Tim WHO Sambangi Rumah Sakit Hewan di Wuhan, Apa yang Ditemukan?

Trigger Netmedia - 2 Februari 2021
Tim WHO Sambangi Rumah Sakit Hewan di Wuhan, Apa yang Ditemukan?
Petugas medis di pos kesehatan kompleks permukiman Tonghu memberikan keterangan kepada awak media asing mengenai penanganan pasien COVID-19 di Kota Wuhan, Provinsi Hubei, China, Jumat (20/11/2020). - (ANTARA FOTO/M. Irfan Ilmie)

triggernetmedia.com – Tim investigasi independen buatan Organisasi Kesehatan Dunia (WHO) saat ini tengah mengunjungi kota Wuhan, provinsi Hubei, China, untuk mengetahui asal-usul virus Corona.

Tim WHO mengunjungi fasilitas kesehatan hewan di kota Wuhan, Selasa (2/2/2021), untuk melihat pengaruh hewan dalam penyebaran virus Corona.

 

Tim independen tersebut sebelumnya telah mengunjungi rumah sakit, pusat pengendalian penyakit regional, dan juga pasar makanan laut di kota Huanan–yang diyakini sebagai lokasi klaster infeksi Covid pertama pada akhir 2019.

Perjalanan investigasi ini berjalan dengan sangat baik, kata Peter Daszak, salah satu anggota tim yang merupakan presiden EcoHealth Alliance, merespons pernyataan Reuters sebelum memasuki pusat kesehatan hewan.

Ilustrasi kelelawar yang disebut pembawa virus Corona. [Shuterstock].

Pusat yang menangani epidemi hewan tersebut dapat memberikan informasi mengenai bagaimana endemi virus corona pada kelelawar ladam (horseshoe bat) di barat daya China bisa menular ke manusia, yang kemungkinan melalui spesies perantara.

Peter Ben Embarek, pakar WHO di bidang penyakit zoonotik–yang menular dari hewan ke manusia atau sebaliknya, menjadi salah satu anggota dalam kunjungan ini.

Para anggota tim yang mengenakan alat pelindung diri (APD) terlihat berada di dalam kompleks pusat kesehatan hewan. Sementara seorang petugas, yang juga mengenakan APD, mendisinfeksi jalan di luar usai mereka masuk.

 

Pada Senin (1/2), pejabat kedaruratan WHO, Mike Ryan, menyebut bahwa investigasi ini barangkali tidak akan menjawab seluruh pernyataan tentang asal mula Covid-19, dan menyebutnya sebagai “kisah detektif” yang justru memunculkan pertanyaan baru.

Ryan juga mengkritik pihak yang menyebut mereka tidak akan menerima temuan tim investigasi.

 

“Tim harusnya mendapatkan dukungan dari masyarakat internasional dan semestinya dapat menyelesaikan pekerjaan mereka,” kata dia.

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Serukan Vaksinasi ke Masyarakat, Jokowi: Jangan Ada yang Menolak!

Serukan Vaksinasi ke Masyarakat, Jokowi: Jangan Ada yang Menolak!

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Kasus Harian Covid-19 Indonesia Tembus Rekor Baru, 15.305 Orang Sehari, 303 Jiwa Meninggal

Kasus Harian Covid-19 Indonesia Tembus Rekor Baru, 15.305 Orang Sehari, 303 Jiwa Meninggal

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Warga Australia Lebih Percaya Jacinda daripada Jokowi Atasi Masalah Global

Warga Australia Lebih Percaya Jacinda daripada Jokowi Atasi Masalah Global

Headline   Internasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Portugal vs Prancis di Grup F Euro 2020: Prediksi, Jadwal, dan Live Streaming

Portugal vs Prancis di Grup F Euro 2020: Prediksi, Jadwal, dan Live Streaming

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Prediksi Jerman vs Hungaria Grup F Euro 2020: Jerman Bisa Menang Asalkan Sabar

Prediksi Jerman vs Hungaria Grup F Euro 2020: Jerman Bisa Menang Asalkan Sabar

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Pelatih Spanyol Dihujani Kritik, Busquets: Salah Jika Orang Meragukan Luis Enrique

Pelatih Spanyol Dihujani Kritik, Busquets: Salah Jika Orang Meragukan Luis Enrique

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport   Uncategorized
Jadi Aktor Kelolosan Kroasia ke 16 Besar Euro 2020, Luka Modric Belum Habis

Jadi Aktor Kelolosan Kroasia ke 16 Besar Euro 2020, Luka Modric Belum Habis

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Banyak Usulan Soal Lockdown, Ini Kata Anak Buah Menko Airlangga

Banyak Usulan Soal Lockdown, Ini Kata Anak Buah Menko Airlangga

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sospolhukam
Jokowi: PPKM Mikro dan Lockdown Punya Esensi yang Sama, Tak Perlu Dipertetangkan

Jokowi: PPKM Mikro dan Lockdown Punya Esensi yang Sama, Tak Perlu Dipertetangkan

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Zona Merah-Oranye Dilarang Salat Idul Adha, MUI Minta Masjid Koordinasi ke Satgas Covid

Zona Merah-Oranye Dilarang Salat Idul Adha, MUI Minta Masjid Koordinasi ke Satgas Covid

Headline   Kesehatan   Kesra   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com