triggernetmedia.com – Kegiatan Gerak Jalan Pembawa Simbol Yudha Wastu Pramuka Jaya Ke-74 yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Hari Ulang Tahun (HUT) ke-77 Korps Infanteri Tentara Nasional Indonesia Angkatan Darat (TNI AD), di Makam Juang Mandor, Kecamatan Mandor pada Sabtu sore (17/12/2022) di awali dengan Upacara. Penjabat (Pj) Bupati Landak, Samuel bertindak sebagai inspektur upacara.
Pada kesempatan ini, Pj Bupati Landak, Samuel menyampaikan amanat Panglima Komando Daerah Militer (Pangdam) XII/Tpr Mayjen TNI Sulaiman Agusto, yang menegaskan tradisi Korps Infanteri yang selalu dilaksanakan menjelang Hari Ulang Tahun Koprs Infanteri pada setiap tahunnya itu. yakni bertujuan untuk mewujudkan jiwa korsa dan kebanggaan prajurit Infanteri sebagai pasukan terdepan dalam setiap pertempuran serta menanamkan nilai-nilai kejuangan, semangat pantang menyerah dan keteladanan Panglima Besar Jenderal Sudirman kepada generasi muda TNI AD.
“Kegiatan ini juga dilaksanakan untuk mengenang sejarah pejuang bangsa Panglima Besar Jenderal Sudirman dalam memimpin pasukan melaksanakan perang gerilya dari satu tempat ke tempat lain, demi mempertahankan Kemerdekaan Negara Republik Indonesia yang ingin direbut Kembali oleh penjajahan Belanda,” kata Samuel.
“Tradisi berjalan kaki bagi prajurit Infanteri merupakan wujud dari penghayatan semangat juang peristiwa Palagan Ambarawa yang terjadi pada beberapa puluh tahun yang lalu, saat itu Tentara Keamanan Rakyat (TKR) bersama dengan rakyat berhasil memenangkan pertempuran secara gemilang melawan Sekutu,” sambungnya.
Samuel berharap kepada Pasukan Gerak yang akan mengawal panji-panji dan simbol Korps Infanteri tersebut dilaksanakan dengan disiplin dan kesungguhan.
“Serta dilandasi semangat juang yang tinggi untuk kembali menggelorakan semangat perjuangan dalam merebut kemerdekaan, memelihara dan mewujudkan jati diri TNI sebagai tentara rakyat, tentara pejuang dan tentara nasional,” timpal Samuel.
Turut hadir unsur Forkopimda Kabupaten Landak, Pejabat Utama Kodam XII/Tpr, Komandan Rindam XII/Tpr, Wadan Rindam XII/Tpr, Pejabat Utama RIndam XII/tpr, Forkopimcam Mandor, tokoh adat, agama dan tokoh masyarakat, para prajurit dan tamu undangan lainnya.




