<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Islam Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/tag/islam/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/islam/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Fri, 06 Sep 2024 18:12:20 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.4</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Islam Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/tag/islam/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Konspirasi &#8216;Jihad Cinta&#8217; Bikin Ratusan Muslim di India Diusir</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/09/07/konspirasi-jihad-cinta-bikin-ratusan-muslim-di-india-diusir/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 06 Sep 2024 18:12:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Peristiwa]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# Muslim India]]></category>
		<category><![CDATA[India]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=117012</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Mohammad Salim, 36, seorang ayah dari tiga anak perempuan, mengingat dengan ngeri saat kampanye kebencian meledak pada Mei 2023 di Purola, sebuah kota kecil yang tenang di negara bagian Uttarakhand, India. Saat itu, toko pakaian milik Salim dijarah, memaksa keluarganya melarikan diri dan tinggal di akomodasi sederhana di Haridwar, sekitar 100 kilometer dari Purola. “Jika [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/09/07/konspirasi-jihad-cinta-bikin-ratusan-muslim-di-india-diusir/">Konspirasi &#8216;Jihad Cinta&#8217; Bikin Ratusan Muslim di India Diusir</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Mohammad Salim, 36, seorang ayah dari tiga anak perempuan, mengingat dengan ngeri saat kampanye kebencian meledak pada Mei 2023 di Purola, sebuah kota kecil yang tenang di negara bagian Uttarakhand, <a href="https://www.suara.com/tag/india">India</a>.</p>
<p>Saat itu, toko pakaian milik Salim dijarah, memaksa keluarganya melarikan diri dan tinggal di akomodasi sederhana di Haridwar, sekitar 100 kilometer dari Purola.</p>
<p>“Jika saya tidak melarikan diri hari itu, mereka akan membunuh saya bersama keluarga saya,” ungkapnya.</p>
<p>Sementara Salim berjuang untuk bertahan hidup, Rakesh Tomar, seorang aktivis nasionalis Hindu, justru merayakan pengusiran Muslim dari Purola.</p>
<p>“Uttarakhand adalah tanah suci bagi umat Hindu,” katanya.</p>
<p>Dia meyakini bahwa Muslim adalah ancaman bagi keyakinan dan tanahnya.</p>
<p>Kebencian terhadap Muslim di Uttarakhand meningkat tajam, terutama dipicu oleh teori konspirasi tentang “jihad cinta”, tuduhan bahwa pria Muslim berusaha memikat wanita Hindu untuk mengislamkan mereka.</p>
<p>Konspirasi ini disebarkan oleh aktivis seperti Tomar, yang mendukung Partai Bharatiya Janata (BJP), partai nasionalis Hindu yang dipimpin oleh Perdana Menteri Narendra Modi.</p>
<p>Pada tahun lalu, serangan terhadap komunitas Muslim di Purola didahului oleh kampanye poster yang menuntut pengusiran mereka. Dari sekitar 10.000 penduduk Purola, hanya sekitar 500 orang Muslim, namun mereka dipaksa pergi, termasuk Salim yang kehilangan aset bernilai sekitar $60.000 akibat penjarahan.</p>
<p>Pada tahun lalu, serangan terhadap komunitas Muslim di Purola didahului oleh kampanye poster yang menuntut pengusiran mereka. Dari sekitar 10.000 penduduk Purola, hanya sekitar 500 orang Muslim, namun mereka dipaksa pergi, termasuk Salim yang kehilangan aset bernilai sekitar $60.000 akibat penjarahan.</p>
<p>Indresh Maikhuri, seorang aktivis Hindu, memperingatkan bahwa perpecahan ini akan membawa konsekuensi yang mengerikan bagi masyarakat.</p>
<p>Bagi Salim, mimpi tentang kembali ke tanah kelahirannya masih hidup.</p>
<p>“Ini adalah tanah airku. Ke mana lagi aku harus pergi?” katanya, penuh harapan meski masih dihadapkan pada ketidakpastian.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p> </p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/09/07/konspirasi-jihad-cinta-bikin-ratusan-muslim-di-india-diusir/">Konspirasi &#8216;Jihad Cinta&#8217; Bikin Ratusan Muslim di India Diusir</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Mengapa Tajikistan Melarang Hijab dan Jenggot? Ini Alasan Negara Mayoritas Muslim Malah Batasi Tradisi Islam</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/07/01/mengapa-tajikistan-melarang-hijab-dan-jenggot-ini-alasan-negara-mayoritas-muslim-malah-batasi-tradisi-islam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 30 Jun 2024 17:14:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[# jenggot]]></category>
		<category><![CDATA[Hijab]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Muslim]]></category>
		<category><![CDATA[tajikistan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=113843</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Tajikistan baru saja mengesahkan undang-undang yang melarang wanita memakai hijab dalam kehidupan sehari-hari. Keputusan ini membuat banyak orang bertanya-tanya, mengapa Tajikistan melarang hijab? Undang-undang yang disetujui oleh majelis tinggi parlemen Majlisi Milli pada hari Kamis lalu, dengan tegas melarang penggunaan “pakaian asing” termasuk hijab, maupun penutup kepala lainnya yang dikenakan oleh wanita Muslim. Seiring dengan itu, warga Tajikistan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/07/01/mengapa-tajikistan-melarang-hijab-dan-jenggot-ini-alasan-negara-mayoritas-muslim-malah-batasi-tradisi-islam/">Mengapa Tajikistan Melarang Hijab dan Jenggot? Ini Alasan Negara Mayoritas Muslim Malah Batasi Tradisi Islam</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><a href="https://www.suara.com/tag/tajikistan">Tajikistan</a> baru saja mengesahkan undang-undang yang melarang wanita memakai <a href="https://www.suara.com/tag/hijab">hijab</a> dalam kehidupan sehari-hari. Keputusan ini membuat banyak orang bertanya-tanya, mengapa Tajikistan melarang hijab?</p>
<p>Undang-undang yang disetujui oleh majelis tinggi parlemen Majlisi Milli pada hari Kamis lalu, dengan tegas melarang penggunaan “pakaian asing” termasuk hijab, maupun penutup kepala lainnya yang dikenakan oleh wanita <a href="https://www.suara.com/tag/muslim">Muslim</a>. Seiring dengan itu, warga Tajikistan dianjurkan untuk memakai pakaian nasional Tajikistan.</p>
<p>Adapun ancaman bagi mereka yang melanggar undang-undang ini akan didenda dengan jumlah mulai dari 7.920 somoni Tajikistan (hampir €700) untuk warga masyarakat lokal, 54.000 somoni (€4.694) untuk pejabat pemerintah serta 57.600 somoni (sekitar €5.000) untuk para tokoh agama.</p>
<p><strong>Agama Mayoritas di Tajikistan</strong></p>
<p>Sebelum mengetahui agama mayoritas di Tajikistan, mari mengenal etnis Tajik terlebih dahulu. Merangkum dari berbagai sumber, Tajik merujuk pada etnis kuno yang tersebar di bagian Asia Tengah, paling banyak ada di Tajikistan dan Afghanistan.</p>
<p>Suku Tajik banyak yang berbahasa Persia dan mempunyai ciri mirip seperti ras Kaukasus, yaitu berhidung mancung, berkulit putih, hingga bermata lebar.</p>
<p>Larangan penggunaan hijab tentu sangat kontras dengan agama mayoritas Tajikistan yang memeluk agama <a href="https://www.suara.com/tag/islam">Islam</a> alias Muslim sebagai kepercayaannya. Kebanyakan muslim disana menganut mazhab Sunni Hanafi dan Syiah Ismaili.</p>
<p>Sebagai mayoritas penduduk di Tajikistan, orang-orang Tajik mempunyai kebudayaan yang tak lepas dari Uni Soviet. Tajikistan sendiri merupakan salah satu negara pecahan Uni Soviet.</p>
<p><strong>Alasan Melarang Pakai Hijab di Tajikistan</strong></p>
<p>Pemerintah Tajikistan mengesahkan undang-undang yang melarang pemakaian jilbab, yang terbaru dari serangkaian 35 tindakan tentang agama, dengan alasan “melindungi nilai-nilai budaya nasional” serta “mencegah takhayul dan ekstremisme”.</p>
<p>Lebih lanjut, melalui situs resminya, Presiden Tajikistan juga mengungkapkan  bahwa aturan ini diberlakukan demi melindungi nilai-nilai asli budaya nasional, mencegah tahayul serta prasangka hingga mencegah pemborosan dalam pengadaan suatu perayaan dan upacara.</p>
<p><strong>Larangan Tradisi Muslim di Tajikistan</strong></p>
<p>Selain laragan berhijab, ada pula beberapa larangan tradisi muslim lainnya yang diberlakukan di Tajikistan. Simak selengkapnya berikut ini.</p>
<p><strong>1. Pria Dilarang Memanjangkan <a href="https://www.suara.com/tag/jenggot">Jenggot</a></strong></p>
<p>Berdasarkan laporan BBC pada 21 Januari 2016 silam, seorang pria di Tajikistan diminta untuk mencukur jenggotnya. Dijelaskan bahwa, langkah ini untuk menangkal paham Islam radikal.</p>
<p>Selain itu, larangan ini juga disebut sebagai upaya untuk mengatasi yang mereka sebut ‘pengaruh asing’. Pada tahun 2016 lalu setidaknya hampir 13.000 pria di Tajikistan terpaksa mencukur jenggotnya.</p>
<p><strong>2. Larangan Mengenakan Pakaian Muslim</strong></p>
<p>Seperti yang sudah dibahas sebelumnya, pemerintah Tajikistan melarang warga negaranya untuk memakai pakaian muslim. Presiden Tajikistan memgungkapkan, larangan mengenakan atribut muslim ini dilakukan sebagai upaya untuk melindungi nilai-nilai budaya nasional dan mencegah tahayul hingga ekstremisme.</p>
<p>Dalam kurun waktu beberapa tahun terakhir, Tajikistan juga telah memperketat larangan warganya untuk memakai pakaian dan atribut keagamaan terutama pakaian muslim. Hal ini berlaku di sekolah-sekolah hingga beberapa tempat kerja.</p>
<p><strong>3. Larangan Tradisi Idul Fitri dan Idul Adha</strong></p>
<p>Tradisi Idul Fitri dan Idul Adha juga dilarang di Tajikistan. Bahkan undang-undang terbaru melarang masyarakat muslim Tajikistan yang dikenal dengan ‘iydgardak’ yang berlangsung ketika Hari Raya Idul Fitri, di mana anak-anak mengunjungi rumah-rumah untuk memperoleh uang saku.</p>
<p><strong>4. Anak di bawah 18 Tahun Dilarang Masuk Masjid</strong></p>
<p>Melansir dari laman Centre For Eastern Studies, Tajikistan melarang anak-anak berusia di bawah 18 tahun untuk memasuki masjid kecuali pada hari raya keagamaan. Bila melanggar aturan ini, maka orang tua akan dikenakan sanksi.</p>
<p><strong>5. Penutupan Ribuan Masjid dalam Setahun</strong></p>
<p>Euro News mengabarkan, bahwa Tajikistan setidaknya telahbmenutup hampir dua ribu masjid pada 2017 lalu. Pemerintah meyakini bahwa langkah penutupan ini dilakukan atas permintaan warga setempat.</p>
<p>Pada awal tahun 2018, Komite Negara Urusan Agama dan Peraturan Tradisi, Upacara dan Ritual Tajikistan menyebut sebanyak 1.938 masjid telah ditutup paksa lalu diubah menjadi fungsi sekuler. Meski begitu, pembela hak asasi manusia, Faiznisso Vokhidova menyatakan bahwa masjid-masjid itu ilegal.</p>
<p><strong>6. Mengubah Masjid Menjadi Kedai Teh</strong></p>
<p>Dilaporkam Asia News, penutupan ribuan masjid yang belum mendapat izin dari pihak berwenang selanjutnya diubah menjadi kedai teh. Komite Urusan Agama Tajikistan menyatakan sekitar 2 ribu masjid ilegal telah diubah menjadi kedai teh, pusat kebudayaan, tempat pangkas rambut, klinik medis hingga taman kanak-kanak.</p>
<p>Hingga kini setiap tahun, ratusan tempat ibadah umat Islam yang tidak terdaftar ditutup paksa. Sesuai peraturan undang-undang Tajikistan, meski tanggung jawab pembangunan masjid ada di tangan masyarakat, kendali utama terhadap bangunan dan kegiatan yang terjadi di dalamnya menjadi wewenang pemerintah.</p>
<p><strong>Sumber: Suara.com</strong></p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/07/01/mengapa-tajikistan-melarang-hijab-dan-jenggot-ini-alasan-negara-mayoritas-muslim-malah-batasi-tradisi-islam/">Mengapa Tajikistan Melarang Hijab dan Jenggot? Ini Alasan Negara Mayoritas Muslim Malah Batasi Tradisi Islam</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Amalan Sholat Tasbih: Sarana Menggapai Malam Lailatul Qadar</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/04/06/amalan-sholat-tasbih-sarana-menggapai-malam-lailatul-qadar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 06 Apr 2024 05:21:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Comunity]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[# ibadah]]></category>
		<category><![CDATA[#AmalanSunah]]></category>
		<category><![CDATA[#LailatulQadar]]></category>
		<category><![CDATA[#serbaserbi]]></category>
		<category><![CDATA[#SholatTasbih]]></category>
		<category><![CDATA[doa]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[ramadhan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=109221</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Amalan yang dianjurkan untuk meraih malam Lailatul Qadar adalah sholat tasbih. Sholat tasbih merupakan salah satu salat sunah yang banyak menggunakan bacaan tasbih, yaitu bacaan pujian untuk Allah SWT. Ini juga merupakan amalan yang dianjurkan untuk dilakukan selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan. Keyakinan bahwa sholat tasbih bisa digunakan sebagai sarana ibadah untuk [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/04/06/amalan-sholat-tasbih-sarana-menggapai-malam-lailatul-qadar/">Amalan Sholat Tasbih: Sarana Menggapai Malam Lailatul Qadar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com –</strong> Amalan yang dianjurkan untuk meraih malam Lailatul Qadar adalah sholat tasbih.</p>
<p>Sholat tasbih merupakan salah satu salat sunah yang banyak menggunakan bacaan tasbih, yaitu bacaan pujian untuk Allah SWT.</p>
<p>Ini juga merupakan amalan yang dianjurkan untuk dilakukan selama 10 hari terakhir bulan Ramadhan.</p>
<p>Keyakinan bahwa sholat tasbih bisa digunakan sebagai sarana ibadah untuk menggapai Lailatul Qadar berasal dari riwayat Abu Dawud.</p>
<p>Disebutkan bahwa Nabi Muhammad SAW telah mengajarkan pamannya, Abbas bin Abdul Muthalib, untuk melaksanakan sholat tasbih.</p>
<p>Tak ada waktu khusus yang dianjurkan untuk melaksanakan sholat tasbih. Kapan saja bisa dilakukan, selama bukan waktu yang dilarang untuk menggelar salat.</p>
<h4>Niat Sholat Tasbih</h4>
<p>Sebelum mengetahui tata caranya, penting untuk mengetahui bacaan niat sholat tasbih:</p>
<p><strong>Bacaan niat salat Tasbih:</strong> “Aku berniat salat sunah Tasbih empat rakaat karena Allah ta’ala.”</p>
<h4>Tata Cara Sholat Tasbih</h4>
<p>Sholat tasbih terdiri atas empat rakaat, di dalamnya terdapat 300 kali bacaan tasbih yang bisa dilafalkan. Berikut ini bacaan tasbih yang dilakukan dalam sholat tasbih:</p>
<p><strong>Bacaan tasbih:</strong> “Maha Suci Allah, segala puji bagi Allah, dan tiada Tuhan selain Allah, dan Allah Maha Besar.”</p>
<p>Berikut ini tata cara sholat tasbih yang bisa dipraktikkan:</p>
<ol>
<li>Membaca niat dan takbiratul ihram</li>
<li>Membaca surat Al-Fatihah dan surat pendek Al-Qur’an</li>
<li>Membaca tasbih 15 kali sebelum rukuk</li>
<li>Rukuk dan membaca tasbih 10 kali</li>
<li>Iktidal dan membaca tasbih 10 kali</li>
<li>Sujud pertama dan membaca tasbih 10 kali</li>
<li>Duduk di antara dua sujud dan membaca tasbih 10 kali</li>
<li>Sujud kedua dan membaca tasbih 10 kali</li>
<li>Setelah sujud kedua, duduk istirahat atau tumakninah dengan membaca tasbih 10 kali</li>
<li>Ulangi tata cara yang sama hingga rakaat keempat</li>
<li>Pada rakaat keempat, akhiri dengan duduk tahiyat akhir dan salam</li>
</ol>
<p>Itulah niat dan tata cara sholat tasbih yang bisa dilakukan untuk menggapai malam Lailatul Qadar di sepuluh hari terakhir Ramadhan. Semoga bermanfaat.</p>
<p>sumber: cnnindonesia.com</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/04/06/amalan-sholat-tasbih-sarana-menggapai-malam-lailatul-qadar/">Amalan Sholat Tasbih: Sarana Menggapai Malam Lailatul Qadar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Nuzulul Quran: Peringatan Sejarah dan Keutamaan Malam Turunnya Al-Quran</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/03/21/nuzulul-quran-peringatan-sejarah-dan-keutamaan-malam-turunnya-al-quran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 21 Mar 2024 09:15:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Comunity]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[#KeutamaanAlQuran]]></category>
		<category><![CDATA[#Malam17Ramadan]]></category>
		<category><![CDATA[#NuzululQuran]]></category>
		<category><![CDATA[#PeringatanKeagamaan]]></category>
		<category><![CDATA[#SejarahIslam]]></category>
		<category><![CDATA[#UmatIslam]]></category>
		<category><![CDATA[#WahyuPertama]]></category>
		<category><![CDATA[Alquran]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Rasulullah]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=108561</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pada malam yang penuh berkah, umat Muslim di seluruh dunia merayakan peristiwa penting dalam sejarah agama Islam, yakni Nuzulul Quran. Malam yang dipercayai sebagai malam turunnya Al-Quran, kitab suci umat Islam, memiliki keistimewaan yang mendalam bagi umat Muslim. Peringatan ini merupakan momen bersejarah ketika Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertamanya dari Allah SWT, yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/03/21/nuzulul-quran-peringatan-sejarah-dan-keutamaan-malam-turunnya-al-quran/">Nuzulul Quran: Peringatan Sejarah dan Keutamaan Malam Turunnya Al-Quran</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pada malam yang penuh berkah, umat Muslim di seluruh dunia merayakan peristiwa penting dalam sejarah agama Islam, yakni Nuzulul Quran.</p>
<p>Malam yang dipercayai sebagai malam turunnya Al-Quran, kitab suci umat Islam, memiliki keistimewaan yang mendalam bagi umat Muslim.</p>
<p>Peringatan ini merupakan momen bersejarah ketika Nabi Muhammad SAW menerima wahyu pertamanya dari Allah SWT, yang kemudian diturunkan melalui perantara Malaikat Jibril.</p>
<p>Wahyu tersebut, surah Al-Alaq ayat 1-5, menjadi awal dari penyampaian wahyu yang meliputi petunjuk dan ajaran bagi umat manusia.</p>
<p>Sejarah Nuzulul Quran menghadirkan momen yang penuh makna bagi umat Islam.</p>
<p>Pada usia 40 tahun, Nabi Muhammad SAW melakukan uzlah di Gua Hira, menjauh dari keramaian untuk merenungkan makna kehidupan dan ruang batinnya.</p>
<p>Dalam kesendirian itu, Allah SWT memuliakan Nabi Muhammad dengan menerima wahyu sebagai utusan terakhir-Nya.</p>
<p>Malam Nuzulul Quran, yang diperingati pada malam 17 Ramadan, menunjukkan kekuatan hati Nabi Muhammad dan para sahabat dalam menyebarkan dakwah Islam.</p>
<p>Nuzulul Quran bukan hanya momen bersejarah dalam kehidupan Nabi, tetapi juga menjadi tonggak penting dalam perjalanan umat Islam menuju kesempurnaan agama.</p>
<p>Keutamaan malam turunnya Al-Quran adalah sebagai berikut:</p>
<ol>
<li><strong>Malam Turunnya Al-Quran</strong>: Malam Nuzulul Quran merupakan malam turunnya Al-Quran, kitab suci yang memberikan petunjuk bagi umat manusia. Turunnya Al-Quran pada malam tersebut menunjukkan keistimewaan dan keberkahan yang tak terhingga.</li>
<li><strong>Diturunkannya Wahyu Pertama</strong>: Wahyu pertama yang diturunkan kepada Nabi Muhammad, yakni surah Al-Alaq ayat 1-5, menjadi titik awal dari penyebaran ajaran Islam. Momen ini menandai dimulainya risalah kenabian Nabi Muhammad SAW.</li>
<li><strong>Diangkatnya Nabi Muhammad Sebagai Rasulullah</strong>: Setelah menerima wahyu pertama, Nabi Muhammad diangkat sebagai Rasulullah, utusan Allah yang membawa ajaran Islam kepada umat manusia. Kedatangan beliau sebagai Nabi terakhir menandakan kedermawanan Allah kepada umat manusia.</li>
</ol>
<p>Peringatan Nuzulul Quran mengajak umat Islam untuk merenungkan makna dan pesan yang terkandung dalam Al-Quran.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/03/21/nuzulul-quran-peringatan-sejarah-dan-keutamaan-malam-turunnya-al-quran/">Nuzulul Quran: Peringatan Sejarah dan Keutamaan Malam Turunnya Al-Quran</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pandangan Ulama Mengenai Menyikat Gigi Saat Berpuasa</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/03/15/pandangan-ulama-mengenai-menyikat-gigi-saat-berpuasa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 09:39:56 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Comunity]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Tips]]></category>
		<category><![CDATA[#HukumAgama]]></category>
		<category><![CDATA[#MenyikatGigi]]></category>
		<category><![CDATA[#PandanganUlama]]></category>
		<category><![CDATA[#PuasaRamadan]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=108234</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat Islam sering kali bingung mengenai hukum menyikat gigi. Pertanyaan mengenai apakah menyikat gigi membatalkan puasa atau tidak sering kali muncul, dan pandangan ulama pun beragam. Menurut hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, umat Islam diminta untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi saat [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/03/15/pandangan-ulama-mengenai-menyikat-gigi-saat-berpuasa/">Pandangan Ulama Mengenai Menyikat Gigi Saat Berpuasa</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Dalam menjalankan ibadah puasa Ramadan, umat Islam sering kali bingung mengenai hukum menyikat gigi.</p>
<p>Pertanyaan mengenai apakah menyikat gigi membatalkan puasa atau tidak sering kali muncul, dan pandangan ulama pun beragam.</p>
<p>Menurut hadis Nabi Muhammad SAW yang diriwayatkan oleh Imam Bukhari dan Muslim, umat Islam diminta untuk menjaga kesehatan mulut dan gigi saat berpuasa.</p>
<p>Rasulullah SAW bersabda, “Apabila salah seorang dari kamu berpuasa, janganlah ia berkumur-kumur dan beristinsyaq (menghirup air ke dalam hidung) berlebih-lebihan, dan jika ia diperintahkan untuk beristinsyaq, hendaknya ia beristinsyaq dengan ringan.”</p>
<p>Prinsip kesehatan dalam Islam juga menekankan pentingnya menjaga kebersihan tubuh, termasuk kebersihan mulut dan gigi.</p>
<p>Mayoritas ulama sepakat bahwa menyikat gigi dengan pasta gigi atau sikat gigi yang tidak menghasilkan banyak air tidak membatalkan puasa. Namun, terdapat perbedaan pendapat terkait penggunaan pasta gigi yang berbusa.</p>
<p>Beberapa ulama berpendapat bahwa penggunaan pasta gigi yang berbusa tidak membatalkan puasa, selama seseorang berhati-hati untuk tidak menelan pasta gigi yang berlebihan.</p>
<p>Namun, ada juga pendapat yang lebih berhati-hati, menyarankan untuk menghindari penggunaan pasta gigi yang berbusa selama siang hari saat berpuasa untuk menghindari ketidakpastian.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/03/15/pandangan-ulama-mengenai-menyikat-gigi-saat-berpuasa/">Pandangan Ulama Mengenai Menyikat Gigi Saat Berpuasa</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kisah Inspiratif Dian Sastro dalam Mencari Makna Hidup</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/03/15/kisah-inspiratif-dian-sastro-dalam-mencari-makna-hidup/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 15 Mar 2024 08:26:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Infotainment]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[# Katolik]]></category>
		<category><![CDATA[# Mualaf]]></category>
		<category><![CDATA[#BahasaArab]]></category>
		<category><![CDATA[#Budha]]></category>
		<category><![CDATA[#DianSastro]]></category>
		<category><![CDATA[#HidupBeragama]]></category>
		<category><![CDATA[#KeyakinanAgama]]></category>
		<category><![CDATA[#Pengajian]]></category>
		<category><![CDATA[#PerjalananSpiritual]]></category>
		<category><![CDATA[aktor]]></category>
		<category><![CDATA[Artis]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[podcast]]></category>
		<category><![CDATA[Ulama]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=108218</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Dalam sebuah perjalanan spiritual yang panjang, artis Dian Sastro membagikan kisahnya tentang perjalanan menuju Islam pada usia 21 tahun. Dibesarkan dalam keluarga dengan latar belakang agama Katolik dari sang ibu dan Budha dari mendiang ayahnya, Dian merenungkan tujuan hidupnya dan mempertanyakan keyakinan agamanya. Cerita yang dibagikannya dalam sebuah podcast bersama Deni Sumargo, Dian [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/03/15/kisah-inspiratif-dian-sastro-dalam-mencari-makna-hidup/">Kisah Inspiratif Dian Sastro dalam Mencari Makna Hidup</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Dalam sebuah perjalanan spiritual yang panjang, artis Dian Sastro membagikan kisahnya tentang perjalanan menuju Islam pada usia 21 tahun.</p>
<p>Dibesarkan dalam keluarga dengan latar belakang agama Katolik dari sang ibu dan Budha dari mendiang ayahnya, Dian merenungkan tujuan hidupnya dan mempertanyakan keyakinan agamanya.</p>
<p>Cerita yang dibagikannya dalam sebuah podcast bersama Deni Sumargo, Dian menceritakan bahwa dia telah mencari jawaban atas pertanyaan-pertanyaan filsafatnya dengan mempelajari berbagai agama, termasuk Budha dan Hindu.</p>
<p>Namun, rasa penasaran itu belum terjawab dengan jelas.</p>
<p>Perubahan besar dalam hidupnya datang ketika Dian diajak oleh seorang tantenya yang beragama Islam untuk menghadiri sebuah acara pengajian.</p>
<p>Di sana, dia mendengarkan ceramah dari seorang Ustaz yang berhasil memberikan jawaban atas sebagian besar pertanyaan-pertanyaan filosofisnya.</p>
<p>Dengan dibimbing oleh seorang ulama yang dikenal sebagai Ustaz Ramat, Dian mulai belajar tentang Islam dengan sungguh-sungguh.</p>
<p>Langkah pertamanya dalam memeluk agama Islam adalah dengan menghafalkan surat Al Fatihah, sebuah langkah yang tidak mudah baginya, terutama karena penggunaan bahasa Arab yang belum dikuasainya.</p>
<p>Sebagai seorang aktor yang terbiasa menghafal naskah, Dian menggunakan metode yang sama untuk memudahkan dirinya dalam menghafal surat tersebut.</p>
<p>Selain membaca huruf Arab, Dian juga memaknai arti latin dari setiap kata dalam surat Al Fatihah. Menurutnya, pemahaman arti dari setiap kata memungkinkannya untuk lebih mendalam dalam menjiwai ibadahnya.</p>
<p>Dian mengungkapkan bahwa metode ini juga digunakannya dalam menghafal naskah film, di mana pemahaman karakter yang mendalam diperlukan untuk dapat memerankan setiap peran dengan baik.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/03/15/kisah-inspiratif-dian-sastro-dalam-mencari-makna-hidup/">Kisah Inspiratif Dian Sastro dalam Mencari Makna Hidup</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Vape dan Rokok Dikategorikan sebagai Hal yang Membatalkan Puasa, MUI Beri Penjelasan Penting</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2024/03/14/vape-dan-rokok-dikategorikan-sebagai-hal-yang-membatalkan-puasa-mui-beri-penjelasan-penting/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Thu, 14 Mar 2024 09:15:42 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Comunity]]></category>
		<category><![CDATA[Education]]></category>
		<category><![CDATA[Konsultasi]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[# Merokok]]></category>
		<category><![CDATA[#HukumIslam]]></category>
		<category><![CDATA[#KetentuanPuasa]]></category>
		<category><![CDATA[#Vape]]></category>
		<category><![CDATA[Agama]]></category>
		<category><![CDATA[Fatwa]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[MUI]]></category>
		<category><![CDATA[Puasa]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=108174</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammad Ziyad, mengungkapkan bahwa merokok atau mengisap vape dapat membatalkan puasa seseorang. Pernyataan ini didasarkan pada kategorisasi dalam istilah syurbud dukhan, yang artinya adalah mengisap atau meminum asap. Dalam penjelasannya, Ziyad menyatakan bahwa aktivitas merokok atau vaping, yang melibatkan pengisapan asap melalui mulut dan pengembusannya, termasuk dalam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/03/14/vape-dan-rokok-dikategorikan-sebagai-hal-yang-membatalkan-puasa-mui-beri-penjelasan-penting/">Vape dan Rokok Dikategorikan sebagai Hal yang Membatalkan Puasa, MUI Beri Penjelasan Penting</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Wakil Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI), Muhammad Ziyad, mengungkapkan bahwa merokok atau mengisap vape dapat membatalkan puasa seseorang.</p>
<p>Pernyataan ini didasarkan pada kategorisasi dalam istilah syurbud dukhan, yang artinya adalah mengisap atau meminum asap.</p>
<p>Dalam penjelasannya, Ziyad menyatakan bahwa aktivitas merokok atau vaping, yang melibatkan pengisapan asap melalui mulut dan pengembusannya, termasuk dalam kategori yang dapat membatalkan puasa.</p>
<p>Hal ini karena masuknya asap ke dalam tubuh melalui lubang mulut atau hidung, yang dianggap sebagai tindakan memasukkan sesuatu ke dalam tubuh secara sengaja.</p>
<p>Menurutnya, vape juga memiliki rasa yang akan menempel pada indra perasa lidah dan masuk ke dalam kerongkongan saat diisap, sehingga dapat mempengaruhi keabsahan puasa seseorang.</p>
<p>Ziyad juga menjelaskan perbedaan antara menghirup asap secara tidak sengaja dengan sengaja.</p>
<p>Menghirup asap dari orang lain atau menjadi perokok pasif tidak termasuk dalam kategori yang membatalkan puasa.</p>
<p>Dalam konteks Islam, terdapat beberapa hal yang dapat membatalkan puasa selain merokok atau vaping, seperti memasukkan benda ke dalam lubang tubuh secara sengaja, berhubungan badan antara suami istri, dan muntah yang dilakukan secara sengaja.</p>
<p>Selain menjelaskan hal tersebut, Ziyad juga menyampaikan bahwa dalam Islam, terdapat kewajiban untuk mengganti puasa yang batal di luar bulan Ramadan, serta denda atau kafarat yang harus dibayarkan bagi pelanggaran tertentu.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2024/03/14/vape-dan-rokok-dikategorikan-sebagai-hal-yang-membatalkan-puasa-mui-beri-penjelasan-penting/">Vape dan Rokok Dikategorikan sebagai Hal yang Membatalkan Puasa, MUI Beri Penjelasan Penting</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Seruan Boikot Produk Pro Israel Makin Ramai, Bagaimana Menurut Hukum Islam?</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2023/11/01/seruan-boikot-produk-pro-israel-makin-ramai-bagaimana-menurut-hukum-islam/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Tue, 31 Oct 2023 18:50:49 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Artikel]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[Literasi]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# boikot]]></category>
		<category><![CDATA[# hukum Islam]]></category>
		<category><![CDATA[# produk]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Israel]]></category>
		<category><![CDATA[Palestina]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=102049</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Publik kini tengah gencar-gencarnya menyerukan aksi boikot produk pro Israel yang kerap ditemukan di pasaran sehari-hari. Aksi tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap aksi Israel terhadap Gaza sekaligus bentuk mendukung rakyat Palestina yang tengah diserang. Publik terutama umat Muslim sontak bertanya, apakah aksi boikot produk Israel sejalan dengan hukum Islam? Berikut pendapat para ulama hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI).   Ustaz Khalid Basalamah: [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2023/11/01/seruan-boikot-produk-pro-israel-makin-ramai-bagaimana-menurut-hukum-islam/">Seruan Boikot Produk Pro Israel Makin Ramai, Bagaimana Menurut Hukum Islam?</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Publik kini tengah gencar-gencarnya menyerukan aksi <a href="https://www.suara.com/tag/boikot">boikot</a> <a href="https://www.suara.com/tag/produk">produk</a> pro <a href="https://www.suara.com/tag/israel">Israel</a> yang kerap ditemukan di pasaran sehari-hari. Aksi tersebut sebagai bentuk perlawanan terhadap aksi Israel terhadap Gaza sekaligus bentuk mendukung rakyat <a href="https://www.suara.com/tag/palestina">Palestina</a> yang tengah diserang.</p>
<p>Publik terutama umat Muslim sontak bertanya, apakah aksi boikot produk Israel sejalan dengan <a href="https://www.suara.com/tag/hukum-islam">hukum Islam</a>?</p>
<p>Berikut pendapat para ulama hingga Majelis Ulama Indonesia (MUI).</p>
<p> </p>
<p><strong>Ustaz Khalid Basalamah: Boleh, tapi jika begini</strong></p>
<p>Agamawan kondang ustaz Khalid Basalamah menjawab pertanyaan yang dilontarkan oleh audiens dalam video YouTube Senin (9/10/2023).</p>
<p>Ustaz Basalamah menjawab bahwa melakukan boikot terhadap produk Israel adalah aksi yang ideal.</p>
<p>Namun, tidak bisa serta merta memberikan cap haram terhadap produk meskipun diproduksi oleh Israel selama produk tersebut memenuhi syarat halal.</p>
<p>Ia juga menjelaskan bahwa tidak seluruh dana yang diterima dari penjualan produk dipakai untuk mendukung penyerangan terhadap Palestina atau tidak.</p>
<p>Lebih lanjut, Khalid Basalamah menganjurkan memilih alternatif produk di luar produksi Israel ketika umat bisa memproduksinya.</p>
<p> </p>
<p><strong>MUI angkat bicara</strong></p>
<p>Sekretaris Komisi Fatwa MUI, KH Miftahul Huda dalam keterangannya, Minggu (15/10/2023) mengatakan boikot kembali ke pilihan masing-masing konsumen.</p>
<p>Namun, Kiai Huda melihat bahwa boikot merupakan upaya melawan penyerangan Israel. Bagi sang kiai, perlawanan dengan cara boikot adalah perlawanan tanpa senjata yang bisa dilakukan untuk mendukung Palestina.</p>
<p>Terpisah, Ketua Lembaga Hubungan dan Kerja Sama Internasional Pimpinan Pusat Muhammadiyah, Imam Addaruqutni melihat aksi boikot produk Israel akan lebih tepat dilakukan dalam level negara.</p>
<p>Imam juga menjelaskan bahwa secara teologis, tak ada masalah yang ditimbulkan kala melakukan aksi boikot.</p>
<p>Penjelasan Imam menggaris bawahi bahwa hukum <a href="https://www.suara.com/tag/islam">Islam</a> memandang aksi boikot produk Israel adalah boleh.</p>
<p> </p>
<p><strong>Ekonom Islam beri wanti-wanti hal ini</strong></p>
<p>Meski mayoritas ulama memberi lampu hijau boikot produk Israel, sosok ekonom Mumtaz Foundation dan dosen senior bidang sejarah ekonomi di Institut Agama Islam Tazkia, Dr.Nurizal Ismail meminta masyarakat waspasa.</p>
<p>Nurizal kepada masyarakat mengingatkan umat Islam sebaiknya lebih memperhatikan kehalalan dari produk tersebut dan bukan dari negara mana produk itu berasal.</p>
<p>Nurizal juga mewanti-wanti untuk masyarakat waspada aksi boikot produk Israel ini bisa jadi lahan bagi beberapa oknum untuk menjatuhkan perusahaan kompetitor.</p>
<p>“Bisa jadi ada ‘penumpang gelap’ lah yang sengaja memanfaatkan konflik ini untuk menjatuhkan perusahaan lain,” ungkapnya. Disitan pada laman Suara.com.</p>
<p>Akhir kata, Nurizal juga melihat bahwa ada potensi merugikan masyarakat, yakni penurunan lapangan pekerjaan bilamana aksi boikot dilancarkan.</p>
<p>“Misalnya ketika terjadi penurunan pembelian dari produk-produk yang diboikot tersebut maka akan terjadi pengurangan lapangan pekerjaan,” ungkapnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2023/11/01/seruan-boikot-produk-pro-israel-makin-ramai-bagaimana-menurut-hukum-islam/">Seruan Boikot Produk Pro Israel Makin Ramai, Bagaimana Menurut Hukum Islam?</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Fakta Islam di Swedia, Ternyata Agama Resmi Kedua, Kenapa Bisa Terjadi Pembakaran Al-Quran?</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2023/01/26/fakta-islam-di-swedia-ternyata-agama-resmi-kedua-kenapa-bisa-terjadi-pembakaran-al-quran/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 25 Jan 2023 17:13:32 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# Islam di Swedia]]></category>
		<category><![CDATA[# pembakaran al quran]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[swedia]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=90980</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Berita pembakaran Al-Quran di Swedia menggemparkan dunia. Hal ini juga membuat fakta Islam di Swedia menjadi perhatian warga muslim di seluruh penjuru negeri. Benarkah Islam di Swedia mengalami diskriminasi? Apakah Islam sudah menjadi agama resmi di Swedia atau belum? Banyak sekali pertanyaan jadi bermunculan dipicu oleh peristiwa pembakaran Al Quran tersebut. Berkaitan dengan hal itu, mari kita cari tahu fakta Islam [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2023/01/26/fakta-islam-di-swedia-ternyata-agama-resmi-kedua-kenapa-bisa-terjadi-pembakaran-al-quran/">Fakta Islam di Swedia, Ternyata Agama Resmi Kedua, Kenapa Bisa Terjadi Pembakaran Al-Quran?</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Berita pembakaran Al-Quran di <a href="https://www.suara.com/tag/swedia">Swedia</a> menggemparkan dunia. Hal ini juga membuat fakta <a href="https://www.suara.com/tag/islam-di-swedia">Islam di Swedia</a> menjadi perhatian warga muslim di seluruh penjuru negeri.</p>
<p>Benarkah <a href="https://www.suara.com/tag/islam">Islam</a> di Swedia mengalami diskriminasi? Apakah Islam sudah menjadi agama resmi di Swedia atau belum? Banyak sekali pertanyaan jadi bermunculan dipicu oleh peristiwa <a href="https://www.suara.com/tag/pembakaran-al-quran">pembakaran Al Quran</a> tersebut.</p>
<p>Berkaitan dengan hal itu, mari kita cari tahu fakta Islam di Swedia. Supaya kita bisa mengenali situasinya dengan lebih jelas. Seperti dinukil dari <a href="https://www.suara.com/news/2023/01/25/120809/deretan-fakta-islam-di-swedia-ternyata-agama-resmi-kedua-kenapa-bisa-terjadi-pembakaran-al-quran"><em>suara.com</em></a>.</p>
<p><strong>1. Agama resmi kedua di Swedia </strong></p>
<p>Berdasarkan berbagai sumber, Islam telah menjadi agama resmi kedua di Swedia setelah Kristen. Akan tetapi, banyak warga Swedia dan Eropa pada umumnya masih mengalami Islamofobia.</p>
<p>Bahkan terjadi gerakan demonstrasi untuk memprotes penyebaran islam di Swedia. Seperti misalnya yang dilakukan oleh Partai Garis Keras Denmark Rasmus Paludan yang telah melakukan pembakaran Al Quran di seluruh Swedia.</p>
<p><strong>2. Umat Islam di Swedia berjuang untuk hak-hak mereka</strong></p>
<p>Umat Islam di Swedia sejauh ini terus berjuang untuk mengubah undang-undang Swedia. Mereka ingin ada larangan penghinaan terhadap agama Islam termasuk pembakaran kitab suci, termasuk Al Kitab dan kitab suci Yahudi.</p>
<p>Tidak hanya memperjuangkan hak-hak mereka, bahkan umat Islam juga berharap tidak ada penghinaan terhadap agama-agama minoritas lain di Swedia.</p>
<p><strong>3. Masjid diizinkan untuk adzan</strong></p>
<p>Sebelum kejadian pembakaran Al Quran, keberadaan umat Islam seakan sudah mendapatkan angin segar ketika kepolisian memberikan izin kepada masjid untuk mengumandangkan adzan. Akan tetapi, izin adzan tersebut menuai kontroversi.</p>
<p>Sebuah perusahaan riset sosial SIFO melakukan jajak pendapat dan memperoleh 60 persen responden mengatakan ingin adzan dilarang di masjid-masjid di Swedia. Sehingga akhirnya, masjid mendapatkan izin melakukan adzan tidak lebih dari tiga menit dan 45 detik. Selain itu pengeras suara tidak boleh melebihi volume tertentu agar ketertiban sosial tetap terjaga.</p>
<p><strong>4. Populasi Islam di Swedia capai 4,5 juta jiwa</strong></p>
<p>Pew Research Center memperoleh hasil riset yang menyatakan populasi umat Islam di Swedia sudah hampir sepertiga populasi negeri itu. Jumlah totalnya belum diketahui secara pasti, tapi diperkirakan berdasarkan hasil survei sudah mencapai 4,5 juta jiwa atau sekitar 30 persen dari total populasi negeri.</p>
<p>Demikian itu fakta Islam di Swedia yang dapat dirangkum sejauh ini. Semoga kejadian pembakaran Al Quran tidak terulang kembali.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2023/01/26/fakta-islam-di-swedia-ternyata-agama-resmi-kedua-kenapa-bisa-terjadi-pembakaran-al-quran/">Fakta Islam di Swedia, Ternyata Agama Resmi Kedua, Kenapa Bisa Terjadi Pembakaran Al-Quran?</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Arab Saudi dan Qatar Protes Taliban Larang Perempuan Kuliah</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2022/12/23/arab-saudi-dan-qatar-protes-taliban-larang-perempuan-kuliah/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 23 Dec 2022 07:19:22 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Internasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[Afghanistan]]></category>
		<category><![CDATA[arab saudi]]></category>
		<category><![CDATA[Islam]]></category>
		<category><![CDATA[Kuliah]]></category>
		<category><![CDATA[Qatar]]></category>
		<category><![CDATA[Taliban]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=89539</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah Afghanistan yang dipimpin Taliban telah melarang perempuan untuk menempuh pendidikan tinggi atau kuliah. Aturan itu rupanya mendapatkan kritikan keras dari dunia, bahkan banyak negara Islam lainnya. Menyitat suara.com, melalui pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengaku terkejut dan menyesali keputusan pemerintah Afghanistan yang menolak hak perempuan Afghanistan untuk mengenyam pendidikan di universitas. Arab Saudi pun langsung mendesak Taliban segera membatalkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/12/23/arab-saudi-dan-qatar-protes-taliban-larang-perempuan-kuliah/">Arab Saudi dan Qatar Protes Taliban Larang Perempuan Kuliah</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pemerintah <a href="https://www.suara.com/tag/afghanistan">Afghanistan</a> yang dipimpin <a href="https://www.suara.com/tag/taliban">Taliban</a> telah melarang perempuan untuk menempuh pendidikan tinggi atau <a href="https://www.suara.com/tag/kuliah">kuliah</a>. Aturan itu rupanya mendapatkan kritikan keras dari dunia, bahkan banyak negara <a href="https://www.suara.com/tag/islam">Islam</a> lainnya.</p>
<p>Menyitat <a href="https://www.suara.com/news/2022/12/22/155359/taliban-larang-perempuan-kuliah-arab-saudi-qatar-protes-tinjau-ulang-sesuai-ajaran-islam"><em>suara.com</em></a>, melalui pernyataannya, Kementerian Luar Negeri Arab Saudi mengaku terkejut dan menyesali keputusan pemerintah Afghanistan yang menolak hak perempuan Afghanistan untuk mengenyam pendidikan di universitas.</p>
<p>Arab Saudi pun langsung mendesak Taliban segera membatalkan larangan tersebut.</p>
<p>Hal serupa juga disampaikan oleh Kementerian Luar Negeri <a href="https://www.suara.com/tag/qatar">Qatar</a>. Negara ini menyampaikan keprihatinan dan kekecewaan mendalam atas larangan yang diterapkan Taliban.</p>
<p>Melalui rilis resmi, Kementerian Qatar mendesak pemerintah Taliban untuk meninjau ulang keputusan mereka terkait larangan kaum perempuan menempuh pendidikan, agar sejalan dengan ajaran agama Islam, khususnya mengenai hak-hak kaum perempuan.</p>
<p>Sebagai informasi, Kementerian Pendidikan Tinggi Taliban mengumumkan larangan berkuliah bagi perempuan pada Selasa (20/12/2022). Keputusan itu segera berlaku sampai ada pemberitahuan lebih lanjut.</p>
<p>Sontak, larangan Taliban itu menuai kecaman luas di seluruh penjuru dunia, terutama dari Perserikatan Bangsa-Bangsa (PBB), Amerika Serikat, Turki, dan sejumlah negara lainnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2022/12/23/arab-saudi-dan-qatar-protes-taliban-larang-perempuan-kuliah/">Arab Saudi dan Qatar Protes Taliban Larang Perempuan Kuliah</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
