triggernetmedia.com – Kepala Dinas Perhubungan Kalimantan Barat, Manto menyatakan, berdasarkan data yang dihimpun dari Badan Keuangan Daerah (BKAD) Kalimantan Barat (Kalbar) bahwa Rekapitalisasi Anggaran Dinas Perhubungan (Dishub) Kalbar tahun 2020 sebesar Rp 12.729.417.957.
“Anggaran tersebut sudah termasuk dalam program keselamatan transportasi. Karena tindakan kita itu lebih ke tindakan preventif pencegahan. Kalau ada kapal tenggelam yang menyelamatkan mereka itu tim SAR bukan Dishub,” jelasnya, Selasa (17/3/2020) di Pontianak.
Menurutnya, Dishub provinsi bertugas memastikan kelaikan kendaraan sebelum beroperasi. Misalkan kendaraan air maka Dishub Provinsi harus memeriksa kelaikan kapal yang akan beroperasi.
“Seperti, tidak boleh melebihi muatan, memberi bantuan berupa life jacket. Untuk yang didarat kita pasang rambu-rambu lalulintas di wilayah yang menjadi kewenangan provinsi. Kalau di jalan provinsi kita hadir disitu,” jelas Manto.
Dari total anggaran tersebut, kata dia, dibagi menjadi 6 program, yakni untuk program peningkatan pelayanan angkutan darat Rp 277.403.000,00.
Kemudian, untuk program peningkatan pelayanan angkatan laut dan SOP Rp 37,449,000,00.
Selain itu, sambungnya, dipetuntukkan juga untuk program prasarana dan fasilitas perhubungan darat Rp 4.135.568.057,00.
“Adapula program prasarana dan fasilitas perhubungan laut dan SOP sebesar Rp 3.303.435.000,00,” bebernya.
“Kemudian untuk program pengembangan sistem transportasi Rp 1.539.483.000,00 dan untuk program pembinaan dan pengawasan perhubungan Rp 3.436.079.900,00,”pungkasnya.
Dhesta



