triggernetmedia.com – Sejak pukul 08.00 WIB pagi tadi lapangan Komando Distrik Militer (Kodim) 1207/Berdiri Sendiri, Jalan Gusti Sulung Lelanang, Kota Pontianak, Kalimantan Barat, mendadak ramai. Ratusan orang terpantau hadir di sana.
Mereka mengikuti pembukaan lomba Foto, Video dan Drone Kodim 1207/BS. Acara tersebut dalam rangka Hari juang TNI- AD.
Dalam kesempatan itu, Dandim 1207/Berdiri Sendiri Kolonel Armed Stefie Jantje Nuhujanan, mengapresiasi adanya kegiatan ini.
“Terima kasih untuk keikutsertaan para peserta dalam perlombaan memperebutkan Piala Dandim 1207/BS sekaligus memperkenalkan Kodim 1207/BS secara luas kepada segenap masyarakat,” kata Dandim 1207/Berdiri Sendiri Kolonel Armed Stefie Jantje, Senin (16/12).
Menurutnya Kodim 1207/BS sebagai bagian yang tidak terpisahkan dengan masyarakat Indonesia secara umum dan masyarakat Kalbar pada khususnya.
Ia menjelaskan, drone atau pesawat tanpa awak jadi benda fenomenal saat ini. Tak hanya jadi alat mengambil gambar atau liputan jurnalistik, kini drone mulai diperkenalkan Kegiatan lomba drone, foto dan video ini dilaksanakan oleh Kodim 1207/BS dalam rangka memperingati Hari Juang TNI-AD tahun 2019, dengan tema “Kodim 1207/BS Disiplin Profesional.
“Adapun tujuan diselenggarakannya Lomba Drone, Foto dan Video ini tentu saja tak hanya sekedar untuk unjuk kebolehan prestasi masing masing. Namun Iebih dari itu ajang lomba ini bertujuan untuk menggali potensi diri dalam menunjukan kualitas, kreatifltas dan prestasi yang dimilikinya,” kata Dandim 1207/Berdiri Sendiri Kolonel Armed Stefie Jantje Nuhujanan.
Dia menjelaskan, adanya penilaian dan kompetisi antar sesama dapat lebih memotivasi diri, yang semula hanya sekadar hobi, kedepam bisa menjadi suatu profesi yang profesional.
Meski demikian, digunakan sebagai salah satu ajang silaturahmi bagi sesama komunitas drone foto dan video di Wilayah Kalimantan Barat.
“Komunitas olahraga di Indonesia saat ini semakin berkembang termasuk dengan munculnya komunitas olahraga drone. Drone selain manfaatnya banyak tapi juga ada hal-hal perlu diperpertimbangkan, yakni aspek keamananan. Untuk menerbangkan pesawat tanpa awak itu harus memahami aturan penerbangan yang ada dan harus paham karakteristik dari drone itu sendiri,” jelas Dandim.
Tidak hanya itu, keamanan dan keselamatan drone serta pihak Iain harus menjadi prioritas. Ketika tika selesai melakukan penerbangan drone harus diperiksa sebelum melakukan penerbangan berikutnya.
“Foto dan video dari udara telah menjadi sisi Iain untuk menikmati sebuah destinasi. Seiring berkembangnya zaman dan teknologi semakin canggih, drone telah dapat membantu dalam pengambilan obyek gambar foto dan video. Namun dalam perlombaan disitulah orang umumnya akan tahu bagaimana sebenarnya mengoperasikan drone secara baik dengan berbagai rintangan yang dipersiapkan. menggali potensi diri dalam menunjukan kualitas, kreatifltas dan prestasi yang dimilikinya,” kata Dandim 1207/BS, Kolonel Armed Stefie Jantje Nuhujanan.
Rilis




