triggernetmedia.com – Analisis BMKG Staklim Mempawah, Kalimantan Barat menyebut curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian II (tanggal 11-20) April 2021 secara umum berkisar antara 75-150 mm/dasarian dengan Intensitas Rendah–Menengah di seluruh wilayah Kalimantan Barat.
“Sifat hujan secara umum bersifat Bawah Normal,” kaya Kepala BMKG Staklim Mempawah Luhur Tri Uji Prayitno, Selasa (20/4/2021) melalui kanal info iklim Kalbar.
Monitoring hari tanpa hujan di Kalimantan Barat secara umum berada pada kategori masih ada hujan hingga sangat pendek (1-5 hari).
“Hari tanpa hujan terpanjang terjadi di Kabupaten Bengkayang (Sungai Duri) sepanjang 8 hari” jelasnya.

Menurutnya, kondisi dinamika atmosfer terkini diantaranya, ENSO masuk dalam kategori La Nina Lemah dan IOD masuk dalam ketegori Netral yang tidak berdampak signifikan pada curah hujan di Kalbar. Anomali suhu muka laut berada pada rentang negatif menunjukkan adanya pengurangan massa uap air di sekitar Kalbar.
“Angin pada lapisan atas menunjukkan adanya belokan angin disekitar Kalbar. Kondisi tersebut berpotensi menyebabkan berkurangnya curah hujan pada dasarian III April 2021,” papar Luhur.

Prakiraan Curah Hujan :
Dasarian III (tanggal 21-30) April 2021 diprakirakan secara umum berkisar antara 30-80 mm/dasarian dengan kategori hujan rendah-menengah.
Potensi hujan di prakirakan berkurang pada awal dasarian dan mulai meningkat pada akhir dasarian III. Secara umum, curah hujan di wilayah hulu Kalimantan Barat diprakirakan lebih tinggi dibanding wilayah lainnya.

“Rendahnya curah hujan saat ini hingga pertengahan dasarian III April 2021 perlu diwaspadai. Masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk selalu siaga serta mengantisipasi adanya kemunculan titik panas dan asap terutama pada awal hingga pertengahan dasarian III April 2021,” kata Luhur enandaskan.
Pewarta : Ariz
Editor : Ariz



