Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Makanan Kaya Kandungan Flavonoid Baik untuk Cegah Penyakit Alzheimer

ariz by ariz
21 September 2020
in Headline, Kesehatan, Metropolitan, Nasional, Psikologi & Tips, Serba-serbi
0
Makanan Kaya Kandungan Flavonoid Baik untuk Cegah Penyakit Alzheimer
0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Zat alami flavonoid yang umumnya terdapat pada buah dan sayuran terkait dengan berbagai manfaat kesehatan, termasuk mengurangi peradangan. Makanan kaya flavonoid antara lain seperti pir, apel, buah beri, bawang, dan minuman nabati seperti teh hijau dan anggur hingga cokelat hitam.

Menurut sebuah studi baru yang diterbitkan dalam American Journal of Clinical Nutrition, menemukan konsumsi jangka panjang makanan ini dikaitkan dengan risiko penyakit Alzheimer dan demensia yang lebih rendah.

Studi ini memberi gambaran tentang bagaimana asupan makanan dari waktu ke waktu dapat dikaitkan dengan penurunan kognitif seseorang, karena peneliti melihat asupan flavonoid responden selama bertahun-tahun sebelum diagnosis demensia.

“Dengan tidak adanya obat efektif yang saat ini tersedia untuk pengobatan penyakit Alzheimer, mencegah penyakit melalui pola makan yang sehat merupakan pertimbangan penting,” kata penulis senior Dr. Paul Jacques, seorang ahli epidemiologi nutrisi di Pusat Penelitian Nutrisi Manusia Jean Mayer USDA tentang Penuaan dan Sekolah Ilmu Gizi dan Kebijakan Friedman di Universitas Tufts, dikutip dari Sci-news.

Penelitian ini melibatkan 2.800 orang (usia rata-rata – 59,1 tahun, 52% perempuan) dan meneliti hubungan jangka panjang antara konsumsi makanan kaya flavonoid dan risiko penyakit Alzheimer serta demensia terkait.

Para penulis menggunakan data dari Framingham Heart Study (FHS), studi kohort jangka panjang yang dirancang untuk mengeksplorasi faktor risiko penyakit kardiovaskular pada penduduk kota Framingham, Massachusetts.

Blueberry. (Pixabay/congerdesign)

Untuk mengukur asupan flavonoid jangka panjang, mereka menggunakan kuesioner diet, yang diisi pada pemeriksaan medis kira-kira setiap empat tahun oleh peserta FHS.

Para peneliti mengkategorikan flavonoid menjadi enam jenis dan menciptakan empat tingkat asupan berdasarkan persentil, yakni kurang dari atau sama dengan persentil ke-15, persentil ke-15 hingga ke-30, persentil ke-30-ke-60, dan persentil yang lebih besar dari ke-60.

Para ilmuwan kemudian membandingkan jenis dan tingkat asupan flavonoid dengan diagnosis baru penyakit Alzheimer dan demensia terkait di kemudian hari. Hasilnya ditemukan bahwa.

1. Rendahnya asupan flavonol (apel, pir dan teh) dikaitkan dengan risiko dua kali lipat terkena penyakit Alzheimer dan demensia terkait.

2. Rendahnya asupan antosianin (blueberry, stroberi, dan anggur merah) dikaitkan dengan risiko empat kali lipat terkena penyakit Alzheimer dan demensia terkait.

3. Rendahnya asupan polimer flavonoid (apel, pir, dan teh) dikaitkan dengan risiko dua kali lipat terkena penyakit Alzheimer dan demensia terkait.

“Teh, khususnya teh hijau, dan buah beri adalah sumber flavonoid yang baik,” kata penulis pertama Dr. Esra Shishtar, juga dari Pusat Penelitian Nutrisi Manusia Jean Mayer USDA tentang Penuaan dan Sekolah Ilmu Gizi dan Kebijakan Friedman di Universitas Tufts.

Melihat hasil studi, peneliti menyimpulkan bahwa orang yang paling diuntungkan dari mengonsumsi lebih banyak flavonoid adalah orang-orang dengan tingkat asupan terendah namun konsisten.

“Secangkir teh sehari atau beberapa buah beri dua atau tiga kali seminggu sudah cukup,” tambah Shistar.

Usia 50 tahun menjadi perkiraan di mana data pertama kali dianalisis untuk peserta dan bukanlah umur yang terlambat untuk membuat perubahan pola makan yang positif.

“Risiko demensia benar-benar mulai meningkat di atas usia 70, dan pesan yang perlu dicatat adalah, saat Anda mendekati usia 50 atau lebih, Anda harus mulai memikirkan tentang diet yang lebih sehat jika Anda belum melakukannya,” jelas Dr. Jacques.

Sumber : Suara.com

About Author

ariz

See author's posts

Tags: Demensiaflavonoidpenyakit alzheimerTeh Hijau
Previous Post

3 Wisata Singkawang Paling Hits 2020

Next Post

Pemerintahan Jokowi Perlu Dengar Pandangan Kaum Miskin

ariz

ariz

Next Post
Pemerintahan Jokowi Perlu Dengar Pandangan Kaum Miskin

Pemerintahan Jokowi Perlu Dengar Pandangan Kaum Miskin

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Fenomena Krisis Keuangan dan Tata Kelola BUMN

Fenomena Krisis Keuangan dan Tata Kelola BUMN

24 Juli 2026
Tingkatkan Pelayanan Persampahan, Pemkot Pontianak Tambah Armada dan Rehabilitasi Kontainer

Tingkatkan Pelayanan Persampahan, Pemkot Pontianak Tambah Armada dan Rehabilitasi Kontainer

24 Juli 2026
Pentingnya Penguatan Sinergi Pemerintahan Daerah Lewat ASWAKADA

Pentingnya Penguatan Sinergi Pemerintahan Daerah Lewat ASWAKADA

23 Juli 2026
Pemkot Pontianak Komitmen Wujudkan Kota Ramah Anak pada Puncak HAN 2026

Pemkot Pontianak Komitmen Wujudkan Kota Ramah Anak pada Puncak HAN 2026

23 Juli 2026

Recent News

Fenomena Krisis Keuangan dan Tata Kelola BUMN

Fenomena Krisis Keuangan dan Tata Kelola BUMN

24 Juli 2026
Tingkatkan Pelayanan Persampahan, Pemkot Pontianak Tambah Armada dan Rehabilitasi Kontainer

Tingkatkan Pelayanan Persampahan, Pemkot Pontianak Tambah Armada dan Rehabilitasi Kontainer

24 Juli 2026
Pentingnya Penguatan Sinergi Pemerintahan Daerah Lewat ASWAKADA

Pentingnya Penguatan Sinergi Pemerintahan Daerah Lewat ASWAKADA

23 Juli 2026
Pemkot Pontianak Komitmen Wujudkan Kota Ramah Anak pada Puncak HAN 2026

Pemkot Pontianak Komitmen Wujudkan Kota Ramah Anak pada Puncak HAN 2026

23 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development