banner 468x60

Hindari Kerumunan Massa, Hasil Skor Tes SKD CPNS Pemkab Landak Ditayangkan Melalui Youtube

Trigger Netmedia - 14 September 2021
Hindari Kerumunan Massa, Hasil Skor Tes SKD CPNS Pemkab Landak Ditayangkan Melalui Youtube
Ilustrasi. - (Trigger Netmedia)

triggernetmedia.c0m – Guna menghindari terjadinya kerumunan massa dalam mengetahui langsung hasil skor tes Seleksi Kompetensi Dasar (SKD) Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), Pemerintah Kabupaten Landak melalui Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) tidak menyediakan layar monitor maupun memasang hasil tes pada papan pengumuman seperti tahun sebelumnya.

Bupati Landak, Karolin Margret Natasa mengatakan, siaran langsung hasil skor ini guna menghindari terjadinya kerumunan massa pelamar saat melihat hasil seleksi SKD tersebut.

“Untuk tahun ini hasil skor tes SKD dapat disaksikan secara langsung melalui kanal Youtube Kantor Regional V Badan Kepegawaian Negara, hal ini dilakukan supaya tidak ada lagi kerumunan massa yang biasanya terjadi untuk melihat hasil tes para peserta. Selain itu tahapan ini dilakukan untuk menghindari terjadinya klaster baru, mengingat peserta sudah dinyatakan terkonfirmasi negatif berdasarkan hasil tes swab sebelum mereka mengikuti tes,” katanya, Selasa (14/9/2021) disela monitoring SKD CPNS di Ngabang.

Seperti diketahui, SKD CPNS 2021 dilingkungan Pemerintah Kabupaten Landak telah dimulai hari Selasa (14/09/2021). Ujian SKD digelar dengan menggunakan metode Computer Assisted Test (CAT) dan berlangsung dengan durasi 100 menit untuk menjawab soal-soal yang terdiri dari 3 jenis materi yakni Tes Wawasan Kebangsaaan (TWK), Tes Intelegensia Umum (TIU), dan Tes Karakteristik Pribadi (TKP). Adapun lokasi pelaksanaan tes SKD CPNS 2021 digelar di Laboratorium CAT BKPSDM Kabupaten Landak. Masyarakat dan keluarga peserta SKD CPNS 2021 dapat memonitor perolehan nilai atau score tes melalui tayangan YouTube Kanreg V BKN.

Sementara itu Kabid Pengadaan, Mutasi dan Informasi Kepegawaian, Jamalludin mengatakan bahwa peserta yang mengikuti tes SKD saat ini adalah formasi umum dan formasi PPPK Non Guru.

“Mereka yang mengikuti tes ini merupakan masuk pada kategori formasi umum dan formasi PPPK Non Guru. Untuk 1 sesi diikuti 36 peserta, kemudian 1 hari terdiri 4 sesi yang nantinya akan dilaksanakan selama 26 hari,” kata Jamalludin.

 

Pewarta : Dek

Editor : Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Legislatif Setujui Nota Penjelasan Eksekutif Atas Perubahan APBD TA 2021

Headline   Keuangan   Kilas Kalbar   News   Parlementaria   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Audiensi ke Gubernur, PSSI Kalbar Bahas Liga 3 di Tengah Pandemi

Headline   Kilas Kalbar   News   Pontianak   Sepak Bola   Sport
BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

BEM SI Kalbar Akan Lempar 3 Isu Aktual Pada Rakernas

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

PKK Kota Pontianak Ikutsertakan Empat Kategori Lomba Tingkat Provinsi

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pontianak
“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

“Jogging Jumat Pagi” ala Walkot Pontianak Jadi Sumber Inspirasi Menata Kota

Headline   Kilas Kalbar   lingkungan   News   Pontianak   Sport   Trend
Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Terima 11 Nama, DPR Klaim Bakal Transparan Seleksi Calon Hakim Agung

Headline   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan   Sospolhukam
Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Senyum Krisdayanti usai Dipanggil Fraksi PDIP Akibat Buka Gaji Anggota DPR

Headline   Keuangan   Nasional   News   Parlementaria   Sorotan
Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Pelayanan Kesehatan di Papua Terganggu Pasca Pembunuhan Nakes Oleh KKB

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Menteri PPPA Sebut Ketimpangan Gender Masih Jadi Masalah di Indonesia

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Kemnaker Tetap Salurkan Bantuan Subsidi Upah Meski Level PPKM Diturunkan

Ekonomi   Headline   Kesra   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com