triggernetmedia.com – Wakil Bupati Kubu Raya, Sujiwo menyebut pentingnya menjaga empat pilar kebangsaan. Empat pilar tersebut, menurut dia, adalah penyangga utama eksistensi bangsa dan negara.
“Karena itu, sangat penting memberikan pemahaman kepada masyarakat tentang urgensi empat pilar kebangsaan,” kata Sujiwo, saat menjadi pembicara utama pada kegiatan Konfercab VIII Pengurus Cabang Pergerakan Mahasiswa Indonesia (PC PMII, Kamis (10/10).
Dihadapan PC PMII, Sujiwo menegaskan, saat ini ada kelompok-kelompok yang tidak bertanggung jawab yang mencoba terus merongrong Pancasila.
“Itu jelas bahkan sangat jelas ada,” ujarnya.
Dalam orasi kebangsaannya itu, Sujiwo menilai dialog dengan masyarakat perlu terus dilakukan. Untuk itu, ia berpesan agar kaum muda terdidik aktif turun ke lapangan.
“Dengan begitu akan ada komunikasi positif dengan masyarakat. Yakni komunikasi yang berisi nilai edukasi tentang kebangsaan.
Termasuk bagaimana kita menangkis kabar bohong atau hoaks. Juga menjelaskan pentingnya toleransi dan bagaimana merawat bangsa ini dengan menjaga empat pilar kebangsaan. Yaitu Pancasila, Undang-Undang Dasar 1945, Bineka Tunggal Ika, dan Negara Kesatuan Republik Indonesia,” katanya.
Empat pilar kebangsaan, lanjutnya, telah menjadi kesepakatan para pendiri bangsa. Empat pilar kebangsaan itulah yang menurutnya yang sangat penting jadi penyangga kehidupan bangsa Indonesia.
“Ketika pilar penyangga ini roboh, maka bangsa ini akan roboh. Nah, ketika bangsa ini roboh maka yang menderita adalah rakyat,” katanya.
“Sudah banyak contoh negara yang kondisinya sekarang sangat menyediakan. Termasuk di beberapa negara di Timur Tengah. Makanya kita mendukung setiap elemen yang memiliki paham kebangsaan yang benar. Paham-paham menyimpang termasuk radikalisme harus kita lawan bersama,” katanya menambahkan.
Kegiatan dialog kebangsaan di kalangan mahasiswa tersebut dinilai sangat penting. Melalui dialog, pesan-pesan tentang nilai pluralisme akan dapat disampaikan.
Rio I Ariz




