banner 468x60 banner 468x60 banner 468x60

Tahun Ini Pengumuman Kelulusan Hanya Lewat Daring

Trigger Netmedia - 23 April 2020
Tahun Ini Pengumuman Kelulusan Hanya Lewat Daring
Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalbar Suprianus Herman. - ()

triggernetmedia.com – Berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya, pengumuman kelulusan siswa SMA/SMK hingga SLB yang akan digelar tanggal 2 Mei 2020 tanpa seremoni. Pengumuman kelulusan itu hanya bisa diketahui melalui daring.

Informasi itu pun disampaikan sekolah melalui aplikasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat atau aplikasi yang dibuat sekolah.

“Bisa itu WA, SMS, email atau yang lain dan disampaikan langsung ke orangtua, wali murid atau siswa itu sendiri sehingga tidak diumumkan di sekolah,” kata Kepala Dinas Pendidikan Kalimantan Barat, Suprianus Herman di Pontianak, pada 23/4/2020).

Suprianus menjelaskan pihaknya sudah mengeluarkan edaran terkait penetapan jadwal pengumuman kelulusan peserta didik pada sma/smk/slb negeri dan swasta. Edaran itu dikeluarkan tanggal 21 April 2020 yang ditujukan Kepala SMA/SMK dan SLB se-Kalimantan Barat.

Ada empat point disebutkan dalam edaran itu. Pertama pengumuman kelulusan peserta didik pada satuan pendidikan SMA/SMK/SLB negeri dan swasta dilakukan, pada Sabtu, 02 mei 2020. Kedua pengumuman kelulusan tidak diperkenankan dilaksanakan di area sekolah dengan menempelkan pengumuman di papan pengumuman sekolah.

Ketiga, pengumuman dilaksanakan secara daring dan bersifat rahasia (bukan kolektif) melalui aplikasi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kalimantan Barat, splikasi yang dibuat sekolah, WA, Email, SMS dan lain-lain.

Ke empat kepada seluruh kepala sekolah agar melarang siswanya yang ingin merayakan kelulusan dengan kegiatan yang bersifat keramaian atau mengumpulkan siswa, seperti konvoi di jalan, coret mencoret pakaian, perpisahan dan lain-lain.

Terkait kelulusan sendiri dilanjutkan Suprianus ditentukan oleh satuan pendidikan masing-masing.

Ia meminta pihak sekolah harus berlaku objektif dan professional dalam menentukan kelulusan peserta didik.

“Kami yakin bahwa guru-guru di Kalbar khususnya tetap mempunyai integritas tinggi, objektif dan profesional dalam menjalankan tugas sebagai seorang pendidik, termasuk menentukan kelulusan dan ketidaklulusan,” kata Suprianus.

Ia menjelaskan bahwa penentuan kelulusan dan ketidaklulusan merupakan persentase dari sisi kuantitatif. Meski demikian esensinya yang paling penting adalah integritas, objektifitas dan profesionalisme guru dalam menentukan kelulusan bagi peserta didik.

Dalam surat edaran nomor 4 tahun 2020 tentang Pelaksanaan Kebijakan Pendidikan Dalam Masa Darurat Penyebaran Covid-19 dijelaskan pada point nomor tiga huruf d, sekolah yang telah melaksanakan ujian sekolah dapat menggunakan nilai ujian sekolah untuk menentukan kelulusan siswa.

Bagi sekolah yang belum melaksanakan ujian sekolah berlaku ketentuan, di antaranya, kelulusan SMA sederajat ditentukan berdasarkan nilai lima semester terakhir. Nilai semester genap kelas 9 dan kelas 12 dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

Kemudian, lanjut dua, kelulusan SMK sederajat ditentukan berdasarkan nilai rapor, praktik kerja lapangan, portofolio dan nilai praktik selama lima semester terakhir. Nilai semester genap tahun terakhir dapat digunakan sebagai tambahan nilai kelulusan.

“Untuk kategori nilai tertinggi ditentukan oleh sekolah masing-masing,” tandasnya.

Dhesta

Tinggalkan Komentar

Terkini

Antisipasi Demo Tolak PPKM, Polisi Pasang Barikade Kawat Berduri di Sekitar Istana Negara

Antisipasi Demo Tolak PPKM, Polisi Pasang Barikade Kawat Berduri di Sekitar Istana Negara

Headline   Metropolitan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK Protes Dewas Setop Laporan Mereka soal Firli Cs

Pegawai KPK yang Tak Lulus TWK Protes Dewas Setop Laporan Mereka soal Firli Cs

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Ada Ajakan Aksi Jokowi End Game, Mahfud MD Minta Masyarakat Tetap Tenang

Ada Ajakan Aksi Jokowi End Game, Mahfud MD Minta Masyarakat Tetap Tenang

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Greysia Polii: Tokyo 2020 Mungkin Olimpiade Terakhir Saya

Greysia Polii: Tokyo 2020 Mungkin Olimpiade Terakhir Saya

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Sport
Neymar Kena Tikung, Wanita yang Dikencaninya Malah Pacaran dengan Eder Militao

Neymar Kena Tikung, Wanita yang Dikencaninya Malah Pacaran dengan Eder Militao

Gosip   Headline   Internasional   Selebritis   Sepak Bola   Sport
Komnas HAM: Penerapan PPKM Harus Humanis, Hentikan Sikap Represif Aparat

Komnas HAM: Penerapan PPKM Harus Humanis, Hentikan Sikap Represif Aparat

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Imbau Masyarakat Tak Terhasut Aksi Tolak PPKM, Polri: Ganggu Ketertiban Umum Kita Amankan

Imbau Masyarakat Tak Terhasut Aksi Tolak PPKM, Polri: Ganggu Ketertiban Umum Kita Amankan

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Cak Imin: Vaksinasi Pasti Gagal Kalau Pemerintah One Man Show

Cak Imin: Vaksinasi Pasti Gagal Kalau Pemerintah One Man Show

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Anggaran Pengendalian Pandemi

Mendagri Minta Pemda Segera Realisasikan Anggaran Pengendalian Pandemi

Headline   Keuangan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
9 Pesona Nadine Kaiser Anak Susi Pudjiastuti, Mewarisi Sifat dan Kecantikan Ibunya

9 Pesona Nadine Kaiser Anak Susi Pudjiastuti, Mewarisi Sifat dan Kecantikan Ibunya

Headline   Infotainment   Lifestyle   Selebritis   Serba-serbi   Trend

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com