banner 468x60 banner 468x60

Kubu Raya Kembangkan 508 Unit Keramba Kepiting Bakau di Pesisir Padang Tikar

Trigger Netmedia - 22 Januari 2019
Kubu Raya Kembangkan 508 Unit Keramba Kepiting Bakau di Pesisir Padang Tikar
 - ()

PONTIANAK (triggernetmedia.com) – Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengapresiasi kerjasama antara Balai Besar Perikanan Budidaya Air Payau Jepara dengan Sahabat Masyarakat Pantai (SAMPAN) Kalimantan Barat.

Kerjasama pembangunan pembenihan kepiting bakau budidaya di Hutan Desa Bentang Pesisir Padang Tikar, Kubu Raya itu dituangkan dalam nota kesepahaman (MoU) dan ditandatangani di Hotel Ibis Pontianak, pada Selasa (22/1).

“Landasan ini diharapkan dapat segera dilaksanakan, sehingga program pengembangan budidaya kepiting bakau di Hutan Desa Bentang Pesisir Padang Tikar dapat berjalan dengan baik,” kata Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus.

Hutan Desa Bentang Pesisir, ungkap Hermanus, telah beberapa tahun yang lalu ditetapkan oleh Kementerian Kehutanan dan Lingkungan Hidup. Menurutnya, ada 10 desa yang tergabung dalam Bentang Pesisir Padang Tikar.

“Tindak lanjut inilah yang dilakukan, tinggal bagaimana keseriusan pemerintah pusat dan daerah untuk dapat memanfaatkan berbagai macam potensi yang ada di hutan desa, khususnya untuk dapat mengembangkan budidaya kepiting bakau di Bentang Pesisir Padang Tikar, Kubu Raya ini,” ujar Hermanus.

Hermanus mengatakan, budidaya kepiting bakau sangat potensial dan menjanjikan. Namun, produksi bibit alam tidak akan mampu memenuhi kebutuhan bibit. Sehingga pembibitan kepiting mutlak diperlukan.

Baca juga  Perkawinan Umat Konghucu Resmi Tercatat

“Melalui kerjasama pembangunan pembenihan kepiting bakau budidaya di Hutan Desa Bentang Pesisir Padang Tikar, dikatakan Hermanus, ke depan dapat diperoleh benih-benih kepiting bakau dalam jumlah yang besar,” harapnya.

Saat ini masyarakat yang tergabung dalam Kelompok Usaha Perhutanan Sosial (KUPS) Silvofishery Kepiting Bakau, yang difasilitasi SAMPAN telah berhasil memperoleh bantuan modal dari BLU Pusat Pembiayaan Produksi Kehutanan Kementerian LHK dalam bentuk kredit lunak untuk pengembangan budidaya. Nilainya mencapai Rp 19 miliar untuk tahap satu.

Dari 508 unit keramba silvofishery yang akan dibangun. Dengan rincian 1 orang 4 unit keramba. Total kebutuhan bibit sebesar 107 ton/bulan.

Kebutuhan bibit tentu masih relatif terbatas, apalagi produksi bibit alam memang tidak akan mampu memenuhi kebutuhan bibit. Namun, pembibitan kepiting menjadi mutlak dan diperlukan.

“Potensi-potensi di hutan desa wajib dioptimalkan. Jadi masyarakat tidak hanya diminta menjaga dan melestarikan hutan, namun juga bagaimana keberadaan hutan desa memberikan manfaat bagi warga,” kata Hermanus menegaskan.

Selain itu, Pemerintah Kabupaten Kubu Raya mengapresiasi kiprah SAMPAN dan sejumlah mitra jaringan lainnya yang telah berkontribusi memajukan pengembangan Hutan Desa Bentang Pesisir Padang Tikar.

Baca juga  Legislator Soroti Honorarium TKD Masih dibawah UMR

Wakil Bupati Kubu Raya, Hermanus pun menyatakan sepakat untuk menjaga hutan desa. Karena menurutnya kawasan hutan bakau adalah habitat tumbuh kembangnya kepiting, udang, bekantan, dan sebagainya.

“Karena itu selain dijaga juga ada langkah konkret untuk bagaimana membina dan mensejahterakan masyarakat. Apresiasi untuk pihak SAMPAN yang sudah perhatian pada pemberdayaan masyarakat berdasarkan potensi yang ada,” ucapnya.

Sementara, Direktur SAMPAN Kalimantan Barat, Dede Purwansyah mengatakan upaya fasilitasi masyarakat di Bentang Pesisir Padang Tikar untuk produktivitas kepiting bakau telah dilakukan pihaknya sejak 2017 lalu.

Dede menyebutkan, pengembangan melalui sistem budidaya silvofishery merupakan salah satu program strategis untuk pengembangan Hutan Desa Bentang Pesisir Padang Tikar periode 2018-2028. Menurutnya, pengembangan mempunyai tiga tujuan utama.

“Pertama, mengembangkan alternatif mata pencaharian masyarakat yang ramah lingkungan. Kedua, menjaga dan melestarikan hutan mangrove di Bentang Pesisir Padang Tikar. Dan ketiga, menciptakan rantai produksi-distribusi kepiting bakau dari sektor budidaya kepiting yang ramah lingkungan,” paparnya.

Pewarta : Rio / Humas Pemkab Kubu Raya
Editor : Arizbroadcaster

banner 468x60

Tinggalkan Komentar

Terkini

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Bukber dengan Menteri Sandiaga Uno, Wali Kota Pontianak Beberkan Sejumlah Potensi Wisata

Headline   Kilas Kalbar   Nasional   News   Pesona Nusantara
Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Satgas Covid-19 Sebut Kasus Virus Corona Naik Hingga 14 Persen

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan
Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Kepala BNPB Minta Ceramah Ramadhan Sisipkan Materi Covid-19

Headline   Kesehatan   Nasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

Mendagri Minta SDM Asal Papua Tak Melulu Diarahkan Jadi Pegawai Negeri

ASN   Headline   Nasional   News   Pelayanan Puplik   Sorotan   Sospolhukam
Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Kurangi Emisi, Pemerintah Targetkan Pemanfaatan Energi Baru Terbarukan 2035

Energi   Headline   Nasional   News   Technology
Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Menristek Sebut Lima Prioritas Riset Nasional Energi Baru dan Terbarukan

Energi   Headline   Nasional   News   Sorotan   Technology
Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Harga Mati UEFA: Main di ESL, Pemain Tak Boleh Tampil di Piala Dunia 2022

Headline   Internasional   News   Sepak Bola   Sorotan   Sport   Superliga
Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Ikuti Jejak Yamaha dan Honda, Suzuki Perpanjang Kontrak di MotoGP

Headline   Internasional   Kabar Arena   News   Otomotif   Sport
Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Lima Wanita Dibunuh dalam Seminggu, PM Swedia Ingatkan Femicide Meningkat

Headline   Internasional   News   Sorotan   Sospolhukam
Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Terungkap, Rahasia Air Zamzam Tak Pernah Habis Meski Berusia 4000 Tahun

Headline   Internasional   Maritim   News   Serba-serbi   Sorotan

SITE LOCATION REKLAME

Streaming triggernetmedia.com

Close Ads X