banner 468x60

Dibalik Pandemi Covid-19, Sebaiknya Anda Kenali Dulu Sifat Virus Itu

Trigger Netmedia - 1 April 2020
Dibalik Pandemi Covid-19, Sebaiknya Anda Kenali Dulu Sifat Virus Itu
dr. Budi Heryanto. - ()

triggernetmedia.com – Dibalik Pandemi virus Corona (Covid-19) yang mengglobal dengan angka kematian yang tinggi ternyata dapat juga memberikan efek positif dalam kehidupan sehari-hari.

Menurut dr. Budi Heryanto, yang saat ini bertugas di Puskesmas Siding, Kabupaten Bengkayang, Kalimantan Barat, Covid-19 seperti yang diketahui adalah infeksi virus yang disebabkan oleh virus corona SARS Cov-2 yang menyebabkan gejala klinis seperti demam disertai batuk, pilek, nyeri tenggorokan dan adanya pneumonia atau radang pada parenkim paru yang memiliki riwayat berpergian ke daerah Wuhan atau kontak langsung dengan orang yang terkonfirmasi positif.

Saat ini, jelasnya, infeksi virus ini sudah pandemik dan menyebabkan beberapa negara melakukan lockdown seperti China, Malaysia, Italia, Singapura, Korea Selatan dan beberapa negara lainnya.

Ternyata kata dr.Budi Heryanto, pandemiknya virus Corona ini dapat memberikan beberapa efek positif untuk kehidupan sehari-hari.

“Misalnya masyarakat lebih peduli akan pola hidup sehat. Hal ini terutama dikarenakan kita secara sadar dan wajib mulai melakukan beberapa pola hidup sehat. Sebagai contoh kita mulai rajin mencuci tangan dengan sabun setelah memegang benda yang mungkin terkontaminasi, kita mulai rajin menggunakan handsanitizer sehabis melakukan aktivitas bila tidak memungkinkan untuk mencuci tangan,” ungkapnya, Rabu (1/4/2020).

Kita mulai melakukan desinfeksi ruangan tempat tinggal, mulai makan makanan sehat dan mengikuti pola istirahat yang dianjurkan yaitu 6-8 jam dan beberapa aktivitas lainnya. Itulah sisi positif yang dapat di ambil,” ujar dokter yang sudah mengabdi dan bekerja 10 tahun di Kabupaten Bengkayang ini.

Saat ini kata dia, secara pribadi juga telah mulai melaksanakan pola hidup sehat secara kontinyu. Dua Minggu terakhir ini lebih sering berjemur sekitar 15-30 menit, karena bagi dia berjemur sangat baik bagi kesehatan. Selain itu sumber yang didapatkan juga gratis, setidaknya dapat meminimalisir penyebaran virus Corona.

“Selama 1-2 minggu ini mencoba meminimalisir efek Covid-19 yang memang semakinmengglobak dengan cara berjemur sekitar 15-30 menit antara jam 08.00-09.30 pagi dan sore pukul 16.00-17.00 baik di rumah maupun tempat kerja dimana sinar matahari merupakan sumber alami gratis setidaknya untuk meminimalisir penyebaran dari Covid-19. Syukurnya hingga saat ini saya merasakan efek dari pola hidup sehat tersebut dan dalam keadaan sehat,” ujarnya.

Selain melakukan kebiasaan diatas, dokter ini juga menyarankan masyarakat untuk mengkonsumsi vitamin C minal 2000 mg perhari.

“Tentu saja dibarengi dengan konsumsi vitamin C minimal 2000 mg per hari dengan catatan fungsi ginjal masih baik, makan 4 sehat 5 sempurna serta istirahat yang cukup 6-8 jam perhari, serta yang paling penting berdoa semoga pandemi Covid-19 ini segera berlalu dan semuanya dalam keadaan sehat,” katanya lagi.

Dia mengatakan, vitamin C selain didapi dari suplemen vitamin juga dapat dari buah-buahan seperti mangga, jeruk, manggis dan lainnya.

“Karena dengan konsumsi vitamin C ini untuk daya tahan tubuh yang dapat mencegah penularan virus,” katanya menambahkan.

Berikut beberapa sifat virus dari dokter Budi Heryanto.

1. Virus (termasuk covid-19) adalah mikroorganisme yang dapat hidup di media hidup. Dia tidak bisa hidup menempel apalagi memproduksi markas virusnya di benda-benda mati. Namun ada catatannya. Kalau misalnya ada orang yang sudah terinfeksi mengeluarkan droplet (cairan flu atau ludah) lalu kena di baju, kain, atau meja maka dia tetap hidup selama droplet itu belum mengering. Kalao baju dicuci atau setidak-tidaknya mengering sendiri karena pengaruh lingkungan misalnya karena panas atau hembusan angin, maka virusnya akan mati. Begitupun di meja, kursi, lantai, karpet dan sejenisnya. Kalao sudah mengering ya sudah virusnya akan mati.

2. Virus ini tidak bisa hidup di udara. Dia hanya jadi butir-butir kristal saja. Semua jenis virus. Mau virus flu, TB, paru, dan lain-lain. Bagaimana dengan berjabat tangan? Sama seperti penjelasan nomor satu. Walau tangan ini termasuk bagian hidup tapi selama dropletnya kering, dibersihkan maka virus pun akan mati. Karena virus hanya bisa masuk lewat tiga jalur yakni mata, hidung, dan mulut. Maka jika selesai berjabat tangan dianjurkan membasuhnya dengan antis, sabun, air panas, asing, atau cairan cuka/asam.

3. Virus tidak bisa hidup di air panas, air asing, cuka, atau cairan asam. Maka jika sudah terinfeksi segera konsumsi vitamin E (brokoli, kelor) dan vitamin C (mangga, jeruk dan buah lainnya yang mengandung vitamin C).

4. Yang terinfeksi atau dinyatakan positif berpeluang sembuh total bagi mereka yang ketahanan tubuhnya kuat, tidak memiliki riwayat penyakit bawaan seperti paru, TB, hippertensi, asma, kanker, dan tumor.

5. Bagi anak-anak muda atau yang ketahanan tubuhnya kuat yang sudah dinyatakan positif cukup treatment (perlakuan) mandiri di rumah. Karena usia produktif antibodinya berproduksi 2-3 kali lipat dibandingkan dengan manula. Anti bodi pada hari ke 4-5 akan keluar untuk menyerang virus. Untuk menekan rasa stres bagi yang sudah positif cukup mengonsumsi vitamin, dan antibiotik. Kalau gejala tidak berat tidak perlu ke RS rujukan yang sudah ditentukan karena itu diperuntukan bagi mereka yang produksi antibodinya rendah.

6. Jangan stres dan panik. Karena jika stres dan panik maka antibodinya akan lambat berproduksi. Dengan itulah kita mudah terserang.
Apalagi stres itu hanya membuat psikosomatik (kondisi jiwa yang tersugesti) lalu membuat tubuh lemah.

7. Virus yang dikatakan bertahan hidup di tempat basah lebih dari 9 jam itu hoaxs. Di panci, di kardus, di udara, di gagang pintu, di aluminium dan lainnya itu hoaxs. Sekali lagi virus tidak dapat hidup di benda-benda mati. Jika dicurigai ada droplet di sana maka cukup dibersihkan saja.

8. Pasien yang terinfeksi berpeluang sembuh seperti orang yang kena flu karena status positif itu sementara.

9. Mantan pasien positif atau yang sudah sembuh berpeluang kecil untuk terinfeksi kembali. Asumsinya, di dalam tubuh kita ini ada yang namanya sel memori. Jika dia terinfeksi kembali maka masa inkubasinya tidak selama waktu awal terifeksi. Hanya 24 jam (1 hari). Karena sel memorinya akan menampilkan data bawah orang ini pernah terinfeksi. Sehingga sehari kena besok atau paling lambat dua hari sudah sembuh lagi. Karena sudah ada sel memori dalam bentuk antibodi istilahnya tentaranya jadi tubuh sewaktu mendapat serangan kedua sudah siap dan antibodi dapat membunuhnya.

Doe I Ariz

Tinggalkan Komentar

Terkini

Washington Beri Hadiah Ganja dan Miras Gratis Bagi Warga yang Divaksin Covid-19

Washington Beri Hadiah Ganja dan Miras Gratis Bagi Warga yang Divaksin Covid-19

Headline   Health   Internasional   Sorotan   Sospolhukam
Sandiaga Uno Sebut Bima Destinasi Wisata Baru di Indonesia

Sandiaga Uno Sebut Bima Destinasi Wisata Baru di Indonesia

Ekonomi   Headline   Industri   Maritim   Nasional   News   Sorotan   Travel
OJK Rilis 7 Bank Digital, Ada BABP dan BANK

OJK Rilis 7 Bank Digital, Ada BABP dan BANK

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Para Guru Besar Fakultas Hukum Rekomendasikan Komnas HAM Panggil Paksa Pimpinan KPK

Para Guru Besar Fakultas Hukum Rekomendasikan Komnas HAM Panggil Paksa Pimpinan KPK

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Wamenkumham Luruskan Beragam Anggapan Miring Soal KUHP

Wamenkumham Luruskan Beragam Anggapan Miring Soal KUHP

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Sidang Korupsi Bansos Eks Mensos, Wakil Ketua DPRD Kendal Terima Rp 508 Juta Dari Juliari

Sidang Korupsi Bansos Eks Mensos, Wakil Ketua DPRD Kendal Terima Rp 508 Juta Dari Juliari

Headline   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Tak Disukai Orang-orang Jokowi karena “Muka Kudeta”, Gerindra: Prabowo Bercanda

Tak Disukai Orang-orang Jokowi karena “Muka Kudeta”, Gerindra: Prabowo Bercanda

Headline   Nasional   News   Politik   Sorotan
Gubernur Kalbar Minta Pasangan Satono – Fahrur Rofi Mampu Kembalikan Kejayaan Sambas

Gubernur Kalbar Minta Pasangan Satono – Fahrur Rofi Mampu Kembalikan Kejayaan Sambas

Ekonomi   Headline   Kesra   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Pendidikan   Pontianak   Seni & Budaya   Sorotan   Sospolhukam
Wacana Pemekaran Wilayah Kalbar, DPD RI: Berdoa Saja Dalam Waktu Dekat ini Sudah ada Kesimpulan

Wacana Pemekaran Wilayah Kalbar, DPD RI: Berdoa Saja Dalam Waktu Dekat ini Sudah ada Kesimpulan

Headline   Kesra   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pontianak   Sorotan   Sospolhukam
Kepala Daerah Kunci Optimalisasi Sistem Resi Gudang

Kepala Daerah Kunci Optimalisasi Sistem Resi Gudang

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

[origincode_videogallery id=”2″]