Cara Menyetujui Kebijakan WhatsApp Terbaru

Trigger Netmedia - 16 Mei 2021
Cara Menyetujui Kebijakan WhatsApp Terbaru
Cara Menyetujui Kebijakan WhatsApp Terbaru - ()

triggernetmedia.com – Jangan sampai ketinggalan, karena ada kebijakan privasi WhatsApp terbaru tahun 2021 ini. Lantas, bagaimana cara menyetujui kebijakan WhatsApp? Nantinya, para pengguna WhatsApp akan menerima notifikasi yang meminta persetujuan ketentuan dan kebijakan baru dari WhatsApp. Kemudian Anda hanya tinggal pilih “SETUJU” atau “NANTI”.

WhatsApp menyampaikan sedang memperbarui ketentuan dan kebijakan privasinya. Adapun inti pembaharuan yang disampaikan WhatsApp meliputi informasi berikut ini:

  • Layanan WhatsApp dan caranya memproses data
  • Cara bisnis menggunakan layanan yang di-hosting oleh Facebook untuk menyimpan dan mengelola chat WhatsApp
  • Cara WhatsApp bermitra untuk menawarkan integrasi produk

Jika pengguna tidak sepakat, maka WhatsApp menyampaikan pengguna dapat mengunjungi pusat bantuan jika ingin menghapus akunnya. Pengumuman terkait ketentuan layanan dan kebijakan privasi baru tersebut akan mengharuskan para pengguna untuk menyetujui aturan privasi baru atau jika tidak pengguna akan kehilangan akses ke aplikasi.

Fitur Baru WhatsApp

Pengumuman mengenai akan adanya permintaan persetujuan terhadap persyaratan layanan baru WhatsApp sebelumnya pernah disampaikan Wabetainfo.

Pengumuman permintaan persetujuan mengenai ketentuan dan kebijakan baru WhatsApp keluar setelah peluncuran fitur terbaru WhatsApp yang dapat mengirimkan pengumuman khusus kepada penggunanya.

Fitur tersebut akan membantu WhatsApp mengumumkan informasi spesifik pengguna di dalam aplikasi yang hanya akan digunakan untuk tujuan mengumumkan fitur, perubahan, berita, informasi, dan bukan untuk iklan.

Pengumuman ini muncul tidak dalam bentuk obrolan namun dalam bentuk semacam banner di dalam aplikasi. Fitur ini dirilis pada WhatsApp update versi 2.20.130 untuk iOS dan WhatsApp versi 2.20.206.19 untuk Android.

Persyaratan Layanan dan Kebijakan Privasi baru WhatsApp sendiri hanya berlaku bagi negara-negara di luar Eropa. Jika Anda berada di luar Wilayah Eropa, maka Layanan disediakan untuk Anda oleh WhatsApp LLC (“WhatsApp”, “milik kami”, “kami”, atau “kita”) berdasarkan Ketentuan Layanan dan Kebijakan Privasi.

11 Fitur WhatsApp Ini Tak Bisa Dipakai Lagi Jika Anda Menolak Aturan Baru

Dilansir dari WABetaInfo, berikut daftar sebelas fitur yang tak bisa lagi kamu lakukan di WhatsApp jika tak setuju aturan baru.

  1. Pengguna tidak bisa lagi mengakses chat, namun mereka hanya dapat melihat serta menjawab panggilan suara dan video yang masuk melalui notifikasi.
  2. Secara perlahan pengguna tidak akan lagi menerima chat, panggilan masuk, atau notifikasi dari akun WhatsApp.
  3. Pengguna tidak bisa membuat dan mengupdate status WhatsApp melalui aplikasi perpesanan tersebut.
  4. Pengguna tidak dapat meneruskan (forward) pesan kepada pengguna lain ataupun di dalam grup.
  5. Meskipun tidak bisa membuat daftar broadcast di dalam grup, namun pengguna masih diizinkan masuk ke dalam grup.
  6. Pengguna tidak bisa me-reply atau mention pengguna lain yang tergabung dalam satu grup percakapan.
  7. Pengguna tidak bisa lagi mengirimkan pesan suara, video, stiker, atau media lainnya di luar teks saat menggunakan WhatsApp.
  8. Pengguna tidak bisa mencadangkan (backup) riwayat percakapan WhatsApp, apabila fitur Automatic Backup mati.
  9. Pengguna tidak bisa memanfaatkan fitur Click to Chat melalui situs https://wa.me/xxxxxxxxx.
  10. Pengguna tidak bisa meng-export riwayat percakapan ke aplikasi lain.
  11. Pengguna iOS tidak bisa lagi melihat aneka media dan file yang dibagikan melalui WhatsApp, namun pengguna Android masih bisa melihat dokumen tersebut melalui aplikasi File Manager.

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

3 Kali Absen, Azis Syamsuddin Akhirnya Nongol Rapat Paripurna RUU PDP di DPR

3 Kali Absen, Azis Syamsuddin Akhirnya Nongol Rapat Paripurna RUU PDP di DPR

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Target Jadi Produsen Halal Dunia, Indonesia Bangun 5 Kawasan Industri Halal

Target Jadi Produsen Halal Dunia, Indonesia Bangun 5 Kawasan Industri Halal

Headline   Industri   Internasional   Kesra   Nasional   News   Sorotan
Indonesia Darurat Covid-19, KPAI Tak Setuju Sekolah Dibuka Juli Tahun Ini

Indonesia Darurat Covid-19, KPAI Tak Setuju Sekolah Dibuka Juli Tahun Ini

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pendidikan   Sorotan   Sospolhukam
Bangun Zona Integritas, Kapolres Ketapang: Polisi Modern Melayani Publik Secara Cepat, Modern, Bebas Korupsi

Bangun Zona Integritas, Kapolres Ketapang: Polisi Modern Melayani Publik Secara Cepat, Modern, Bebas Korupsi

Headline   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Sospolhukam
Monitoring Vaksinasi Massal, Bupati Landak: Sukseskan 1 Juta Vaksinasi Sehari

Monitoring Vaksinasi Massal, Bupati Landak: Sukseskan 1 Juta Vaksinasi Sehari

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   Landak   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
3 Aturan Pendaftaran CPNS 2021 yang Segera Dibuka

3 Aturan Pendaftaran CPNS 2021 yang Segera Dibuka

Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik
Ekonomi Kian Sulit Sejak Pandemi, Pernikahan Anak pun Dilaporkan Meningkat

Ekonomi Kian Sulit Sejak Pandemi, Pernikahan Anak pun Dilaporkan Meningkat

Headline   Internasional   Kesehatan   Kesra   News   Sorotan   Sospolhukam
5 Jenis Teh Tak Biasa Ini Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Wajib Dicoba!

5 Jenis Teh Tak Biasa Ini Punya Banyak Manfaat Kesehatan, Wajib Dicoba!

Artikel   Headline   Infotainment   Lifestyle   Serba-serbi   Tips
Indonesia-Ceko Tingkatkan Kerja Sama Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Lingkungan

Indonesia-Ceko Tingkatkan Kerja Sama Perlindungan Keanekaragaman Hayati dan Lingkungan

Headline   Internasional   lingkungan   Maritim   News   Sains   Sorotan
Jejak Kaki Dinosaurus Terakhir yang Hidup di Inggris

Jejak Kaki Dinosaurus Terakhir yang Hidup di Inggris

Analisis   Headline   Sains   Serba-serbi   Technology

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com