triggernetmedia.com – Kepala Bidang Pembinaan dan Prestasi (Kabid Binpres) PBSI, Rionny Mainaky mengaku masih bingung untuk menentukan siapa sosok yang tepat mengisi kursi pelatih sektor tunggal putri.
Jabatan pelatih tunggal putri PBSI lowong setelah Rionny Mainaky diangkat sebagai Kabid Binpres untuk menggantikan Susy Susanti yang masa jabatannya berakhir 2020 lalu.
Rionny beralasan masih galau dalam menentukan sosok pelatih karena khawatir apabila sektor yang dilatihnya sejak 1 April 2019 itu dilatih sosok yang belum berpengalaman.
“Sebisa mungkin walau saya sudah menjadi Kabid Bindpres, saya akan tetap kontrol karena pemain yang sudah saya benahi tidak bisa saya lepas sembarangan,” kata Rionny, Jumat (27/2).
Rionny tak menutup kemungkinan jika nanti ada pelatih yang cocok dan dinilai pantas menangani anak asuhnya di pelatnas, dia tentu akan merekrutnya untuk menggantikannya.
Namun hingga saat ini, pria yang pernah melatih timnas Jepang itu mengaku belum menemukan sosok yang telat sehingga ia serahkan sepenuhnya kepada asisten pelatih.
“Saya khawatir nanti kebiasaan dan apa yang sudah saya benahi terputus. Nah itu saya tidak mau. Kalau asisten saya sudah mampu ya kenapa tidak,” tuturnya.
“Mungkin kalau asisten saya sudah siap jadi pelatih baru, saya mau. Karena ini susah sekali menjadi pelatih tunggal putri ini,” ujar dia menambahkan.



