

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
29 September 2021
in Headline, Internasional, Kesehatan, lingkungan, Nasional, News, Sorotan
0
Indonesia Perlu Contoh AS dan China untuk Kendalikan Polusi Udara

Ilustrasi: Udara yang keluar dari pabrik.

0
SHARES
0
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Penanganan polusi udara di Indonesia memerlukan perhatian serius setelah beberapa waktu lalu Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat memutuskan kasus polusi udara dengan mengabulkan sebagian gugatan para penggugat kepada pemerintah pusat dan Provinsi DKI.

Ketua Majelis Hakim Saifuddin Zuhri, menyatakan menghukum pemerintah untuk menetapkan baku mutu udara ambien nasional yang cukup untuk melindungi kesehatan manusia, lingkungan dan ekosistem, termasuk kesehatan populasi yang sensitif berdasarkan pada perkembangan ilmu pengetahuan dan teknologi.

Berdasarkan data terbaru Air Quality Life Index (AQLI), sebuah lembaga nirlaba dari University of Chicago, saat ini lebih dari 93 persen penduduk Indonesia tinggal di daerah dengan tingkat Particulate Matter (PM) 2.5 rata-rata tahunan yang melebihi ambang batas pedoman WHO.

Direktur AQLI Ken Lee mengatakan, pemerintah Indonesia bisa mencontoh apa yang pernah dilakukan Amerika Serikat (AS) pada tahun 1960-an, ketika Los Angeles dikenal luas di seluruh dunia sebagai ibu kota kabut asap.

“Waktu itu, kesadaran polusi udara telah muncul, dan orang-orang mulai menuntut perubahan. Pada tahun 1970, Jutaan orang di seluruh AS akhirnya berbaris untuk menuntut lingkungan yang lebih bersih. Itu adalah Hari Bumi Pertama di dunia,” ujar Ken dalam video yang diunggah akun instagram Bicara Udara, diakses Rabu (29/9/2021).

Kongres AS kemudian meloloskan pembaruan penting untuk Undang-Undang mengenai udara bersih AS, dan ini adalah aturan yang pada dasarnya menetapkan seperangkat standar kualitas udara baru. Lalu sejak tahun 1970, di AS terjadi transformasi dan peningkatan dalam hal kualitas udara.

“Tingkat kualitas udara di seluruh negara bagian telah menurun secara substansial antara tahun 1970 dan hari ini, di Los Angeles, penurunan ini kira-kira 60%, dan hasilnya adalah orang-orang di wilayah tersebut hidup lebih lama dan lebih sehat,” terangnya.

Ia juga mencontohkan yang dilakukan oleh pemerintah China. Pada awal 2000-an, China dianggap salah satu negara paling tercemar di dunia. Lalu tahun 2013, China mengalami beberapa hari dengan kualitas udara terburuk dalam sejarah modernnya dengan rata-rata konsentrasi PM 2.5 di Beijing adalah sekitar 69 mikrogram per meter kubik, mirip dengan tingkat udara Jakarta saat ini.

“Sebagai tanggapan atas meningkatnya kekhawatiran publik tentang polusi udara, pemerintah China menyatakan perang terhadap polusi pada awal 2014 dan mereka akhirnya mengalokasikan ratusan miliar dolar untuk mengatasi masalah tersebut. Mereka menetapkan target pengurangan yang tinggi untuk wilayah sasaran,” jelasnya.

Pandemi Covid-19 turut membawa kesehatan masyarakat menjadi masalah yang penting. Dikatakan oleh Ken, saat ini publik Indonesia sangat responsif terhadap informasi baru tentang dampak bahaya polusi udara. Ini menjadi waktu yang tepat bagi pemerintah untuk lebih perhatian terhadap pengendalian polusi udara.

“Polusi udara adalah masalah yang bisa kita selesaikan. Ketika orang menjadi sadar, mereka mulai menuntut perubahan. Dan jika respons pemerintah dengan langkah-langkah kebijakan yang kuat dan tepat, tingkat polusi pada akhirnya akan turun,” pungkasnya.

 

Sumber : Suara.com

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: Polusipolusi udara
Previous Post

Kerusuhan di Penjara Pecah, 24 Tahanan Tewas, 5 Kepala Napi Dipenggal

Next Post

Restui Kapolri Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Mahfud: Tindakan Presiden Jokowi Benar

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Restui Kapolri Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Mahfud: Tindakan Presiden Jokowi Benar

Restui Kapolri Rekrut 56 Pegawai KPK Tak Lulus TWK, Mahfud: Tindakan Presiden Jokowi Benar

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
DPR Ketok Palu UU PFII, Dorong Penguatan Sektor Keuangan Nasional

DPR Ketok Palu UU PFII, Dorong Penguatan Sektor Keuangan Nasional

21 Juli 2026
Ada yang Berbeda di Sidang Kabinet Paripurna, Posisi Kursi Wapres Bergeser

Ada yang Berbeda di Sidang Kabinet Paripurna, Posisi Kursi Wapres Bergeser

21 Juli 2026
Bahasan Dorong ASN Pontianak Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Lewat IGA 2026

Bahasan Dorong ASN Pontianak Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Lewat IGA 2026

21 Juli 2026
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan Budaya LGBTQ

Kemenag Siapkan Materi Pencegahan Budaya LGBTQ

21 Juli 2026

Recent News

DPR Ketok Palu UU PFII, Dorong Penguatan Sektor Keuangan Nasional

DPR Ketok Palu UU PFII, Dorong Penguatan Sektor Keuangan Nasional

21 Juli 2026
Ada yang Berbeda di Sidang Kabinet Paripurna, Posisi Kursi Wapres Bergeser

Ada yang Berbeda di Sidang Kabinet Paripurna, Posisi Kursi Wapres Bergeser

21 Juli 2026
Bahasan Dorong ASN Pontianak Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Lewat IGA 2026

Bahasan Dorong ASN Pontianak Perkuat Inovasi Pelayanan Publik Lewat IGA 2026

21 Juli 2026
Kemenag Siapkan Materi Pencegahan Budaya LGBTQ

Kemenag Siapkan Materi Pencegahan Budaya LGBTQ

21 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development