<?xml version="1.0" encoding="UTF-8"?><rss version="2.0"
	xmlns:content="http://purl.org/rss/1.0/modules/content/"
	xmlns:wfw="http://wellformedweb.org/CommentAPI/"
	xmlns:dc="http://purl.org/dc/elements/1.1/"
	xmlns:atom="http://www.w3.org/2005/Atom"
	xmlns:sy="http://purl.org/rss/1.0/modules/syndication/"
	xmlns:slash="http://purl.org/rss/1.0/modules/slash/"
	>

<channel>
	<title>Indonesia Membangun Archives - Trigger Netmedia</title>
	<atom:link href="https://triggernetmedia.com/category/indonesia-membangun/feed/" rel="self" type="application/rss+xml" />
	<link>https://triggernetmedia.com/category/indonesia-membangun/</link>
	<description>Adverstising &#38; News Agency</description>
	<lastBuildDate>Mon, 10 Aug 2026 10:34:35 +0000</lastBuildDate>
	<language>id</language>
	<sy:updatePeriod>
	hourly	</sy:updatePeriod>
	<sy:updateFrequency>
	1	</sy:updateFrequency>
	<generator>https://wordpress.org/?v=7.0.3</generator>

<image>
	<url>https://triggernetmedia.com/wp-content/uploads/cropped-triggernet-logo-1-32x32.png</url>
	<title>Indonesia Membangun Archives - Trigger Netmedia</title>
	<link>https://triggernetmedia.com/category/indonesia-membangun/</link>
	<width>32</width>
	<height>32</height>
</image> 
	<item>
		<title>Kabut Asap Memburuk, Pemkot Pontianak Alihkan Pembelajaran ke Daring</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/10/kabut-asap-memburuk-pemkot-pontianak-alihkan-pembelajaran-ke-daring/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 10 Aug 2026 10:34:35 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# kebakaran lahan]]></category>
		<category><![CDATA[# SD]]></category>
		<category><![CDATA[# sekolah online]]></category>
		<category><![CDATA[# Titik panas]]></category>
		<category><![CDATA[dinas kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Dinas Pendidikan Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Edi Rusdi Kamtono]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut asap Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Karhutla]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas udara]]></category>
		<category><![CDATA[lahan gambut]]></category>
		<category><![CDATA[masker]]></category>
		<category><![CDATA[Musim kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[PAUD]]></category>
		<category><![CDATA[pembelajaran daring]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[SMP]]></category>
		<category><![CDATA[TK]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135507</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemerintah Kota Pontianak mengalihkan sementara kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP dari tatap muka menjadi pembelajaran daring. Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul memburuknya kualitas udara Kota Pontianak akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (10/8/2026). Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kabut asap mulai dirasakan masyarakat, [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/10/kabut-asap-memburuk-pemkot-pontianak-alihkan-pembelajaran-ke-daring/">Kabut Asap Memburuk, Pemkot Pontianak Alihkan Pembelajaran ke Daring</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Pemerintah Kota Pontianak mengalihkan sementara kegiatan belajar mengajar bagi peserta didik tingkat PAUD, TK, SD, dan SMP dari tatap muka menjadi pembelajaran daring. Kebijakan tersebut diberlakukan menyusul memburuknya kualitas udara Kota Pontianak akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), Senin (10/8/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengatakan, kabut asap mulai dirasakan masyarakat, terutama pada malam hingga pagi hari. Berdasarkan pemantauan alat pengukur kualitas udara di Kecamatan Pontianak Tenggara, kondisi udara pada malam hari sempat masuk kategori kurang sehat.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kita sudah mulai merasakan, terutama pada malam dan pagi hari, kabut asap sudah menyelimuti Kota Pontianak,” ujar Edi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, kualitas udara pada sekitar pukul 21.00 hingga 23.00 berada dalam kondisi kurang sehat. Sementara pada pukul 08.00 pagi, kualitas udara kembali berada pada kategori sedang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Edi menjelaskan, kondisi tersebut dipengaruhi perubahan tekanan udara pada malam hari yang menyebabkan partikel asap lebih banyak berada di dekat permukaan. Akibatnya, paparan asap lebih terasa pada malam hingga dini hari.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Biasanya karena tekanan udara di malam hari, partikel asap itu turun. Ini yang menyebabkan kualitas udara pada malam dan subuh hari sangat jelek,” katanya.</p>
<h3>Pembelajaran Daring Bersifat Sementara</h3>
<p class="isSelectedEnd">Sebagai langkah perlindungan terhadap peserta didik, Pemkot Pontianak melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan mengeluarkan surat edaran untuk mengalihkan pembelajaran tatap muka ke sistem daring.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kebijakan tersebut berlaku bagi peserta didik PAUD, TK, SD, dan SMP yang berada di bawah kewenangan Pemerintah Kota Pontianak.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Mulai hari ini, melalui Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Pontianak dibuat surat edaran untuk siswa TK, PAUD, SD, dan SMP agar tidak belajar tatap muka di sekolah, tetapi melalui daring,” jelas Edi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia memastikan kebijakan tersebut akan terus dievaluasi berdasarkan perkembangan kualitas udara. Jika kondisi kembali membaik dan berada pada kategori sedang, pembelajaran tatap muka akan kembali diberlakukan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Waktunya sambil menunggu perkembangan kondisi kualitas udara membaik. Kalau sudah kategori sedang, kita akan normalkan kembali,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Edi juga meminta masyarakat mengurangi aktivitas di luar ruangan, terutama pada malam dan pagi hari. Anak-anak, lansia, ibu hamil, serta masyarakat yang memiliki gangguan pernapasan diminta lebih waspada.</p>
<h3>ISPA Naik, Fasilitas Kesehatan Disiagakan</h3>
<p class="isSelectedEnd">Selain berdampak terhadap aktivitas pendidikan, kabut asap mulai mendapat perhatian dari sisi kesehatan. Edi menyebut laporan sementara menunjukkan kasus infeksi saluran pernapasan akut (ISPA) di Kota Pontianak mengalami peningkatan sekitar lima persen.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Nanti kita akan cek lagi separah apa pengaruhnya terhadap penderita ISPA,” katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pemkot Pontianak telah meminta Dinas Kesehatan, puskesmas, dan rumah sakit meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi kemungkinan bertambahnya warga yang mengalami gangguan pernapasan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Fasilitas kesehatan juga diminta memastikan ketersediaan oksigen bagi pasien yang membutuhkan. Masyarakat yang harus beraktivitas di luar rumah juga dianjurkan menggunakan masker sebagai perlindungan tambahan dari paparan asap.</p>
<h3>Ribuan Titik Panas Terdeteksi</h3>
<p class="isSelectedEnd">Dari sisi penanganan karhutla, Edi mengatakan Pemkot Pontianak telah menetapkan status darurat karhutla. Status tersebut diharapkan memudahkan penguatan koordinasi dengan pemerintah provinsi, pemerintah pusat, Forkopimda, serta pihak terkait lainnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut laporan yang diterimanya, terdapat sekitar 4.041 titik panas di wilayah Kalimantan Barat. Sebanyak 3.560 titik berada pada tingkat menengah dan 352 titik pada tingkat tinggi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Di Kota Pontianak, sejumlah titik api masih dalam proses pemadaman, termasuk di kawasan Jalan Sepakat II Ujung dan beberapa titik kecil di Pontianak Utara.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Ini terus kita padamkan sampai benar-benar tidak ada lagi bara di bawah,” kata Edi.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menjelaskan, kabut asap yang masuk ke Kota Pontianak tidak hanya berasal dari wilayah kota. Kebakaran lahan di sejumlah kabupaten sekitar, seperti Ketapang, Kubu Raya, Kayong Utara, dan Landak, turut memengaruhi kondisi udara karena asap terbawa arah angin menuju Pontianak.</p>
<h3>Larangan Membakar Lahan</h3>
<p class="isSelectedEnd">Edi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak membuka lahan dengan cara membakar. Menurutnya, kondisi lahan gambut yang kering saat musim kemarau membuat api mudah menyebar dan sulit dipadamkan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Terlebih, suhu udara di Pontianak dalam beberapa hari terakhir dilaporkan mencapai lebih dari 35 derajat Celsius.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Lahan gambut kalau sudah terbakar sulit dipadamkan. Tidak cukup hanya disiram, tetapi harus benar-benar dibasahkan,” tegasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pemkot Pontianak bersama aparat dan instansi terkait juga melakukan investigasi terhadap lahan yang terbakar. Jika ditemukan unsur kesengajaan, pemilik atau pihak yang bertanggung jawab akan diproses sesuai ketentuan hukum.</p>
<p>“Kalau ketahuan siapa yang membakar, kita proses secara hukum. Kalau ada kebakaran, kita investigasi dengan melihat kepemilikan lahannya. Pemilik lahan harus bertanggung jawab, jangan dibiarkan,” pungkas Edi.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/10/kabut-asap-memburuk-pemkot-pontianak-alihkan-pembelajaran-ke-daring/">Kabut Asap Memburuk, Pemkot Pontianak Alihkan Pembelajaran ke Daring</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Kabut Asap Mulai Berdampak, Pemkot Pontianak Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/09/kabut-asap-mulai-berdampak-pemkot-pontianak-imbau-warga-kurangi-aktivitas-di-luar-ruangan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 09 Aug 2026 12:12:10 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# kebakaran lahan]]></category>
		<category><![CDATA[AQMS Pontianak Tenggara]]></category>
		<category><![CDATA[DLH Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Edi Rusdi Kamtono]]></category>
		<category><![CDATA[ISPU]]></category>
		<category><![CDATA[Kabut Asap]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[kualitas udara]]></category>
		<category><![CDATA[lahan gambut]]></category>
		<category><![CDATA[Musim kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[Pemkot Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Pencegahan Karhutla]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135484</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara menyusul mulai terasanya dampak asap kebakaran lahan di sejumlah wilayah sekitar Kota Pontianak. Memasuki musim kemarau pada Agustus, potensi kebakaran lahan dan penyebaran asap menjadi perhatian pemerintah. Edi meminta masyarakat, khususnya kelompok rentan, menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/09/kabut-asap-mulai-berdampak-pemkot-pontianak-imbau-warga-kurangi-aktivitas-di-luar-ruangan/">Kabut Asap Mulai Berdampak, Pemkot Pontianak Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono mengimbau masyarakat meningkatkan kewaspadaan terhadap kondisi udara menyusul mulai terasanya dampak asap kebakaran lahan di sejumlah wilayah sekitar Kota Pontianak.</p>
<p class="isSelectedEnd">Memasuki musim kemarau pada Agustus, potensi kebakaran lahan dan penyebaran asap menjadi perhatian pemerintah. Edi meminta masyarakat, khususnya kelompok rentan, menjaga kesehatan dan mengurangi aktivitas di luar ruangan apabila kondisi udara memburuk.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kalau asap yang di Pontianak ini dari perbatasan, kita setiap hari patroli. Begitu ada indikasi, langsung ditindaklanjuti,” ujar Edi saat memantau proses pendinginan lahan gambut yang terbakar di Jalan Sepakat II Ujung, Minggu (8/8/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Edi, kebakaran lahan di sekitar Pontianak menjadi salah satu sumber munculnya asap yang mulai dirasakan masyarakat. Sementara di wilayah Kota Pontianak sendiri, terdapat satu titik kebakaran di Jalan Sepakat II Ujung yang saat ini telah memasuki tahap pendinginan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pemkot Pontianak terus melakukan pemantauan untuk memastikan kondisi udara tetap terkendali. Edi mengingatkan masyarakat agar lebih berhati-hati, terutama anak-anak, lanjut usia, ibu hamil, serta warga yang memiliki gangguan pernapasan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia juga meminta masyarakat memperbanyak konsumsi air putih dan membatasi kegiatan di luar rumah ketika kualitas udara mengalami penurunan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain itu, Edi kembali mengingatkan masyarakat agar tidak melakukan pembakaran lahan kosong. Menurutnya, karakteristik lahan gambut membuat api sulit dikendalikan dan berpotensi menghasilkan asap dalam jumlah besar.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kami juga melarang warga membakar lahan kosong. Di lahan gambut, kalau sudah terbakar, sulit dipadamkan dan akan menimbulkan asap,” tegasnya.</p>
<p class="isSelectedEnd"><strong>DLH Minta Warga Perhatikan Sumber Data</strong></p>
<p class="isSelectedEnd">Kepala Dinas Lingkungan Hidup (DLH) Kota Pontianak Syarif Usmulyono mengatakan masyarakat dapat memantau kondisi kualitas udara melalui laman ISPUnet milik Kementerian Lingkungan Hidup. Data tersebut dinilai lebih relevan untuk menggambarkan kondisi udara di Kota Pontianak karena menggunakan hasil pemantauan stasiun yang berada di wilayah kota.</p>
<p class="isSelectedEnd">Saat ini, Stasiun Pemantau Kualitas Udara Ambien (AQMS) Pontianak Tenggara merupakan satu-satunya stasiun AQMS Kementerian Lingkungan Hidup yang berada di Kota Pontianak.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Data yang digunakan sesuai dengan lokasi alat di Kota Pontianak. Karena itu, masyarakat perlu memperhatikan sumber data yang digunakan, bukan hanya angka indeks yang ditampilkan,” jelas Usmulyono.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menjelaskan, masyarakat juga dapat menggunakan sejumlah platform lain sebagai pembanding. Namun, perbedaan angka antarplatform merupakan hal yang mungkin terjadi karena masing-masing sistem dapat menggunakan lokasi alat, sumber data, metode pengukuran, hingga metode perhitungan indeks yang berbeda.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sebagai contoh, data IQAir pada 8 Agustus 2026 pukul 09.00 menunjukkan indeks AQI-US untuk PM2.5 berada pada angka 92 dengan kategori sedang. Pada waktu yang sama, AQMS Kubu Raya mencatat ISPU PM2.5 sebesar 69, sedangkan AQMS Pontianak Tenggara menunjukkan angka 88. Ketiganya masih berada dalam kategori sedang.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Usmulyono, perbedaan tersebut tidak serta-merta menunjukkan adanya kesalahan data. Posisi alat pemantau, radius pengukuran, kondisi cuaca, sumber data berbasis darat, hingga pemodelan menggunakan citra satelit dapat memengaruhi hasil yang ditampilkan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Perbedaan data sangat mungkin terjadi karena dipengaruhi metode pemantauan, lokasi penempatan alat, hingga metode perhitungan indeks,” katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menambahkan, data dari platform seperti IQAir tetap dapat dimanfaatkan sebagai informasi tambahan. Namun, masyarakat disarankan menjadikan data AQMS Pontianak Tenggara sebagai rujukan utama untuk mengetahui kondisi kualitas udara di Kota Pontianak.</p>
<p class="isSelectedEnd">Di tengah potensi peningkatan kebakaran lahan selama musim kemarau, DLH juga mengajak masyarakat berperan aktif mencegah munculnya titik api. Tidak membakar lahan sembarangan dan segera melaporkan potensi kebakaran menjadi langkah sederhana yang dapat dilakukan untuk mencegah meluasnya dampak asap.</p>
<p>Pemkot Pontianak berharap kewaspadaan masyarakat dapat terus ditingkatkan sehingga risiko kesehatan akibat paparan asap dapat diminimalkan, sekaligus mencegah kebakaran lahan meluas selama musim kemarau.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/09/kabut-asap-mulai-berdampak-pemkot-pontianak-imbau-warga-kurangi-aktivitas-di-luar-ruangan/">Kabut Asap Mulai Berdampak, Pemkot Pontianak Imbau Warga Kurangi Aktivitas di Luar Ruangan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>HYROX Jadi Tren Baru Anak Muda Urban, Olahraga Intens Dipadukan dengan Pemulihan</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/08/hyrox-jadi-tren-baru-anak-muda-urban-olahraga-intens-dipadukan-dengan-pemulihan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sat, 08 Aug 2026 08:23:19 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Infotainment]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Lifestyle]]></category>
		<category><![CDATA[Selebritis]]></category>
		<category><![CDATA[Serba-serbi]]></category>
		<category><![CDATA[Sport]]></category>
		<category><![CDATA[#Kebugaran]]></category>
		<category><![CDATA[A Day of Purity 2026]]></category>
		<category><![CDATA[anak muda urban]]></category>
		<category><![CDATA[Cindy Gulla]]></category>
		<category><![CDATA[fitness race]]></category>
		<category><![CDATA[gaya hidup aktif]]></category>
		<category><![CDATA[Gaya hidup sehat]]></category>
		<category><![CDATA[HYROX]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan Mental]]></category>
		<category><![CDATA[Nutrisi]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga dan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[olahraga intensitas tinggi]]></category>
		<category><![CDATA[pemulihan tubuh]]></category>
		<category><![CDATA[Raline Shah]]></category>
		<category><![CDATA[SCBD Jakarta]]></category>
		<category><![CDATA[tren olahraga]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135467</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Tren olahraga berintensitas tinggi HYROX semakin populer di kalangan anak muda urban di Indonesia. Olahraga kebugaran berbentuk fitness race ini memadukan latihan kekuatan dengan daya tahan lari dalam satu rangkaian aktivitas fisik. Popularitas HYROX turut terlihat dalam ajang kebugaran “A Day of Purity 2026” yang digelar di kawasan SCBD, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Sebanyak 285 [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/08/hyrox-jadi-tren-baru-anak-muda-urban-olahraga-intens-dipadukan-dengan-pemulihan/">HYROX Jadi Tren Baru Anak Muda Urban, Olahraga Intens Dipadukan dengan Pemulihan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Tren olahraga berintensitas tinggi HYROX semakin populer di kalangan anak muda urban di Indonesia. Olahraga kebugaran berbentuk fitness race ini memadukan latihan kekuatan dengan daya tahan lari dalam satu rangkaian aktivitas fisik.</p>
<p class="isSelectedEnd">Popularitas HYROX turut terlihat dalam ajang kebugaran “A Day of Purity 2026” yang digelar di kawasan SCBD, Jakarta, Sabtu (1/8/2026). Sebanyak 285 pegiat olahraga mengikuti kegiatan tersebut yang menghadirkan berbagai aktivitas kebugaran, mulai dari meditasi yoga, Mat Pilates, hingga HYROX Training.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sesi HYROX Training dipandu Ririn Ekawati dan menjadi salah satu kegiatan yang menarik perhatian peserta. Latihan berintensitas tinggi tersebut memberikan tantangan fisik sekaligus menjadi pengalaman baru bagi masyarakat yang mulai menjadikan olahraga sebagai bagian dari gaya hidup.</p>
<p class="isSelectedEnd">Aktris Raline Shah juga turut ambil bagian dalam kegiatan tersebut. Ia mengikuti sesi olahraga bersama peserta lainnya sebelum melanjutkan aktivitas yang berfokus pada relaksasi dan pemulihan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Raline, menjaga kebugaran tidak hanya berkaitan dengan aktivitas fisik, tetapi juga mencakup kesehatan mental dan kemampuan tubuh untuk mendapatkan waktu pemulihan yang cukup.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Bagi saya, menjaga kesehatan berarti merawat diri secara utuh, baik tubuh maupun pikiran,” ujar Raline.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia menilai olahraga dan asupan gizi merupakan bagian penting dalam menjaga kondisi tubuh. Namun, keduanya perlu diimbangi dengan istirahat dan perhatian terhadap kebutuhan diri.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Meluangkan waktu untuk bergerak, beristirahat, dan lebih mengenali kebutuhan diri juga penting untuk menjaga keseimbangan mental,” tambahnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pandangan tersebut sejalan dengan tren kesadaran masyarakat terhadap kesehatan secara menyeluruh. Berdasarkan temuan NielsenIQ 2025, sebanyak 69 persen masyarakat Indonesia kini memprioritaskan keseimbangan kesehatan fisik, mental, dan emosional.</p>
<p class="isSelectedEnd">Publik figur Cindy Gulla yang juga mengikuti sesi olahraga mengaku mendapatkan pengalaman berbeda dari rutinitas kebugarannya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Cindy, menjaga kesehatan tidak cukup hanya dengan rutin berolahraga. Kebutuhan tubuh, waktu istirahat, serta asupan nutrisi juga perlu diperhatikan secara seimbang.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Saya jadi semakin menyadari bahwa menjaga kesehatan bukan hanya tentang rutin bergerak, tetapi juga memahami kebutuhan tubuh, memberikan waktu untuk beristirahat, dan memenuhi asupan gizi setiap hari,” tuturnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Meningkatnya minat terhadap olahraga seperti HYROX menunjukkan perubahan cara pandang generasi muda terhadap kebugaran. Aktivitas fisik kini tidak lagi sekadar mengejar performa, tetapi mulai dipandang sebagai bagian dari pola hidup yang mencakup pemulihan, kesehatan mental, dan pemenuhan nutrisi.</p>
<p>Dengan semakin populernya olahraga berintensitas tinggi, kesadaran untuk menjaga keseimbangan antara latihan, istirahat, dan asupan gizi menjadi bagian penting dalam membangun gaya hidup aktif yang berkelanjutan.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/08/hyrox-jadi-tren-baru-anak-muda-urban-olahraga-intens-dipadukan-dengan-pemulihan/">HYROX Jadi Tren Baru Anak Muda Urban, Olahraga Intens Dipadukan dengan Pemulihan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Pemkot Pontianak Tata Parit Tokaya, Jembatan Penghambat Aliran Air Dibongkar</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/07/pemkot-pontianak-tata-parit-tokaya-jembatan-penghambat-aliran-air-dibongkar/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Fri, 07 Aug 2026 16:21:04 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# GSS]]></category>
		<category><![CDATA[Drainase Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Edi Rusdi Kamtono]]></category>
		<category><![CDATA[Ekskavator amfibi]]></category>
		<category><![CDATA[Firayanta]]></category>
		<category><![CDATA[Garis Sempadan Sungai]]></category>
		<category><![CDATA[Infrastruktur Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Jembatan Parit Tokaya]]></category>
		<category><![CDATA[Kebersihan lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Normalisasi parit]]></category>
		<category><![CDATA[Parit Tokaya]]></category>
		<category><![CDATA[penataan kawasan]]></category>
		<category><![CDATA[Penataan Parit Tokaya]]></category>
		<category><![CDATA[Pengendalian banjir]]></category>
		<category><![CDATA[PUPR Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sungai Kapuas]]></category>
		<category><![CDATA[Wali Kota Pontianak]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135443</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kecamatan Pontianak Barat. Ribuan warga memadati lokasi pelaksanaan Jalan Sehat dan Senam Zumba yang digelar Pemerintah Kota Pontianak, Jumat (7/8/2026). Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat. Wakil Wali Kota [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/07/pemkot-pontianak-tata-parit-tokaya-jembatan-penghambat-aliran-air-dibongkar/">Pemkot Pontianak Tata Parit Tokaya, Jembatan Penghambat Aliran Air Dibongkar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><strong>Semangat menyambut Hari Ulang Tahun (HUT) ke-81 Kemerdekaan Republik Indonesia terasa di Kecamatan Pontianak Barat.</strong> Ribuan warga memadati lokasi pelaksanaan Jalan Sehat dan Senam Zumba yang digelar Pemerintah Kota Pontianak, Jumat (7/8/2026). Selain menjadi ajang olahraga bersama, kegiatan ini dimanfaatkan untuk mempererat silaturahmi sekaligus menumbuhkan semangat hidup sehat di tengah masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengatakan, peringatan Hari Kemerdekaan tidak hanya dimaknai sebagai seremoni tahunan, tetapi juga menjadi momentum memperkuat kebersamaan dan meningkatkan kualitas hidup masyarakat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, kegiatan jalan sehat dan senam zumba memiliki makna ganda, yakni sebagai bentuk penghormatan kepada jasa para pahlawan sekaligus mengajak masyarakat membiasakan pola hidup sehat.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Kita isi dengan Jalan Sehat dan Senam Zumba, semata-mata untuk menjaga kesehatan kita bersama. Hidup sehat itu dengan terus bergerak aktif, agar kita selalu sehat kapan pun dan di mana pun,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Bahasan mengapresiasi antusiasme masyarakat yang memadati lokasi kegiatan dengan mengenakan atribut bernuansa merah putih. Ia menilai tingginya partisipasi warga mencerminkan semangat persatuan sekaligus kepedulian terhadap kesehatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia juga menyampaikan terima kasih kepada panitia, sponsor, dan seluruh pihak yang telah berkolaborasi menyukseskan kegiatan tersebut.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Para emak-emak menggunakan baju merah putih, ini sangat luar biasa,” katanya saat menyapa peserta.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Bahasan mengingatkan seluruh peserta untuk tetap menjaga ketertiban, keamanan, dan kebersihan selama kegiatan berlangsung. Menurutnya, semangat mencintai tanah air juga harus diwujudkan melalui kepedulian terhadap lingkungan sekitar.</p>
<p class="isSelectedEnd">Kemeriahan acara semakin terasa dengan pembagian berbagai hadiah doorprize yang disambut antusias para peserta.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Ketua TP PKK Kota Pontianak Yanieta Arbiastutie mengajak masyarakat menjadikan momentum peringatan HUT Kemerdekaan sebagai pengingat pentingnya menjaga kesehatan. Ia menilai tubuh yang sehat dan jiwa yang kuat menjadi modal utama untuk menjalankan aktivitas sehari-hari secara produktif.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Dengan tubuh yang sehat, jiwa yang kuat, semangat yang mantap, insya Allah kita bisa melaksanakan dan menghadapi setiap kegiatan dengan baik dan lancar,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Yanieta menambahkan, rangkaian peringatan HUT ke-81 RI juga diisi berbagai kegiatan yang mendukung peningkatan kesehatan masyarakat, di antaranya Bulan Imunisasi Anak Sekolah (BIAS), layanan posyandu, serta Cek Kesehatan Gratis (CKG).</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia berharap masyarakat tidak hanya antusias mengikuti kegiatan seremonial, tetapi juga membiasakan olahraga, menjaga pola makan, dan memanfaatkan layanan kesehatan yang telah disediakan pemerintah.</p>
<blockquote><p>“Semua bapak ibu harus membiasakan pola hidup sehat. Semangat kita supaya badan sehat, jiwa kuat, dan kegiatan kita berjalan lancar,” tutupnya.</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/07/pemkot-pontianak-tata-parit-tokaya-jembatan-penghambat-aliran-air-dibongkar/">Pemkot Pontianak Tata Parit Tokaya, Jembatan Penghambat Aliran Air Dibongkar</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Sekolah Rakyat Harus Prioritaskan MPLS, Disiplin, dan Pengelolaan Aset Negara</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/05/sekolah-rakyat-harus-prioritaskan-mpls-disiplin-dan-pengelolaan-aset-negara/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 13:35:20 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesra]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# aset negara]]></category>
		<category><![CDATA[# gus ipul]]></category>
		<category><![CDATA[# saifullah yusuf]]></category>
		<category><![CDATA[#MPLS]]></category>
		<category><![CDATA[Barang Milik Negara]]></category>
		<category><![CDATA[Disiplin sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[DNA Talent]]></category>
		<category><![CDATA[Dokumentasi sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[Generasi emas]]></category>
		<category><![CDATA[Kemensos]]></category>
		<category><![CDATA[Kepala Sekolah Rakyatv]]></category>
		<category><![CDATA[Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah]]></category>
		<category><![CDATA[menteri sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[Program Taruna Bhakti]]></category>
		<category><![CDATA[sekolah berasrama]]></category>
		<category><![CDATA[Sekolah Rakyatv]]></category>
		<category><![CDATA[Transformasi pendidikan]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135416</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh kepala Sekolah Rakyat di Indonesia memprioritaskan tiga hal utama dalam pengelolaan sekolah, yakni menuntaskan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) beserta pendataan awal siswa, menjaga sarana dan prasarana sebagai aset negara, serta memperkuat dokumentasi sebagai bagian dari narasi publik Sekolah Rakyat. Arahan tersebut disampaikan Gus Ipul [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/05/sekolah-rakyat-harus-prioritaskan-mpls-disiplin-dan-pengelolaan-aset-negara/">Sekolah Rakyat Harus Prioritaskan MPLS, Disiplin, dan Pengelolaan Aset Negara</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><strong>Menteri Sosial Saifullah Yusuf atau Gus Ipul meminta seluruh kepala Sekolah Rakyat di Indonesia memprioritaskan tiga hal utama dalam pengelolaan sekolah, yakni menuntaskan Masa Pengenalan Lingkungan Sekolah (MPLS) beserta pendataan awal siswa, menjaga sarana dan prasarana sebagai aset negara, serta memperkuat dokumentasi sebagai bagian dari narasi publik Sekolah Rakyat.</strong></p>
<p class="isSelectedEnd">Arahan tersebut disampaikan Gus Ipul saat memimpin rapat koordinasi secara daring bersama kepala Sekolah Rakyat se-Indonesia, Rabu (5/8/2026).</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“MPLS secara umum berjalan dengan baik. Saya ingin menyampaikan tiga hal penting sebagai pengingat kita semua. Yang pertama MPLS Sekolah Rakyat harus tuntas dan baseline siswa harus terdata. Yang kedua, sarana dan prasarana sebagai barang milik negara harus dijaga sejak awal. Yang ketiga, dokumentasi harus diperkuat menjadi narasi publik,” katanya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Gus Ipul meminta seluruh kepala sekolah memastikan hasil pemeriksaan kesehatan dan pemetaan bakat (<em>DNA Talent</em>) setiap siswa terdokumentasi dengan baik. Ia juga mengingatkan agar Program Taruna Bhakti terus dilaksanakan dan dilaporkan secara berkala.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Pastikan cek kesehatan siswa tuntas, data kesehatan tersimpan rapi, dan tes DNA Talent berjalan untuk seluruh siswa. Sukseskan Program Taruna Bhakti dan laporkan pelaksanaannya secara berkala,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Selain itu, ia menekankan pentingnya membangun budaya disiplin serta kepedulian terhadap fasilitas sekolah yang merupakan barang milik negara. Menurutnya, seluruh warga sekolah harus memiliki tanggung jawab yang sama dalam menjaga lingkungan belajar agar tetap bersih, tertib, dan terawat.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Jangan sampai gedung yang sebesar itu dalam satu tahun berubah menjadi gedung yang kotor, tidak terawat, dan menimbulkan kesan negatif. Bangun budaya tertib dan bersih sejak awal. Tanamkan kepada seluruh warga sekolah bahwa ini dibangun dengan uang rakyat sehingga harus dijaga bersama,” tegasnya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Ia menambahkan, budaya disiplin harus dimulai dari kepala sekolah sebagai pemimpin, kemudian menjadi teladan bagi guru, tenaga kependidikan, petugas keamanan, hingga petugas kebersihan.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Kita sedang mempersiapkan generasi emas. Kepala sekolah harus menjadi komandan tertinggi sekaligus kompas moral yang membangun suasana disiplin di sekolah. Kepala sekolahnya disiplin, guru-gurunya disiplin, petugas kebunnya disiplin, petugas dapurnya disiplin, semuanya harus memberi teladan,” katanya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Gus Ipul juga meminta kepala sekolah memperbanyak dokumentasi kegiatan sebagai bagian dari penguatan citra dan narasi publik Sekolah Rakyat. Menurutnya, dokumentasi yang baik akan menjadi rekam jejak perkembangan siswa sejak awal mengikuti pendidikan.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Rekam seluruh proses MPLS secara utuh, mulai siswa diantar orang tua, pemeriksaan kesehatan, aktivitas sehari-hari hingga kehidupan di asrama. Dokumentasikan momen-momen sederhana yang menunjukkan perkembangan anak-anak kita karena itu akan menjadi baseline perubahan mereka,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Dalam sesi dialog, Kepala Sekolah Rakyat Menengah Pertama (SRMP) 30 Sidrap, Budiman, melaporkan pelaksanaan MPLS berjalan lancar, meski masih terdapat tantangan pada masa adaptasi siswa, terutama terkait kondisi kesehatan.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Alhamdulillah kami sudah menjalankan MPLS bersama Akademi Militer. Namun kami masih menghadapi beberapa tantangan, terutama terkait kondisi kesehatan siswa. Ada beberapa siswa yang terpaksa kami pulangkan karena mengalami demam selama dua hingga tiga hari dan membutuhkan penanganan lebih lanjut,” katanya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Budiman berharap tersedia tenaga kesehatan yang siaga di lingkungan Sekolah Rakyat agar penanganan siswa yang sakit dapat dilakukan lebih cepat. Ia juga menyoroti pengelolaan sampah yang masih menjadi tantangan karena aktivitas pembangunan sekolah masih berlangsung.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menanggapi hal tersebut, Gus Ipul meminta seluruh kepala sekolah mengedepankan empati selama masa adaptasi siswa dan memastikan kebutuhan kesehatan peserta didik menjadi perhatian utama.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Kita belajar dari pengalaman sebelumnya bahwa anak-anak kita memang masih rentan dari sisi kesehatan. Kalau memang membutuhkan layanan kesehatan yang lebih baik, keputusan memulangkan sementara kepada orang tua adalah langkah yang tepat. Bulan pertama dan kedua memang menjadi masa adaptasi sehingga seluruh kepala sekolah harus sabar dan penuh empati,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Ia memastikan Kementerian Sosial akan menindaklanjuti berbagai masukan, termasuk berkoordinasi dengan pemerintah daerah untuk memenuhi kebutuhan fasilitas pendukung di Sekolah Rakyat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Sementara itu, Kepala Pusat Pendidikan, Pelatihan, dan Pengembangan Profesi (Kapusdiklatbangprof) Kemensos, Afrizon Tanjung, mengingatkan seluruh kepala sekolah agar melakukan pencatatan dan pemeliharaan barang milik negara secara tertib.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menutup rapat, Gus Ipul kembali menegaskan bahwa keberhasilan Sekolah Rakyat tidak hanya diukur dari kualitas pembelajaran, tetapi juga dari kemampuan seluruh pengelola dalam menjaga aset negara sebagai bentuk tanggung jawab kepada masyarakat.</p>
<blockquote><p>“Barang milik negara harus dipertanggungjawabkan dengan baik. Kepala sekolah harus menjaga laptop, kursi, lemari, dan seluruh fasilitas yang ada. Itu menjadi bagian dari kinerja kita dalam mengelola Sekolah Rakyat,” pungkasnya.</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/05/sekolah-rakyat-harus-prioritaskan-mpls-disiplin-dan-pengelolaan-aset-negara/">Sekolah Rakyat Harus Prioritaskan MPLS, Disiplin, dan Pengelolaan Aset Negara</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Jangan Lewatkan Vitamin A! Ini Manfaat dan Jadwal Pemberian untuk Bayi dan Balita</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/05/angan-lewatkan-vitamin-a-ini-manfaat-dan-jadwal-pemberian-untuk-bayi-dan-balita/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 07:05:18 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[# kesehatan mata anak]]></category>
		<category><![CDATA[# Posyandu]]></category>
		<category><![CDATA[# RSUD SSMA Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[# Vitamin A]]></category>
		<category><![CDATA[bulan vitamin A]]></category>
		<category><![CDATA[Daya tahan tubuh anak]]></category>
		<category><![CDATA[Friskauli Marbun]]></category>
		<category><![CDATA[Gizi anak]]></category>
		<category><![CDATA[Jadwal vitamin A]]></category>
		<category><![CDATA[Kalimantan Barat]]></category>
		<category><![CDATA[Kapsul vitamin A]]></category>
		<category><![CDATA[Manfaat vitamin A]]></category>
		<category><![CDATA[Puskesmas]]></category>
		<category><![CDATA[Tumbuh Kembang Anak]]></category>
		<category><![CDATA[Vitamin A anak]]></category>
		<category><![CDATA[Vitamin A balita]]></category>
		<category><![CDATA[Vitamin A bayi]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135405</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Pemberian vitamin A pada anak merupakan salah satu upaya penting untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang secara optimal. Selain menjaga kesehatan mata, vitamin A berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh serta mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan anak. Apoteker RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Friskauli Marbun, mengatakan vitamin A memiliki manfaat yang [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/05/angan-lewatkan-vitamin-a-ini-manfaat-dan-jadwal-pemberian-untuk-bayi-dan-balita/">Jangan Lewatkan Vitamin A! Ini Manfaat dan Jadwal Pemberian untuk Bayi dan Balita</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><strong>Pemberian vitamin A pada anak merupakan salah satu upaya penting untuk mendukung kesehatan dan tumbuh kembang secara optimal.</strong> Selain menjaga kesehatan mata, vitamin A berperan dalam meningkatkan daya tahan tubuh serta mendukung proses pertumbuhan dan perkembangan anak.</p>
<p class="isSelectedEnd">Apoteker RSUD Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak, Friskauli Marbun, mengatakan vitamin A memiliki manfaat yang sangat besar, terutama bagi bayi dan balita yang masih berada pada masa pertumbuhan.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Vitamin A tidak hanya menjaga kesehatan mata, tetapi juga membantu meningkatkan sistem kekebalan tubuh sehingga anak lebih terlindungi dari berbagai penyakit infeksi,” ujarnya saat memberikan edukasi di RSUD SSMA Kota Pontianak, Rabu (5/8/2026).</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Friskauli, kecukupan vitamin A sangat penting karena kekurangannya dapat meningkatkan risiko gangguan penglihatan, menurunkan daya tahan tubuh, serta menghambat proses tumbuh kembang anak.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia mengingatkan para orang tua agar tidak melewatkan jadwal pemberian kapsul vitamin A yang dilaksanakan melalui posyandu, puskesmas, maupun fasilitas pelayanan kesehatan lainnya. Program tersebut merupakan bagian dari upaya pemerintah untuk memenuhi kebutuhan vitamin A anak yang diberikan dua kali dalam setahun, yaitu pada Februari dan Agustus.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Bayi usia 6–11 bulan mendapatkan satu kapsul vitamin A 100.000 IU berwarna biru, sedangkan anak usia 12–59 bulan memperoleh satu kapsul vitamin A 200.000 IU berwarna merah,” jelasnya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Friskauli berharap para orang tua aktif membawa anak ke posyandu atau fasilitas kesehatan sesuai jadwal pemberian vitamin A agar manfaatnya dapat dirasakan secara optimal.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Langkah sederhana ini memberikan manfaat besar bagi kesehatan anak, baik saat ini maupun di masa mendatang,” katanya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Selain melalui kapsul vitamin A, kebutuhan vitamin A juga dapat dipenuhi dengan mengonsumsi makanan bergizi yang menjadi sumber vitamin A, seperti hati, telur, susu, ikan, wortel, bayam, labu kuning, ubi jalar, serta buah-buahan berwarna jingga.</p>
<blockquote><p>“Dengan pemberian vitamin A yang tepat dan pola makan bergizi seimbang, diharapkan anak-anak dapat tumbuh lebih sehat, memiliki daya tahan tubuh yang baik, serta berkembang secara optimal,” tutup Friskauli.</p></blockquote>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/05/angan-lewatkan-vitamin-a-ini-manfaat-dan-jadwal-pemberian-untuk-bayi-dan-balita/">Jangan Lewatkan Vitamin A! Ini Manfaat dan Jadwal Pemberian untuk Bayi dan Balita</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Viral Keluhan Pasien Tunggu 8 Jam di IGD, Kini Jadi Sorotan</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/05/viral-keluhan-pasien-tunggu-8-jam-di-igd-kini-jadi-sorotan/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Wed, 05 Aug 2026 06:57:27 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan Publik]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Audit pelayanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Audit rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Evaluasi rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Ikatan Dokter Indonesia (IDI)]]></category>
		<category><![CDATA[Instalasi Gawat Darurat (IGD)]]></category>
		<category><![CDATA[Kemenkes]]></category>
		<category><![CDATA[Kementerian Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Keselamatan pasien]]></category>
		<category><![CDATA[Keterlambatan penanganan]]></category>
		<category><![CDATA[Pelayanan kesehatan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[pelayanan rumah sakit]]></category>
		<category><![CDATA[Penanganan pasien]]></category>
		<category><![CDATA[Sistem pelayanan kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[Slamet Budiarto]]></category>
		<category><![CDATA[Threads]]></category>
		<category><![CDATA[Triase]]></category>
		<category><![CDATA[Viral media sosial]]></category>
		<category><![CDATA[Yusrizal]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135402</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto menduga terdapat kelemahan dalam sistem pelayanan rumah sakit terkait kasus mendiang Yusrizal yang dikabarkan harus menunggu sekitar delapan jam di instalasi gawat darurat (IGD) sebelum mendapatkan ruang rawat inap. Menurutnya, dugaan tersebut perlu ditelusuri melalui audit menyeluruh agar penyebab keterlambatan penanganan dapat diketahui secara objektif. Slamet [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/05/viral-keluhan-pasien-tunggu-8-jam-di-igd-kini-jadi-sorotan/">Viral Keluhan Pasien Tunggu 8 Jam di IGD, Kini Jadi Sorotan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><strong>Ketua Umum Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Slamet Budiarto menduga terdapat kelemahan dalam sistem pelayanan rumah sakit terkait kasus mendiang Yusrizal yang dikabarkan harus menunggu sekitar delapan jam di instalasi gawat darurat (IGD) sebelum mendapatkan ruang rawat inap.</strong> Menurutnya, dugaan tersebut perlu ditelusuri melalui audit menyeluruh agar penyebab keterlambatan penanganan dapat diketahui secara objektif.</p>
<p class="isSelectedEnd">Slamet mempertanyakan penyebab pasien harus menunggu hingga delapan jam serta apakah rumah sakit telah melakukan penilaian kondisi kegawatdaruratan (triase) secara tepat sejak awal.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Ada dugaan, bahasanya kecolongan, kenapa pasien itu tidak segera ditangani. Kenapa sampai nunggu 8 jam? Apakah rumah sakit tidak bisa mendeteksi emergensi? Padahal sesuai ketentuan internasional, kalau emergensi dalam waktu beberapa menit harus sudah ditangani,” kata Slamet kepada Suara.com, Rabu (5/8/2026).</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, apabila pasien yang berada dalam kondisi gawat darurat benar harus menunggu selama itu, persoalannya tidak semata-mata terletak pada tenaga kesehatan, melainkan dapat mengindikasikan adanya kelemahan dalam sistem pelayanan rumah sakit.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Jadi ada kegagalan sistem di rumah sakit tersebut yang mungkin perlu diperbaiki ke depannya,” ujarnya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, IDI meminta Kementerian Kesehatan melakukan audit menyeluruh terhadap penanganan kasus tersebut untuk mengetahui penyebab keterlambatan secara objektif.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Kementerian Kesehatan sebagai institusi tertinggi di bidang kesehatan, regulasinya disempurnakan. Segera turunkan tim untuk melakukan audit,” tegas Slamet.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Ia menilai audit diperlukan untuk mengungkap apakah keterlambatan disebabkan oleh kesalahan dalam sistem triase, keterbatasan kapasitas rumah sakit, atau faktor lain.</p>
<blockquote>
<p class="isSelectedEnd">“Kenapa pasien itu 8 jam baru ditangani? Kalau pasien non-emergensi mungkin masih bisa ditolerir. Jadi rumah sakit itu harus bisa memisahkan mana yang penting cepat ditangani, mana yang harus menunggu,” katanya.</p>
</blockquote>
<p class="isSelectedEnd">Kasus ini bermula dari unggahan Yusrizal di media sosial Threads yang mengaku harus menunggu sekitar delapan jam di IGD sebelum memperoleh ruang rawat inap. Beberapa hari kemudian, Yusrizal dikabarkan meninggal dunia.</p>
<p class="isSelectedEnd">Unggahan tersebut kembali menjadi perhatian publik setelah beredar tangkapan layar komentar dari sejumlah akun yang disebut-sebut milik dokter maupun tenaga kesehatan. Komentar-komentar tersebut menuai kritik dari warganet karena dinilai kurang menunjukkan empati terhadap keluhan pasien.</p>
<p>Hingga berita ini ditulis, belum terdapat hasil audit resmi maupun keterangan lengkap dari pihak rumah sakit dan Kementerian Kesehatan mengenai penyebab keterlambatan penanganan maupun hubungan antara waktu tunggu pasien dengan penyebab meninggalnya Yusrizal.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/05/viral-keluhan-pasien-tunggu-8-jam-di-igd-kini-jadi-sorotan/">Viral Keluhan Pasien Tunggu 8 Jam di IGD, Kini Jadi Sorotan</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Komisi X DPR Minta Anggaran MBG Dipisahkan dari Pos Pendidikan Mulai 2027</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/03/komisi-x-dpr-minta-anggaran-mbg-dipisahkan-dari-pos-pendidikan-mulai-2027/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2026 06:39:48 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesra]]></category>
		<category><![CDATA[Keuangan]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Parlementaria]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[Sospolhukam]]></category>
		<category><![CDATA[# anggaran pendidikan]]></category>
		<category><![CDATA[# makan bergizi gratis]]></category>
		<category><![CDATA[Anggaran MBG]]></category>
		<category><![CDATA[APBN 2027]]></category>
		<category><![CDATA[APBN 2028]]></category>
		<category><![CDATA[komisi x dpr ri]]></category>
		<category><![CDATA[Mahkamah Konstitusi]]></category>
		<category><![CDATA[MY Esti Wijayati]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<category><![CDATA[Pendidikan Indonesia]]></category>
		<category><![CDATA[putusan mk]]></category>
		<category><![CDATA[Revisi Anggaran APBN]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135334</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, mendesak pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendidikan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga alokasi anggaran pendidikan tetap sesuai amanat konstitusi. “Jika MK sudah memutuskan demikian, maka tentulah kita harus menindaklanjuti sesuai keputusan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/03/komisi-x-dpr-minta-anggaran-mbg-dipisahkan-dari-pos-pendidikan-mulai-2027/">Komisi X DPR Minta Anggaran MBG Dipisahkan dari Pos Pendidikan Mulai 2027</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong>Wakil Ketua Komisi X DPR RI, MY Esti Wijayati, mendesak pemerintah segera menindaklanjuti putusan Mahkamah Konstitusi (MK) yang memerintahkan pemisahan anggaran program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari anggaran pendidikan. Menurutnya, langkah tersebut penting untuk menjaga alokasi anggaran pendidikan tetap sesuai amanat konstitusi.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Jika MK sudah memutuskan demikian, maka tentulah kita harus menindaklanjuti sesuai keputusan tersebut,” kata Esti kepada wartawan, Senin (3/8/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Pernyataan itu merespons Putusan MK Nomor 40/PUU-XXIV/2026 yang mengamanatkan agar pendanaan program MBG tidak lagi berasal dari alokasi anggaran pendidikan dalam Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN).</p>
<p class="isSelectedEnd">Dalam putusannya, MK memberikan waktu hingga APBN Tahun Anggaran 2028 untuk memisahkan anggaran MBG dari pos pendidikan. Sebelumnya, program tersebut masuk dalam klaster anggaran pendidikan yang secara konstitusional dialokasikan sebesar 20 persen dari APBN.</p>
<p class="isSelectedEnd">Esti menegaskan putusan MK bersifat final dan mengikat sehingga wajib dilaksanakan oleh pemerintah.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Artinya, sesuai putusan MK, pada tahun 2028 MBG tidak lagi mengambil anggaran dari sektor pendidikan,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Meski demikian, politikus PDI Perjuangan (PDIP) itu berharap implementasi putusan tersebut tidak menunggu hingga tenggat waktu yang diberikan MK. Ia mendorong pemerintah mulai memisahkan anggaran MBG sejak penyusunan APBN Tahun Anggaran 2027.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Semaksimal mungkin diupayakan bisa dilakukan mulai tahun anggaran 2027 karena dunia pendidikan membutuhkan ruang fiskal yang lebih besar untuk meningkatkan kualitas sumber daya manusia,” katanya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Esti menilai pengembalian anggaran pendidikan pada fungsi utamanya akan membuka peluang untuk memperkuat kualitas pembelajaran, meningkatkan kompetensi pendidik, memperbaiki sarana dan prasarana, serta meningkatkan kesejahteraan guru, dosen, dan tenaga kependidikan.</p>
<p>“Mulai dari perbaikan kualitas pendidik, tenaga kependidikan, siswa, mahasiswa, dan lain-lain. Juga agar sarana prasarana lebih memadai, kesejahteraan guru, dosen, serta tenaga kependidikan lebih baik, merata, dan bermutu untuk semua,” pungkasnya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/03/komisi-x-dpr-minta-anggaran-mbg-dipisahkan-dari-pos-pendidikan-mulai-2027/">Komisi X DPR Minta Anggaran MBG Dipisahkan dari Pos Pendidikan Mulai 2027</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Stand Kota Pontianak di MTQ Kalbar Jadi Etalase UMKM dan Promosi Budaya Melayu</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/03/stand-kota-pontianak-di-mtq-kalbar-jadi-etalase-umkm-dan-promosi-budaya-melayu/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Mon, 03 Aug 2026 02:48:47 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Budaya]]></category>
		<category><![CDATA[Ekraft]]></category>
		<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kayong Utara]]></category>
		<category><![CDATA[Kilas Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# stand Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[# UMKM Kota Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Budaya Melayu Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Edi Rusdi Kamtono]]></category>
		<category><![CDATA[Ekonomi kreatif Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[MTQ Kalbar 2026]]></category>
		<category><![CDATA[MTQ ke-34 Kalbar]]></category>
		<category><![CDATA[Produk lokal Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[Produk unggulan Pontianak]]></category>
		<category><![CDATA[promosi daerah]]></category>
		<category><![CDATA[Syiar Al-Qur'an]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135321</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Stand Kota Pontianak menjadi salah satu daya tarik di arena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Tidak hanya menampilkan identitas budaya Melayu, stand tersebut juga menjadi etalase promosi produk unggulan UMKM dan ekonomi kreatif Kota Pontianak. Didominasi warna hijau dan kuning serta dihiasi ornamen khas Melayu, stand [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/03/stand-kota-pontianak-di-mtq-kalbar-jadi-etalase-umkm-dan-promosi-budaya-melayu/">Stand Kota Pontianak di MTQ Kalbar Jadi Etalase UMKM dan Promosi Budaya Melayu</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><strong>Stand Kota Pontianak menjadi salah satu daya tarik di arena Musabaqah Tilawatil Qur’an (MTQ) ke-34 Tingkat Provinsi Kalimantan Barat di Kabupaten Kayong Utara. Tidak hanya menampilkan identitas budaya Melayu, stand tersebut juga menjadi etalase promosi produk unggulan UMKM dan ekonomi kreatif Kota Pontianak.</strong></p>
<p class="isSelectedEnd">Didominasi warna hijau dan kuning serta dihiasi ornamen khas Melayu, stand Pontianak tampil menyerupai gerbang yang menyambut pengunjung. Konsep tersebut mencerminkan karakter Kota Pontianak yang terbuka, berbudaya, dan terus berkembang sebagai pusat perdagangan dan jasa di Kalimantan Barat.</p>
<p class="isSelectedEnd">Wali Kota Pontianak, Edi Rusdi Kamtono, mengatakan kehadiran stand pada MTQ bukan sekadar melengkapi partisipasi daerah dalam ajang syiar Al-Qur’an. Lebih dari itu, momentum tersebut dimanfaatkan untuk memperkenalkan potensi ekonomi kreatif dan produk unggulan hasil karya pelaku UMKM.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Melalui stand ini, kita ingin menunjukkan bahwa Pontianak memiliki UMKM yang terus berkembang, kreatif, dan mampu bersaing,” ujarnya.</p>
<p class="isSelectedEnd">Berbagai produk lokal dipamerkan kepada pengunjung, mulai dari makanan ringan, kue kering, aneka keripik, produk olahan pangan, minuman kemasan, hingga kuliner siap saji. Selain itu, tersedia pula beragam produk kerajinan, seperti tas anyaman, tas bermotif kain tradisional, kain khas daerah, busana, serta suvenir yang menjadi representasi kreativitas masyarakat Pontianak.</p>
<p class="isSelectedEnd">Keikutsertaan pelaku UMKM dalam MTQ diharapkan mampu membuka peluang promosi yang lebih luas. Ribuan pengunjung dari berbagai kabupaten dan kota di Kalimantan Barat menjadi pasar potensial untuk memperkenalkan kualitas produk sekaligus membangun jejaring usaha.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Edi, penyelenggaraan MTQ dapat memberikan manfaat yang lebih luas apabila mampu mendorong pertumbuhan ekonomi masyarakat. Karena itu, syiar Al-Qur’an dan pengembangan UMKM dapat berjalan beriringan sebagai bagian dari pembangunan daerah.</p>
<p class="isSelectedEnd">Nuansa budaya yang dihadirkan melalui desain stand semakin memperkuat identitas Pontianak sebagai kota yang menjunjung tradisi Melayu sekaligus terbuka terhadap perkembangan ekonomi kreatif. Perpaduan unsur budaya dan produk lokal menjadikan stand tersebut bukan hanya menarik perhatian pengunjung, tetapi juga menyampaikan pesan bahwa potensi daerah layak diperkenalkan ke tingkat yang lebih luas.</p>
<p class="isSelectedEnd">Selain menjadi tempat pameran, stand Kota Pontianak juga menjadi ruang interaksi antara pelaku UMKM, pemerintah daerah, dan masyarakat. Pengunjung dapat melihat langsung berbagai produk unggulan, mengenal proses pembuatannya, hingga mendapatkan informasi mengenai potensi ekonomi kreatif Kota Pontianak.</p>
<p>Melalui kehadiran stand tersebut, Pemerintah Kota Pontianak berharap promosi daerah tidak hanya dilakukan melalui penampilan kafilah dalam arena perlombaan, tetapi juga melalui karya nyata masyarakat. Dengan demikian, MTQ menjadi momentum yang memperkuat syiar Islam sekaligus menggerakkan ekonomi lokal berbasis UMKM dan budaya.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/03/stand-kota-pontianak-di-mtq-kalbar-jadi-etalase-umkm-dan-promosi-budaya-melayu/">Stand Kota Pontianak di MTQ Kalbar Jadi Etalase UMKM dan Promosi Budaya Melayu</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
		<item>
		<title>Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA</title>
		<link>https://triggernetmedia.com/2026/08/02/waspada-dampak-el-nino-pada-kesehatan-heat-stroke-hingga-ispa/</link>
		
		<dc:creator><![CDATA[TriggerNetMedia]]></dc:creator>
		<pubDate>Sun, 02 Aug 2026 03:51:34 +0000</pubDate>
				<category><![CDATA[Headline]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan]]></category>
		<category><![CDATA[lingkungan]]></category>
		<category><![CDATA[Maritim]]></category>
		<category><![CDATA[Nasional]]></category>
		<category><![CDATA[News]]></category>
		<category><![CDATA[Sorotan]]></category>
		<category><![CDATA[# dehidrasi]]></category>
		<category><![CDATA[# heat stroke]]></category>
		<category><![CDATA[BMKG]]></category>
		<category><![CDATA[Dampak El Nino]]></category>
		<category><![CDATA[El Nino 2026]]></category>
		<category><![CDATA[Gangguan gizi]]></category>
		<category><![CDATA[ISPA]]></category>
		<category><![CDATA[Kebakaran Hutan dan Lahan]]></category>
		<category><![CDATA[Kesehatan masyarakat]]></category>
		<category><![CDATA[Komisi IX DPR RI]]></category>
		<category><![CDATA[krisis air bersih]]></category>
		<category><![CDATA[Mitigasi El Nino]]></category>
		<category><![CDATA[Musim kemarau]]></category>
		<category><![CDATA[Obet Rumbruren]]></category>
		<category><![CDATA[PDIP]]></category>
		<guid isPermaLink="false">https://triggernetmedia.com/?p=135312</guid>

					<description><![CDATA[<p>triggernetmedia.com – Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Obet Rumbruren, mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mewaspadai dampak El Nino terhadap lingkungan dan sektor pertanian. Menurutnya, fenomena tersebut juga berpotensi memicu berbagai persoalan kesehatan, mulai dari heat stroke, dehidrasi, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga gangguan gizi. Obet mengatakan, fenomena El Nino yang menyebabkan [&#8230;]</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/02/waspada-dampak-el-nino-pada-kesehatan-heat-stroke-hingga-ispa/">Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></description>
										<content:encoded><![CDATA[<p><strong>triggernetmedia.com – </strong><strong>Anggota Komisi IX DPR RI Fraksi PDI Perjuangan (PDIP), Obet Rumbruren, mengingatkan masyarakat agar tidak hanya mewaspadai dampak El Nino terhadap lingkungan dan sektor pertanian. Menurutnya, fenomena tersebut juga berpotensi memicu berbagai persoalan kesehatan, mulai dari heat stroke, dehidrasi, infeksi saluran pernapasan akut (ISPA), hingga gangguan gizi.</strong></p>
<p class="isSelectedEnd">Obet mengatakan, fenomena El Nino yang menyebabkan suhu udara meningkat dan musim kemarau berkepanjangan harus menjadi alarm bagi pemerintah dan masyarakat untuk meningkatkan kesiapsiagaan, terutama dalam melindungi kelompok rentan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kondisi alam yang demikian hendaknya meningkatkan kesadaran akan pentingnya kewaspadaan dan langkah antisipatif sejak dini untuk melindungi kelompok yang paling rentan terdampak,” ujar Obet kepada wartawan, Sabtu (1/8/2026).</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurutnya, El Nino terjadi akibat pemanasan suhu permukaan laut di Samudra Pasifik yang menyebabkan penurunan curah hujan dan musim kemarau lebih panjang di Indonesia. Kondisi tersebut dapat memicu berbagai ancaman kesehatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Obet menjelaskan, masyarakat perlu mewaspadai risiko heat stroke dan dehidrasi akibat paparan suhu ekstrem dalam waktu lama. Selain itu, kualitas udara yang memburuk akibat asap kebakaran hutan berpotensi meningkatkan kasus ISPA.</p>
<p class="isSelectedEnd">Ia juga mengingatkan ancaman penyakit yang ditularkan melalui air, seperti diare, kolera, tifoid, dan leptospirosis, yang dapat meningkat akibat krisis air bersih selama musim kemarau.</p>
<p class="isSelectedEnd">Tak hanya itu, El Nino dinilai berpotensi memicu gangguan gizi karena terganggunya ketahanan pangan, meningkatkan tekanan terhadap kesehatan jiwa masyarakat yang terdampak kekeringan dan gagal panen, serta memperburuk akses layanan kesehatan, terutama di daerah terpencil dan rawan bencana.</p>
<p class="isSelectedEnd">Menurut Obet, kelompok yang paling rentan menghadapi dampak tersebut adalah lansia, balita, ibu hamil, penyandang penyakit kronis, serta masyarakat yang tinggal di wilayah dengan keterbatasan akses air bersih dan fasilitas kesehatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, ia mengimbau masyarakat memperbanyak konsumsi air putih, menghindari aktivitas berat di luar ruangan pada jam-jam terpanas, menggunakan masker saat kualitas udara memburuk, serta menjaga kebersihan air minum dan sanitasi lingkungan agar dampak El Nino tidak berkembang menjadi krisis kesehatan.</p>
<p class="isSelectedEnd">“Kesadaran dan tindakan sejak dini dari seluruh lapisan masyarakat, pemerintah, dan tenaga kesehatan menjadi kunci untuk meminimalkan dampak El Nino terhadap kesehatan masyarakat,” tegasnya.</p>
<h3>Pemerintah Perkuat Kesiapsiagaan</h3>
<p class="isSelectedEnd">Sebelumnya, Menteri Dalam Negeri Tito Karnavian menginstruksikan seluruh kepala daerah meningkatkan kesiapsiagaan menghadapi dampak El Nino yang diperkirakan paling terasa selama musim kemarau, yakni Juli hingga Oktober 2026.</p>
<p class="isSelectedEnd">Instruksi tersebut disampaikan setelah BMKG memprakirakan fenomena El Nino berlangsung sejak Mei 2026 hingga Mei 2027, dengan puncak dampak terjadi pada pertengahan hingga akhir musim kemarau.</p>
<p class="isSelectedEnd">Pemerintah menilai El Nino berpotensi meningkatkan risiko kebakaran hutan dan lahan (karhutla), krisis air bersih, serta mengganggu sektor pertanian, perkebunan, hingga operasional pembangkit listrik tenaga air (PLTA).</p>
<p class="isSelectedEnd">Karena itu, seluruh pemerintah daerah diminta segera berkoordinasi dengan BPBD, dinas pertanian, dinas pengairan, serta instansi terkait untuk menyiapkan langkah mitigasi sesuai tingkat kerawanan di masing-masing wilayah.</p>
<p>Selain itu, sinergi dengan Forkopimda, TNI, Polri, penyuluh pertanian, pemadam kebakaran, hingga pemerintah desa juga diperkuat agar dampak El Nino dapat diantisipasi lebih cepat dan efektif.</p>
<p>The post <a href="https://triggernetmedia.com/2026/08/02/waspada-dampak-el-nino-pada-kesehatan-heat-stroke-hingga-ispa/">Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA</a> appeared first on <a href="https://triggernetmedia.com">Trigger Netmedia</a>.</p>
]]></content:encoded>
					
		
		
			</item>
	</channel>
</rss>
