triggernetmedia.com – Sebanyak 20 orang Bujang Dare Pontianak bersemangat mengunjungi Rumah Cagar Budaya Kampung Bangka, Kampung Wisata Caping Pontianak di tepian Sungai Kapuas, Gang Hj. Salmah, Kelurahan Bansir Laut, Kecamatan Pontianak Tenggara pada hari Selasa (1/8) sore.
Acara yang berdurasi empat jam tersebut, dipandu tokoh budaya, Ami Sulai. Peserta yang hadir terlihat antusias dan bersemangat dalam menimba ilmu tentang sulam kalengkang.
Selama acara, mereka aktif bertanya tentang cara sulam kalengkang dan sejarah asal-usulnya, para peserta juga tertarik mempelajari kain corak insang, serta siapa saja yang sering menggunakan kain ini.
Ami Sulai, sebagai narasumber kegiatan, dengan penuh kesabaran menjawab pertanyaan-pertanyaan dari peserta.
Beliau membahas secara mendalam tentang teknik sulam kalengkang, dari proses awal hingga tahap akhir. Selain itu, Ami Sulai juga berbagi cerita tentang bagaimana sulam kalengkang menjadi bagian penting dari warisan budaya Pontianak yang harus dijaga dan dilestarikan.

Tidak hanya tentang sulam kalengkang, kegiatan ini juga diisi dengan sharing dari Beny Than Heri, Pegiat Pariwisata dan Ekonomi kreatif yang membahas tentang proses pengembangan kampung berbasis budaya.
Bagaimana memadukan tradisi dan nilai budaya dengan perkembangan zaman, bagaimana budaya hidup dan budaya menghidupkan menjadi fokus utama dari sharing yang disampaikan oleh Beny Than Heri.
Kegiatan ini menjadi ajang inspiratif bagi para peserta untuk lebih mengenal dan mencintai warisan budaya Pontianak.
Mereka diharapkan dapat berperan aktif dalam melestarikan tradisi sulam kalengkang serta menerapkan nilai-nilai budaya dalam pengembangan kampung.
Acara pengenalan sulam kalengkang dan sharing tentang pengembangan kampung berbasis budaya ini diakhiri dengan foto bersama di Rumah Cagar Budaya Pontianak.




