Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Sebut Emmanuel Macron Butuh Perawatan Mental, Prancis Kecam Presiden Turki

ariz by ariz
26 Oktober 2020
in Headline, Internasional, Metropolitan, Sospolhukam
0
Sebut Emmanuel Macron Butuh Perawatan Mental, Prancis Kecam Presiden Turki

Emmanuel Macron. [shutterstock]

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Prancis tidak terima dan mengecam ketika Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan mengatakan bahwa Emmanuel Macron butuh perawatan mental atas sikapnya terhadap Muslim.

“Kami tidak menerima penghinaan,” buka pihak paris yang menggambarkan pernyataan Presiden Turki tersebut sebagai ucapan yang sangat kasar, disadur dari Sky News, Senin (26/10/2020).

“Selama pertemuan partai, pemimpin Turki berkata:” Apa masalah orang bernama Macron ini dengan Muslim dan Islam? Macron membutuhkan perawatan mental.

“Apa lagi yang bisa dikatakan kepada seorang kepala negara yang tidak memahami kebebasan berkeyakinan dan yang berperilaku seperti ini kepada jutaan orang yang tinggal di negaranya yang merupakan anggota dari agama yang berbeda?”

Baca Juga:Pemandangan dari Udara Wisata Alam di Barat Laut Turki

Pernyataan Erdogan mengarah pada tanggapan presiden Prancis yang menyatakan perang terhadap separatisme Islam.

Presiden Turki Recep Tayyip Erdogan. (Anadolu Agency/Turkish Presidency)

Beberapa waktu lalu, Prancis diguncang oleh sejumlah aksi teror, yang paling menghebohkan adalah pemenggalan seorang guru sejarah oleh seorang radikal Islamis.

Guru yang bernama Samuel Paty dibunuh setelah menunjukkan karikatur Nabi Muhammad di kelas tentang kebebasan berekspresi. Kasus pembunuhannya sedang diselidiki sebagai serangan teror Islam.

“Kelebihan dan kekasaran bukanlah metode. Kami menuntut Erdogan mengubah kebijakannya, yang berbahaya dalam semua aspek.” jelas kepresidenan Prancis menanggapi Erdogan.

Para pejabat Prancis juga menunjukkan bahwa pemimpin Turki tidak memberikan belasungkawa terhadap kasus pemenggalan guru tersebut.

Baca Juga:Peduli Bumi, Turki Siap Tanam Jutaan Pohon Mulai Bulan Depan

Erdogan telah berusaha untuk mengubah Islam menjadi arus utama politik di Turki, negara yang mayoritas Muslim tetapi secara konstitusional sekuler.

Meskipun Turki dan Prancis sama-sama anggota NATO, kedua negara tersebut telah berselisih mengenai sejumlah masalah, termasuk Suriah, Libya, dan konflik di Nagorno-Karabakh.

Prancis juga memihak Yunani dan Siprus dalam ketegangan dengan Turki terkait pengeboran minyak dan gas lepas pantai di Mediterania timur, yang memicu kecaman dari Ankara.

SUmber : Suaara.com

About Author

ariz

See author's posts

Tags: emmanuel macronErdoganprancisTurki
Previous Post

Untuk Pertama Kali, Paus Fransiskus Angkat Kardinal Keturunan Afro-Amerika

Next Post

Bangkit Pulihkan Negeri untuk Indonesia Maju

ariz

ariz

Next Post
Bangkit Pulihkan Negeri untuk Indonesia Maju

Bangkit Pulihkan Negeri untuk Indonesia Maju

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Bidik Level 6.000 pada Awal Pekan

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Bidik Level 6.000 pada Awal Pekan

6 Juli 2026
Sentimen Pasar Jadi Penyebab Rupiah Tertekan terhadap Dolar AS

Sentimen Pasar Jadi Penyebab Rupiah Tertekan terhadap Dolar AS

6 Juli 2026
Inggris Menang Dramatis atas Meksiko 3-2, Bellingham Cetak Dua Gol

Inggris Menang Dramatis atas Meksiko 3-2, Bellingham Cetak Dua Gol

6 Juli 2026
Norwegia Singkirkan Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

Norwegia Singkirkan Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

6 Juli 2026

Recent News

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Bidik Level 6.000 pada Awal Pekan

IHSG Berpeluang Lanjut Menguat, Analis Bidik Level 6.000 pada Awal Pekan

6 Juli 2026
Sentimen Pasar Jadi Penyebab Rupiah Tertekan terhadap Dolar AS

Sentimen Pasar Jadi Penyebab Rupiah Tertekan terhadap Dolar AS

6 Juli 2026
Inggris Menang Dramatis atas Meksiko 3-2, Bellingham Cetak Dua Gol

Inggris Menang Dramatis atas Meksiko 3-2, Bellingham Cetak Dua Gol

6 Juli 2026
Norwegia Singkirkan Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

Norwegia Singkirkan Timnas Brasil di Piala Dunia 2026

6 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development