triggernetmedia.com – Menteri Koordinator Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto menyatakan sekitar 40 persen investasi di Indonesia belum menghasilkan keuntungan.
Menurut Airlangga, kondisi tersebut merupakan hal yang wajar dalam dunia usaha, terutama bagi proyek yang masih berada pada tahap awal pengembangan.
“Sebanyak 60 persen investasi di Indonesia sudah menghasilkan laba,” ujar Airlangga di Jakarta, Kamis (23/4/2026).
Ia menjelaskan, investasi yang belum menguntungkan umumnya masih berada pada fase konstruksi, pengembangan pasar, atau belum mencapai titik impas.
Airlangga menilai, capaian 60 persen investasi yang sudah menghasilkan laba menunjukkan daya tarik Indonesia di mata investor global.
Selain itu, pasar domestik yang kuat dinilai menjadi faktor penting dalam menjaga ketahanan ekonomi nasional di tengah ketidakpastian global.
Sementara itu, Menteri Investasi dan Hilirisasi Rosan Roeslani melaporkan realisasi investasi pada triwulan I 2026 mencapai Rp498,8 triliun atau tumbuh 7,2 persen secara tahunan.
Dari total tersebut, penanaman modal asing mencapai Rp250 triliun dan penanaman modal dalam negeri Rp248,8 triliun.
Pemerintah optimistis pengembangan Kawasan Ekonomi Khusus dan kawasan industri akan mendorong lebih banyak investasi masuk ke tahap menghasilkan keuntungan.



