triggernetmedia.com – Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat hadirkan Aplikasi Monitoring dan Evaluasi Pembangunan Strategis (AMEPS). Aplikasi tersebut digagas oleh Biro Administrasi Pembangunan Sekretariat Daerah Provinsi Kalbar ini, merupakan suatu sistem monitoring dan evaluasi yang berbasis teknologi informasi, yang dirancang untuk memonitor kemajuan pelaksanaan pembangunan proyek-proyek strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat.
“Aplikasi ini kita harapkan betul-betul informasi yang dapat diakses oleh setiap orang. Karena kalau sudah masuk di Data Analytic Room, berarti orang bisa mengakses sampai ke kementerian juga bisa melihat, karena itu aplikasi sudah kita sampaikan password-paswordnya,” kata Sekretaris Daerah Provinsi Kalimantan Barat, A.L. Leysandri, Senin (3/5/2021).
AMEPS, sebut Leysandri, dapat dilihat data-data paket proyek strategis, titik koordinat, dan foto objek pelaksanaan proyek, serta progres keuangan dan fisik. Dari aplikasi ini dapat diketahui apa saja hambatan-hambatan yang terjadi di lapangan dalam pelaksanaan proyek strategis.
“Saya minta kepada kepala perangkat daerah, para pejabat pembuat komitmen, dan rekanan pelaksana pembangunan proyek strategis untuk berperan aktif menginput dan melaporkan progres pelaksanaan proyek strategis Pemerintah Provinsi Kalimantan Barat melalui Aplikasi ini. Kemudian kepada Inspektur Provinsi Kalimantan Barat, saya minta untuk mengawal pelaksanaannya dari proses tender sampai pekerjaan proyek strategis tersebut diserahterimakan kepada Kepala Perangkat Daerah,” harapnya.
Selain itu, Leysandri juga meminta pengawalan yang dilakukan Inspektorat Provinsi Kalbar dapat melalui pendampingan atau melalui Probity Audit, agar proyek tersebut dapat berjalan dengan baik dan tidak melanggar ketentuan peraturan peundang-undangan yang berlaku.
“Apilikasi ini hanya sebuah sarana saja. Sarana ini akan memudahkan semua pengguna yang membutuhkan informasi proyek yang dijalankan setiap tahun oleh pemerintah provinsi,” ujarnya.
“Aplikasi ini diharapkan bisa kita manfaatkan, tidak hanya untuk seremonial saja dan tidak untuk memenuhi keinginan-keinginan, tapi betul-betul berjalan dengan baik,” katanya menambahkan. (*)



