banner 468x60

Pemkot Pontianak Akomodir Aspirasi Masyarakat Melalui Musrembang

Trigger Netmedia - 10 Februari 2020
Pemkot Pontianak Akomodir Aspirasi Masyarakat Melalui Musrembang
Musrembang. Pemkot Pontianak akomodir aspirasi masyarakat Pontianak Tenggara, Senin, 10/2/2020. - ()

triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak akan mengakomodir apa yang menjadi kebutuhan masyarakat yang disampaikan melalui Forum Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang). Sebab, Forum Musrenbang merupakan ajang untuk bermusyawarah berkaitan dengan skala prioritas pembangunan di wilayah tersebut.

Hal tersebut ditegaskan Wakil Wali Kota Pontiaak, Bahasan saat membuka Musrenbang Tingkat Kecamatan Pontianak Tenggara di Hotel Mercure Pontianak, Senin (10/2).

Melalui Musrenbang itu diharapkan dapat dimanfaatkan oleh seluruh pihak dengan sebaik-baiknya untuk memenuhi kepentingan masyarakat.

Dalam forum tersebut, Wakil asWali Kota Pontianak, bahasan menyatakan, dirinya tak ingin masyarakat masih ada yang beranggapan wilayahnya termarjinalkan seakan-akan tidak diakomodir oleh Pemkot Pontianak.

Baca juga  Pemkot Pontianak Dongkrak Pajak Daerah Tanpa Bebani Masyarakat

Menurutnya, dengan keterbatasan APBD Kota Pontianak, maka Pemkot Pontianak mengambil langkah berdasarkan skala prioritas. Untuk itu, penentuan skala prioritas tersebut, dibahas dalam Forum Musrenbang.

“Sehingga pembangunan di Kota Pontianak bisa berjalan dengan baik,” ujar Bahasan.

Semua pihak, imbau Bahasan, harus mensosialisasikan program yang telah dirumuskan dalam forum musrenbang karena dalam musrenbang sangat terbatas untuk mengakomodir usulan masyarakat.

Ia memastikan, Pemkot Pontianak bersama DPRD Kota Pontianak akan terus bersinergi sehingga persoalan pembangunan yang dihadapi bisa diselesaikan secara efektif.

Baca juga  620 KK di Siantan Hulu-Rusunawa Koyoso Terima CSR

“Antara pemerintah daerah dan DPRD itu seperti suami istri, sama-sama saling membutuhkan,” sebutnya.

Lebih lanjut, Wakil Wali Kota Pontianak, bahasan mengungkapkan, Pemkot Pontianak telah menekankan seluruh lurah dan camat untuk menginventarisir seluruh drainase yang ada di wilayahnya masing-masing.

Diharapkan tidak ada lagi masyarakat yang menutup saluran drainase. Karena Penutupan saluran drainase akan berdampak terjadinya genangan apalagi di saat curah hujan tinggi disertai pasang air laut.

“Ini menjadi PR kita semua, terutama Bappeda yang punya perencanaan untuk mencarikan solusi,” ujar Bahasan.

Jim I Ariz

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Greeting Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Ketapang

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X