Suku Bunga Bank Turun Sangat Lambat Bikin BI Keheranan

Trigger Netmedia - 22 Februari 2021
Suku Bunga Bank Turun Sangat Lambat Bikin BI Keheranan
Bank Indonesia. - (Suara.com)

triggernetmedia.com – Bank Indonesia (BI) merasa heran dengan para perbankan. Karena, BI telah menurunkan suku bunga acuan, tapi suku bunga kredit bank sangat lamban penurunannya.

Kepala Departemen Kebijakan Makroprudensial BI Juda Agung menjelaskan, BI telah menurunkan suku bunga acuan sebesar 225 basis poin ke level 3,5 persen, namun penurunan itu tak direspon cepat oleh para perbankan dalam menurunkan bunga kredit.

Untuk diketahui, penurunan suku bunga kredit masih cenderung terbatas, yaitu hanya sebesar 83 bps ke level 9,70 persen selama tahun 2020.

“Suku bunga kredit masih sangat rigid ini keliatan spreadnya sangat meningkat. Justru mengalami pelebaran artinya bank-bank coba mendapatkan keuntungan yang lebih di saat seperti ini,” ujar Juda Agung dalam sebuah diskusi secara virtual, Senin (22/2/2021).

Menurut Juda Agung, para perbankan hanya merespon cepat dalam menurunkan suku bunga deposito saat Bi menurunkan suku bunga acuan.

Pada Desember 2020, suku bunga deposito 1 bulan telah menurun sebesar 181 bps ke level 4,27 persen.

“Inilah yang sebenarnya kita tidak inginkan bagi BI kita inginkan kalau BI itu turunkan suku bunga harusnya responnya (bank) juga sama,” jelasnya.

Maka dari itu, Juda Agung meminta para bank untuk bisa menyesuaikan suku bunga kreditnya. Sebab, dengan masih tingginya bunga kredit maka tak baik bagi perekonomian.

“Dengan suku bunga turun harusnya mendorong ekonomi segera pulih, tapi justru spread-nya naik. Ini jadi salah satu faktor orang masih ragu-ragu untuk meminta kredit dari bank karena suku bunganya masih cukup tinggi,” pungkas dia.

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Hingga Mei 2021, APBN Sudah Tekor Rp 219,3 Triliun

Hingga Mei 2021, APBN Sudah Tekor Rp 219,3 Triliun

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kasus Covid-19 Melejit, Target 8 Persen Ekonomi Kuartal II Bisa Tercapai?

Kasus Covid-19 Melejit, Target 8 Persen Ekonomi Kuartal II Bisa Tercapai?

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
5 Aturan Baru PPKM Mikro yang Diperketat, Berlaku hingga 5 Juli

5 Aturan Baru PPKM Mikro yang Diperketat, Berlaku hingga 5 Juli

Ekonomi   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri: Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan PPKM Mikro

Mendagri: Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan PPKM Mikro

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
RSD Wisma Atlet Diprediksi Penuh, DKI Jakarta Wajib Tarik Rem Darurat

RSD Wisma Atlet Diprediksi Penuh, DKI Jakarta Wajib Tarik Rem Darurat

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Masyarakat Tak Patuh Protokol Kesehatan, Menko PMK Sebut Perlu Ada Tindakan Koersif

Masyarakat Tak Patuh Protokol Kesehatan, Menko PMK Sebut Perlu Ada Tindakan Koersif

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Seni & Budaya   Sorotan
Diduga Langgar Aturan Lockdown, Warga Muslim di Sri Lanka Dipaksa Berlutut

Diduga Langgar Aturan Lockdown, Warga Muslim di Sri Lanka Dipaksa Berlutut

Headline   Health   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pertama Sejak Dibangun, Pembangkit Listrik Nuklir Iran Tutup

Pertama Sejak Dibangun, Pembangkit Listrik Nuklir Iran Tutup

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Persediaan Pangan Hanya Cukup Dua Bulan, Korea Utara Terancam Kelaparan

Persediaan Pangan Hanya Cukup Dua Bulan, Korea Utara Terancam Kelaparan

Ekonomi   Headline   Internasional   Kesra   Maritim   News   Sorotan   Sospolhukam
enonton Piala Dunia 2022 Wajib Divaksin Covid-19 Sebelum Berangkat ke Qatar

enonton Piala Dunia 2022 Wajib Divaksin Covid-19 Sebelum Berangkat ke Qatar

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com