Ketua KPU RI Arief Budiman Diberhentikan DKPP

Trigger Netmedia - 13 Januari 2021
Ketua KPU RI Arief Budiman Diberhentikan DKPP
Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) Arief Budiman (tengah) tiba di gedung KPK untuk menjalani pemeriksaan di Jakarta, Jumat (28/2). - (Suara.com/Angga Budhiyanto)

triggernetmedia.com – Ketua KPU Arief Budiman mengaku belum menerima salinan hard copy putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) atas perkara nomor 123-PKE-DKPP/X/2020. Arief berujar, dirinya bakal menunggu lebih dulu salinan putusan baru mengambil sikap.

“Tapi secara resmi biasanya kita dikirimi hard copy. Nah kita tunggu, kita pelajari baru lah nanti bersikap kita mau ngapain,” kata Arief kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

 

Menanggapi putusan DKPP yang memberhentikan dirinya, Arief menegaskan begini.

“Satu saja yang ingin saya tegaskan bahwa saya tidak pernah melakukan kejahatan pemilu,” ujarnya.

 

Lebih lanjut, kata dia, terkait keputudan tersebut bakal dijelaskan melalui komisioner KPU.

“Untuk lebih lengkap nanti bisa hubungi Bu Evi. Mas Pram juga menyatakan disenting opinion terhadap putusan itu, yang memberhentikan Arief Budiman sebagai Ketua KPU,” kata Arief.

Untuk diketahui, Komisi Pemilihan Umum bakal mempelajari lebih dahulu sebelum menjalankan putusan Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) yang memberhentikan Arief Budiman sebagai Ketua KPU.

 

Hal itu dikatakan Komisioner KPU Evi Novida Ginting menanggapi putusan sidang DKPP atas perkara nomor 123-PKE-DKPP/X/2020 yang digelar secara virtual, Rabu (13/1/2021).

“Kami masih menunggu salinan putusan untuk dipelajari dan kemudian akan melaksanakan rapat pleno yang kemudian akan dijadwalkan untuk mengambil keputusan apakah akan dilaksanakan atau tidak putusan DKPP tersebut,” kata Evi kepada wartawan, Rabu (13/1/2021).

Sebelumnya, Dewan Kehormatan Penyelenggara Pemilu (DKPP) berhentikan Arief Budiman dari jabatan Ketua Komisi Pemilihan Umum (KPU) RI. Ketua KPU Arief Budiman dipecat karena membela rekannya Evi Novida Ginting.

Sanksi tersebut dibacakan dalam sidang pembacaan putusan perkara nomor 123-PKE-DKPP/X/2020 yang digelar secara virtual, Rabu (13/1/2021).

“Sanksi peringatan keras terakhir dan pemberhentian dari jabatan Ketua Komisi Pemilihan Umum Republik Indonesia kepada teradu Arief Budiman,” kata Ketua DKPP Muhammad dikutip dari sidang virtual yang digelar di akun YouTube resmi DKPP.

DKPP menyebut Arief terbukti melanggar etik dan pedoman perilaku penyelenggara pemilu ketika mendampingi Komisioner KPU Evi Novida Ginting menggugat surat keputusan Presiden Joko Widodo ke PTUN Jakarta.

Pengadu bernama Jupri, juga mempermasalahkan surat KPU RI Nomor 665/SDM.13.SD/05/KPU/VIII/2020 tanggal 18 Agustus 2020 yang diterbitkan Arief. Surat itu berkaitan dengan pengaktifan kembali Evi sebagai komisioner.

 

DKPP meminta Badan Pengawas Pemilihan Umum (Bawaslu) RI mengawasi pelaksanaan putusan dan memerintahkan KPU RI melaksanakan putusan dalam waktu paling tujuh hari.

Kasus ini berawal ketika terjadinya polemik antara penyelenggara pemilu. DKPP sempat memecat Evi dari jabatan Komisioner KPU RI karena diduga melanggar kode etik.

Setelah itu, putusan dijalankan. Presiden Jokowi menerbitkan surat pemecatan terhadap Evi Novida Ginting. Namun, surat itu digugat Evi ke PTUN Jakarta.

Lantas, PTUN Jakarta membatalkan surat pemecatan Evi pada 23 Juli 2020. Dia pun kembali menjadi komisioner pada Agustus 2020.

 

Sumber : Suara.com

Tinggalkan Komentar

Terkini

Orang Kaya Indonesia ke Amerika Serikat Demi Cepat Dapat Vaksin Covid-19

Orang Kaya Indonesia ke Amerika Serikat Demi Cepat Dapat Vaksin Covid-19

Artikel   Headline   Internasional   Kesehatan   Sorotan
Trae Young dan Jamal Murray Jadi Penguji Bola Baru NBA Musim 2021-2022

Trae Young dan Jamal Murray Jadi Penguji Bola Baru NBA Musim 2021-2022

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Masalah Keausan Berlebihan Ban Depan Masih Jadi PR buat Ferrari

Masalah Keausan Berlebihan Ban Depan Masih Jadi PR buat Ferrari

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Sutarmidji Apresiasi Pebalap Senior Kalbar Fasilitasi Giat Vaksinasi Massal

Sutarmidji Apresiasi Pebalap Senior Kalbar Fasilitasi Giat Vaksinasi Massal

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   News   Otomotif   Pontianak   Sport
Pentingnya Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Melalui Gerakan Kalbar Membaca

Pentingnya Peningkatan Indeks Literasi Masyarakat Melalui Gerakan Kalbar Membaca

Education   Headline   Kapuas Raya   Kilas Kalbar   Literasi   News
Meningkat Drastis, Kasus Penularan Covid-19 Capai Rekor Tertinggi Selama Pandemi

Meningkat Drastis, Kasus Penularan Covid-19 Capai Rekor Tertinggi Selama Pandemi

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Polemik Pegawai KPK, Komnas HAM Minta BIN Hingga BNPT Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Polemik Pegawai KPK, Komnas HAM Minta BIN Hingga BNPT Penuhi Panggilan Pemeriksaan

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Satgas Minta Pemda Lebih Peka Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Apa Maksudnya?

Satgas Minta Pemda Lebih Peka Hadapi Lonjakan Kasus Covid-19, Apa Maksudnya?

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Prajurit TNI Kodim 1207/BS Asah Kemampuan Menembak

Prajurit TNI Kodim 1207/BS Asah Kemampuan Menembak

Headline   Kilas Kalbar   Kubu Raya   News   Sorotan   Sospolhukam
Bali Bakal Jadi Destinasi Pariwisata Berbasis Vaksin Pertama di Indonesia

Bali Bakal Jadi Destinasi Pariwisata Berbasis Vaksin Pertama di Indonesia

Headline   Maritim   News   Pesona Dunia   Situs-situs   Sorotan   Travel

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com