banner 468x60

Spirit Kubu Raya Bangun Karakter Lewat Gerakan Membacakan

Trigger Netmedia - 25 Februari 2020
Spirit Kubu Raya Bangun Karakter Lewat Gerakan Membacakan
Sekda Kubu Raya, Yusran Anizam. - ()

triggernetmedia.com – Sekretaris Daerah Kabupaten Kubu Raya Yusran Anizam mengatakan, gerakan membacakan adalah gerakan inovasi literasi.

Tujuannya membangun karakter dan kemampuan literasi pada peserta didik. Inovasi ini diinisiasi Bupati Kubu Raya Muda Mahendrawan yang diluncurkan secara resmi pada Kamis (30/1) lalu di Kantor Bupati Kubu Raya.

“Kalau kita kembali ke filosofinya, makna dari baca-membaca-membacakan ini luar biasa. Sejak dulu buku itu disebut sebagai jendela dunia. Karena itu, inovasi gerakan membacakan ini justru mendatangkan manfaat sekaligus untuk kedua belah pihak, yaitu yang membacakan dan yang mendengar. Ada kontak antara pembaca dan pendengar,” tutur Yusran, Selasa (25/2/2020).

melalui Training of trainers misalnya, kegiatan ini adalah pelatihan untuk pelatih, khususnya terkait penerapan kegiatan gerakan membacakan di sekolah-sekolah di Kabupaten Kubu Raya.

Yusran menilai gerakan membacakan punya multiefek. Karena banyak keuntungan yang didapat dalam satu aktivitas. Selain menumbuhkan minat baca, gerakan membacakan dapat membangun rasa percaya diri, mengembangkan dasar relasi hubungan sosial, dan meningkatkan kemampuan berkomunikasi pada anak.

Gerakan ini, sebutnya, bisa membentuk karakter dan kemampuan literasi peserta didik. Termasuk memotivasi masyarakat Indonesia yang selama ini indeks membacanya masih jauh di bawah standar.

“Gerakan membacakan ini adalah inovasi orisinal dari Bupati Kubu Raya untuk masyarakat Kubu Raya. Yang sampai saat ini belum pernah kita dengar gerakan seperti ini ada di daerah-daerah lain. Kita yakin insya Allah ini akan menyebar ke seluruh Tanah Air,” ujarnya.

Baca juga  Libur Imlek 2021, Korlantas Sebut Arus Mudik Tidak Melonjak Signifikan

apembangunan karakter, sambungnya, sejalan dengan program pemerintah pusat melalui Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan. Yakni pokok-pokok kebijakan Menteri Pendidikan Nadiem Makarim tentang “Merdeka Belajar”. Yang salah satunya mengubah ujian nasional tahun 2021 menjadi assesmen kompetensi minimal dan survei karakter yaitu literasi, numerasi, dan karakter.

“Nyambung dengan apa yang diprogramkan Menteri Pendidikan. Ini membangun korelasi antara sekolah, murid, dan orang tua. Kita sudah memulai setahun lalu sebelum pelantikan Bupati dan Wakil Bupati Kubu Raya, di mana ada empat desa yang dilakukan lebih dulu gerakan ini, yaitu Tebang Kacang, Tanjung Saleh, Punggur, dan Sungai Kupah,” katanya.

Yusran menyebut gerakan membacakan sangat strategis dalam menyambut bonus demografi yang di Kubu Raya telah dimulai pada 2020 dan mencapai puncaknya di 2030. Bonus demografi adalah suatu keadaan di mana tenaga kerja produktif berjumlah cukup banyak. Sehingga terjadi persaingan ketat terkait lapangan pekerjaan.

“Makanya pendidikan karakter ini suatu keharusan. Supaya nanti mereka bisa bersaing. Terbiasa berinovasi dan kreatif. Dengan inovasi ini kita mempersiapkan generasi kita untuk bersaing. Kalau karakter anak-anak sudah tumbuh, kita tidak khawatir lagi. Karena itu, gerakan ini harus secepatnya masif. Kita tidak bisa berleha-leha karena sudah memasuki era persaingan yang ketat,” jelasnya.

Baca juga  Pengurus Daerah HIMPAUDI Kubu Raya periode 2019-2023 dilantik

Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kabupaten Kubu Raya, Lugito, mengatakan adanya Peraturan Bupati Nomor 3 Tahun 2020 tentang Gerakan Membacakan menjadi penguat bagi Dinas Pendidikan untuk menerapkan hal itu di setiap satuan pendidikan SD dan SMP. Yang menjadi target adalah peserta didik kelas 4, 5, 6 SD dan 7, 8, 9 SMP.

Lugito berharap masifnya gerakan membacakan dapat berpengaruh besar terhadap perubahan pada angka usia sekolah.

“Selama ini usia sekolah kita baru 6,8 tahun, artinya rata-rata penduduk Kubu Raya baru kelas 1 SMP. Tapi kalau ini nanti bisa dilakukan, orang-orang yang selama ini tidak berpendidikan mungkin bisa ikut paket A, B, dan C, maka itu juga akan meningkatkan angka partisipasi masyarakat ke dalam dunia pendidikan,” ujarnya.

Lugito menegaskan, implementasi Gerakan Membacakan di sekolah-sekolah akan dievaluasi per triwulan. Di mana sekolah akan menyampaikan laporan ke Dinas.

“Sehingga bisa diketahui sekolah mana yang sudah dan mana yang belum,” terangnya.

Rio I Ariz

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Jelang Ramadan, Jokowi: Jaga Stok Pangan dan Stabilitas Harga

Jelang Ramadan, Jokowi: Jaga Stok Pangan dan Stabilitas Harga

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan
957 Guru SD dan SMP di Ketapang Disuntik Vaksin Sinovac

957 Guru SD dan SMP di Ketapang Disuntik Vaksin Sinovac

Headline   Kesehatan   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Pendidikan   Sorotan
Serah Terima Jenajah Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 ke Pihak Keluarga, Pj Sekda Ketapang: Kami Turut Berduka

Serah Terima Jenajah Korban Pesawat Sriwijaya Air SJ-182 ke Pihak Keluarga, Pj Sekda Ketapang: Kami Turut Berduka

Headline   Ketapang   Kilas Kalbar   News   Pelayanan Puplik   Sorotan
Pemkab Mempawah Sampaikan Progres Pembangunan dan Aspirasi Langsung ke Pusat

Pemkab Mempawah Sampaikan Progres Pembangunan dan Aspirasi Langsung ke Pusat

Headline   Kesehatan   Kilas Kalbar   Mempawah   Nasional   News   Pendidikan   Sorotan
Eksekutif-Legislatif Perlu Sinergis dan Harmonis Wujudkan Visi Kabupaten Mempawah

Eksekutif-Legislatif Perlu Sinergis dan Harmonis Wujudkan Visi Kabupaten Mempawah

Headline   Kilas Kalbar   Mempawah   News   Sospolhukam
Vito Berharap Hasil Maksimal di Swiss Open 2021

Vito Berharap Hasil Maksimal di Swiss Open 2021

Headline   Internasional   Kabar Arena   Nasional   News   Sport
Keluh Kesah Shin Tae-yong Usai Laga Timnas U-23 Vs Tira Persikabo Batal

Keluh Kesah Shin Tae-yong Usai Laga Timnas U-23 Vs Tira Persikabo Batal

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport
PSSI: Dampak Terhentinya Kompetisi Bisa Lebih Parah dari Sanksi FIFA

PSSI: Dampak Terhentinya Kompetisi Bisa Lebih Parah dari Sanksi FIFA

Headline   Nasional   News   Sepak Bola   Sport
Luhut: Bencana Alam Berpotensi Hilangkan PDB 0,10 Persen

Luhut: Bencana Alam Berpotensi Hilangkan PDB 0,10 Persen

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan
Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Ditargetkan 5 Persen

Pertumbuhan Ekonomi Indonesia Tahun Ini Ditargetkan 5 Persen

Ekonomi   Headline   Nasional   News   Sorotan

Greeting Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Ketapang

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X