triggernetmedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat (Pemprov Kalbar) menyerahkan bantuan mobil ambulans dan oksigen konsentrator kepada 14 pemerintah Kabupaten/Kota (Pemkab/Pemkot) di seluruh Provinsi Kalbar. Penyerahan tersebut disampaikan langsung oleh Gubernur Kalimantan Barat, H. Sutarmidji. Bantuan ini bertujuan untuk memisahkan penggunaan mobil ambulans untuk pasien Covid-19 dengan pasien penyakit lainnya.
“Hari ini Pemprov Kalbar menyerahkan bantuan sebanyak 12 mobil ambulans dan 92 oksigen konsentrator. Ambulans ini akan digunakan untuk menjemput pasien Covid-19 agar terpisah dengan ambulans yang membawa pasien umum/penyakit lainnya. Pasien yang akan dibawa ke tempat isolasi terpadu/ terpusat tidak boleh dijemput menggunakan sembarang kendaraan, harus dengan ambulans khusus,” jelas Sutarmidji usai menyerahkan bantuan di Halaman Rumah Dinas Gubernur Kalimantan Barat, Senin (30/8/2021).
Menurutnya, mobil ambulans tersebut juga bisa digunakan untuk vaksin keliling, namun teknisnya di lapangan akan diserahkan sepenuhnya kepada pemkab/pemkot yang menerima bantuan ini.
“Saya memilih mobil yang besar agar sesuai dengan standar ambulans. Kemudian, mobil ini juga bisa digunakan untuk vaksin keliling, vaksinator dapat menggunakan mobil ambulans ini menuju tempat vaksinasi,” katanya.
Sutarmidji mengaku juga mendapatkan laporan bahwa pemkab/pemkot mengalami kekurangan mobil ambulans untuk pasien Covid-19, sehingga menggunakan kendaraan biasa dan tidak memenuhi standar perawatan.
“Saya banyak mendapatkan laporan kab/kota kekurangan mobil ambulans, bahkan terpaksa menggunakan mobil biasa untuk membawa pasien Covid-19. Maka dari itu, kami memutuskan untuk membeli mobil ambulans. Jika Pemprov Kalbar bisa menggunakan anggaran Belanja Tidak Terduga (BTT) , Insya Allah, prosesnya akan cepat. Sedangkan bantuan ini memerlukan proses dan memakan waktu cukup lama,” sebut Sutarmidji.
Sepuluh kab/kota yang menerima bantuan mobil ambulans, yaitu Kabupaten Sambas, Kabupaten Bengkayang, Kabupaten Melawi, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Sanggau, Kabupaten Ketapang, Kabupaten Mempawah, Kabupaten Landak, Kabupaten Kubu Raya, dan Kota Pontianak. Sedangkan sebanyak 92 oksigen konsentrator dibagikan ke 14 kabupaten/kota di Kalbar. (*)




