triggernetmedia.com – Gubernur Kalimantan Barat H. Sutarmidji, memberikan arahan dalam Webinar “Gerakan Bersama Dalam Penerapan Protokol Kesehatan di Rumah Ibadah”. Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama RI Kalbar, H. Ridwansyah, Pangdam XII/Tanjungpura, Mayjen TNI Muhammad Nur Rahmad dan Wakapolda Kalbar, Brigjen Pol. Asep Safrudin, S.I.K turut serta menjadi narasumber webinar tersebut.
Seperti diketahui, kasus positif Covid-19 di Provinsi Kalimantan Barat dalam satu bulan terakhir semakin meningkat. Padahal, sebelumnya hampir tidak pernah kasus di Kalbar ini mencapai 100 kasus, namun, kali ini rata-rata trend kasus terkonfirmasi positif Covid-19 tersebut bisa mencapai ratusan per harinya.
“Karena itu diharapkan masyarakat dapat mematuhi, serta menerapkan standar protokol kesehatan yang telah dianjurkan oleh pemerintah,” kata Gubernur Kalbar H. Sutarmidji. Kamis (6/5/2021).
Selain masyarakat Kalbar, Sutarmidji juga meminta Pengurus masjid untuk dapat memberikan pemahaman ibadah di masa pandemi ini. Diharapkan pengurus masjid selalu membawa sendiri peralatan shalat, memakai masker, dan menjaga jarak.
“Imam masjid harus memberikan pemahaman kepada makmumnya, rapat dan lurus shaftnya shalat bukan syarat sahnya shalat, melainkan kesempurnaan shalat tersebut. Untuk sekarang dalam kondisi pandemi ini, tidak ada yang sempurna,” ujarnya.
“Di Kalbar ini jangan sampai ada yang melarang penggunaan masker ataupun pelarangan karena menjaga jarak. Di masa Pandemi seperti saat ini penggunaan masker dan jaga jarak merupakan hal yang wajib diterapkan,” katanya menambahkan.
Untuk shalat Idul Fitri di Kalbar, Sutarmidji minta masyarakat untuk menyebar ke beberapa titik masjid, tidak hanya satu Masjid besar agar tidak membuat kerumunan.
“Shalat id juga kalau dapat terpecah dan jangan terpusat satu masjid saja yang membuat kerumunan, pengurus masjid harus benar-benar mengaturnya. Kita ketahui Kalbar ini ada 5 zona orange yaitu Kota Pontianak, Kabupaten Sintang, Kabupaten Sekadau, Kabupaten Sanggau dan Kabupaten Landak, dan saya berbicara ini berdasarkan data,” tegasnya.
Gubernur Sutarmidji berharap Kanwil Kemenag RI Kalbar beserta jajarannya untuk dapat memperhatikan tempat ibadah. Ia juga nenekankan kepada pengurus masjid agar dapat menyiapkan masker dan pengukur suhu tubuh.
“Masker apa saja boleh, gunanya masker untuk mengurangi peluang penularan dan jika dia positif maka dia tidak menularkan kepada orang lain. Mudah-mudahan setelah ini, kita evaluasi Covid-19 di Kalbar dapat menurun,” pungkasnya. (*)










