banner 468x60

Menko Airlangga Ingatkan Stok Masker Tak Semuanya Dikirim ke China

Trigger Netmedia - 3 Februari 2020
Menko Airlangga Ingatkan Stok Masker Tak Semuanya Dikirim ke China
Airlangga Hartato. Net. - ()

triggernetmedia.com – Permintaan masker ke China melonjak drastis imbas wabah virus corona yang terus menyebar di wilayah tersebut. Berbagai negara pun berlomba-lomba mengirimkan stok maskernya ke China.

Meski demikian, Menteri Koordinator (Menko) Bidang Perekonomian Airlangga Hartarto mengingatkan, agar kuota masker untuk kebutuhan di dalam negeri diprioritaskan agar jangan sampai seluruh masker terserap ke China.

“Salah satu demand atau permintaan terhadap masker luar biasa, mengingat sampai tiga bulan ke depan seluruh produksi masker ini diserap oleh China,” ujar Menko Perekonomian Airlangga Hartarto di Jakarta, Senin (3/2).

Airlangga Hartarto mengatakan bahwa negara-negara seperti Indonesia tentunya juga harus menyiapkan kuota untuk kebutuhan di dalam negeri terlebih dahulu.

Baca juga  Polda Kalbar Ungkap Judi Dingdong Omset Rp 1,3 Miliar

“Jangan sampai nanti semuanya diserap dan untuk kebutuhan di dalam negeri tidak kebagian,” kata Airlangga Hartarto, dinukil laman suara.com.

Terkait dampak wabah Virus Corona terhadap perdagangan, menurut Airlangga, pemerintah masih melakukan assesment sampai minggu ini dan dalam waktu dekat rencananya Presiden Joko Widodo akan mengadakan rapat.

Menko Airlangga sangat berharap bahwa berdasarkan informasi China mengkarantina seluruh penduduknya sambil melihat upaya ini tidak terkontaminasi.

“Kita beruntung karena eskalasi geopolitik sudah mereda. Tentu kita berharap dengan meredanya eksalasi politik, dampak ekonomi dari Virus Corona ini terutama pasti yang terkait dengan industri pariwisata, maskapai dan semua orang membatalkan perjalanan karena semua orang khawatir pergi ke bandara,” ujar Airlangga.

Baca juga  Citra Anidya Kekasih Chef Juna Girang Dinyatakan Positif Covid-19

Penjualan masker meningkat pesat akibat merebaknya wabah Virus Corona dan penularannya yang dapat melalui antar manusia.

Menurut pedagang di Pasar Pramuka, Jakarta, penjualan masker mengalami peningkatan hingga tiga kali lipat dibanding hari biasa setelah wabah Virus Corona, sementara untuk masker jenis N95 telah langka di pasaran.

Sedangkan China sendiri, negara yang dilanda wabah Virus Corona membutuhkan sekitar 50-60 juta masker per hari dalam rangka mencegah penularan lebih luas di tengah-tengah masyarakatnya.

 

Sumber : Antara

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Greeting Pelantikan Bupati & Wakil Bupati Ketapang

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X