Covid-19 Belum Usai, Virus Nipah Bisa Jadi Pandemi Selanjutnya, Apa Itu?

Trigger Netmedia - 26 Januari 2021
Covid-19 Belum Usai, Virus Nipah Bisa Jadi Pandemi Selanjutnya, Apa Itu?
Ilustrasi virus nipah. - (Shutterstock)

triggernetmedia.com – Meski pandemi Covid-19 belum usai, peneliti baru-baru ini mengidentifikasi virus baru yang diprediksi menjadi pandemi selanjutnya. Virus itu dikenal dengan virus nipah. Apa itu?

Dilansir dari Kaiser Family Foundation, nama Nipah berasal dari di Malaysia tempat ia pertama kali diidentifikasi pada akhir 1990-an. Gejalanya adalah otak bengkak, sakit kepala, leher kaku, muntah, pusing dan koma.

 

Virus ini sangat mematikan, dengan tingkat kematian sebanyak 75 persen pada manusia, dibandingkan dengan kurang dari 1 persen untuk SARS-CoV-2. Karena virus tidak pernah menjadi sangat menular di antara manusia, itu telah membunuh hanya 300 orang dalam 60 wabah.

“Viral load Nipah, jumlah virus yang ada di tubuh seseorang, meningkat seiring waktu dan paling menular pada saat kematian,” kata Ploughright dari laboratorium Bozeman, yang telah mempelajari Nipah dan Hendra.

Ilustrasi virus. [Shutterstock]

“Dengan SARS-CoV-2, viral load Anda memuncak sebelum Anda mengembangkan gejala, jadi Anda akan bekerja dan berinteraksi dengan keluarga Anda sebelum Anda tahu bahwa Anda sakit.”

Jika virus yang tidak diketahui mematikan seperti Nipah tetapi dapat menular seperti SARS-CoV-2 sebelum infeksi diketahui melompat dari hewan ke manusia, hasilnya akan menghancurkan.

Plowright juga telah mempelajari fisiologi dan imunologi virus pada kelelawar dan penyebab spillover.

“Kami melihat peristiwa limpahan karena tekanan pada kelelawar akibat hilangnya habitat dan perubahan iklim,” katanya. Saat itulah mereka ditarik ke area manusia,” kata dia.

Dalam kasus Nipah, kelelawar buah yang ditarik ke kebun di dekat peternakan babi menularkan virus ke babi dan kemudian manusia.

“Ini terkait dengan kekurangan makanan. Jika kelelawar sedang mencari makan di hutan asli dan mampu berpindah secara nomaden melintasi lanskap untuk mencari makanan yang mereka butuhkan, jauh dari manusia, kami tidak akan melihat limpahan.”

 

Pemahaman yang berkembang tentang perubahan ekologi sebagai sumber dari banyak penyakit berada di balik kampanye untuk meningkatkan kesadaran tentang One Health.

Kebijakan One Health berkembang di tempat-tempat di mana kemungkinan terdapat patogen manusia pada satwa liar atau hewan peliharaan. D

 

okter, dokter hewan, antropolog, ahli biologi satwa liar dan lainnya sedang dilatih dan melatih orang lain untuk memberikan kemampuan penjaga untuk mengenali penyakit ini jika muncul.

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Kasus Covid-19 Melejit, Target 8 Persen Ekonomi Kuartal II Bisa Tercapai?

Kasus Covid-19 Melejit, Target 8 Persen Ekonomi Kuartal II Bisa Tercapai?

Ekonomi   Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
5 Aturan Baru PPKM Mikro yang Diperketat, Berlaku hingga 5 Juli

5 Aturan Baru PPKM Mikro yang Diperketat, Berlaku hingga 5 Juli

Ekonomi   Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri: Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan PPKM Mikro

Mendagri: Sinergi dan Kolaborasi Jadi Kunci Keberhasilan PPKM Mikro

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
RSD Wisma Atlet Diprediksi Penuh, DKI Jakarta Wajib Tarik Rem Darurat

RSD Wisma Atlet Diprediksi Penuh, DKI Jakarta Wajib Tarik Rem Darurat

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Masyarakat Tak Patuh Protokol Kesehatan, Menko PMK Sebut Perlu Ada Tindakan Koersif

Masyarakat Tak Patuh Protokol Kesehatan, Menko PMK Sebut Perlu Ada Tindakan Koersif

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Seni & Budaya   Sorotan
Diduga Langgar Aturan Lockdown, Warga Muslim di Sri Lanka Dipaksa Berlutut

Diduga Langgar Aturan Lockdown, Warga Muslim di Sri Lanka Dipaksa Berlutut

Headline   Health   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pertama Sejak Dibangun, Pembangkit Listrik Nuklir Iran Tutup

Pertama Sejak Dibangun, Pembangkit Listrik Nuklir Iran Tutup

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Persediaan Pangan Hanya Cukup Dua Bulan, Korea Utara Terancam Kelaparan

Persediaan Pangan Hanya Cukup Dua Bulan, Korea Utara Terancam Kelaparan

Ekonomi   Headline   Internasional   Kesra   Maritim   News   Sorotan   Sospolhukam
enonton Piala Dunia 2022 Wajib Divaksin Covid-19 Sebelum Berangkat ke Qatar

enonton Piala Dunia 2022 Wajib Divaksin Covid-19 Sebelum Berangkat ke Qatar

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport
Euro 2020: Hantam Makedonia Utara 3-0, Belanda Sempurna di Grup C

Euro 2020: Hantam Makedonia Utara 3-0, Belanda Sempurna di Grup C

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sport

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com