Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil Diturunkan, Bagaimana Pengaruhnya?

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
29 September 2022
in Headline, Nasional, News, Sorotan, Sospolhukam
0
Syarat Tinggi Badan Calon Taruna Akmil Diturunkan, Bagaimana Pengaruhnya?

BBC

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Kebijakan Panglima TNI Jenderal Andika Perkasa menurunkan syarat minimum tinggi badan dan usia calon taruna di Akademi Militer menuai pro dan kontra.

Pengamat militer dari Center for Intermestic and Diplomatic Engagement Anton Aliabbas mengingatkan agar kebijakan itu “jangan sampai membuat TNI kesulitan mengawaki alutsista”.

“Seharusnya peraturan tinggi badan lebih didasarkan pada pertimbangan pembatasan operasional karena terkait pelaksanaan tugas pokok seorang prajurit militer,” kata Anton kepada BBC News Indonesia.

Di sisi lain, pengamat militer dari Institute for Security and Strategic Studies (ISESS) Khairul Fahmi justru menilai kebijakan ini akan memperluas kesempatan bagi anak-anak muda untuk mendaftar ke Akmil serta memperbesar peluang untuk mendapatkan taruna-taruni dengan kompetensi terbaik.

“Tinggi badan bukan satu-satunya faktor yang menentukan kompetensi. Tidak semua akan mengoperasikan alutsista. Kalau diperbesar, semakin sedikit yang daftar, sementara kebutuhan kita semakin besar,“ jelas Fahmi ketika dihubungi. Dinukil dari suara.com.

Andika sebelumnya menyatakan telah merevisi Peraturan Panglima Nomor 30 Tahun 2020 sehingga tinggi badan calon taruna berubah dari sebelumnya minimal 163 sentimeter, kini menjadi 160 sentimeter.

Bagi calon taruna putri, syarat tinggi badan minimum turun dari 157 sentimeter menjadi 155 sentimeter.

Kebijakan Andika ini juga dipertanyakan oleh sejumlah Anggota Komisi Bidang Pertahanan DPR RI.

Politisi Partai Gerindra Fadli Zon, melalui akun Twitter-nya menyatakan batas minimum tinggi badan seharusnya dinaikkan.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi menyayangkan kebijakan itu dan mengatakan “akan lebih banyak tugas bisa dilakukan prajurit dengan tinggi di atas 163 sentimeter”.

“Seperti pedal di peralatan mobilitas militer: pesawat, heli, tank, atau jangkauan tangan untuk ambil peluru di tank dan lain-lain,” tutur Bobby kepada wartawan.

BBC News Indonesia telah menghubungi Kepala Pusat Penerangan TNI Laksma Kisdiyanto untuk meminta tanggapan terkait kritikan itu, namun belum mendapat respons sampai berita ini diterbitkan.

Politisi Partai Gerindra Fadli Zon, melalui akun Twitter-nya menyatakan batas minimum tinggi badan seharusnya dinaikkan.

Anggota Komisi I DPR RI dari Fraksi Golkar, Bobby Adhityo Rizaldi menyayangkan kebijakan itu dan mengatakan “akan lebih banyak tugas bisa dilakukan prajurit dengan tinggi di atas 163 sentimeter”.

“Seperti pedal di peralatan mobilitas militer: pesawat, heli, tank, atau jangkauan tangan untuk ambil peluru di tank dan lain-lain,” tutur Bobby kepada wartawan.

BBC News Indonesia telah menghubungi Kepala Pusat Penerangan TNI Laksma Kisdiyanto untuk meminta tanggapan terkait kritikan itu, namun belum mendapat respons sampai berita ini diterbitkan.

Namun karena tinggi rata-rata orang Indonesia berkisar 160 sentimeter, dia mengatakan itu lah yang menjadi acuan syarat masuk TNI.

Bukan kali pertama berubah

Sepanjang TNI dibentuk pada 5 Oktober 1945, Fahmi mengatakan bahwa syarat minimum tinggi badan telah berulang kali berubah.

Namun pada masa-masa awal pasca-kemerdekaan itu tidak ada aturan yang baku mengenai postur prajurit TNI.

“Pembentukan tentara di Indonesia kan tidak langsung profesional, awalnya dari laskar-laskar jadi postur dan tinggi badannya beragam. Awal-awal terbentuk, nggak ada syarat tinggi badan,” jelas dia.

Seiring penataan organisasi TNI dan sistem militer di Indonesia, baru lah syarat minimum tinggi badan ditetapkan menjadi 160 sentimeter.

Baru pada era 1990-an, batas minimum itu dinaikkan menjadi 163 sentimeter.

“Dugaan saya penaikan batas tinggi badan itu supaya menampilkan kesan gagah berwibawa, menunjukkan taraf gizi dan tumbuh kembang anak Indonesia,” jelas dia.

Pengaruhnya pada operasional alutsista

Meski menilai kebijakan itu tak berdampak banyak, Fahmi mengakui bahwa untuk operasional alutsista diperlukan syarat tinggi badan tertentu, mengingat mayoritas alutsista Indonesia merupakan buatan luar negeri.

“Misalnya untuk pesawat pertahanan udara tinggi badannya, jangkauan tangannya harus sesuai. Apalagi alutsista kita kan produk luar negeri, desainnya dirancang lebih sesuai dengan kebutuhan penggunaan di negara-negara yang memiliki badan rata-rata lebih tinggi dibanding Indonesia,” jelas dia.

Begitu pula untuk mengoperasikan tank hingga helikopter.

Namun untuk mengoperasikan alutsista itu, kata dia, akan ada seleksi dan syarat-syarat lebih khusus lagi yang ditetapkan.

Oleh sebab itu, Fahmi berpandangan kebijakan baru ini tidak akan berpengaruh banyak pada operasional alutsista.

“Walaupun yang (tingginya) 160 sentimeter mendaftar kan belum tentu lolos juga, masih banyak aspek lain yang dinilai jadi saya memaknainya ini memberi ruang lebih besar bagi anak-anak muda untuk mendaftar,” kata Fahmi.

Selain itu, ada unit-unit di TNI yang menurut Fahmi tidak mengutamakan tinggi badan. Misalnya pasukan infantri di TNI Angkatan Darat yang tugasnya berada di garis depan pertempuran.

Justru dengan kesempatan yang lebih luas ini, dia menilai Akademi Militer akan memiliki peluang yang lebih besar pula untuk merekrut calon taruna dan taruni dengan “kompetensi terbaik” yang tidak selalu ditentukan oleh tinggi badan.

“Akan ada lebih banyak orang yang mendaftar dan sepanjang seleksinya ketat, tidak ada kekhawatiran bahwa kuota yang diperlukan sulit dipenuhi, tidak perlu lagi ada dispensasi-dispensasi khusus hanya untuk memenuhi kuota,” tutur dia.

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: # Anton Aliabbas# Syarat Tinggi Badan Calon Taruna AkmilAndika PerkasaTNI
Previous Post

Dua Polsubsektor Polres Landak Diresmikan, KMN: Pelayanan Lebih Dekat dan Kamtibmas Harus Lebih Kondusif

Next Post

Johanis Tanak Terpilih Gantikan Lili Pintauli di KPK

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Johanis Tanak Terpilih Gantikan Lili Pintauli di KPK

Johanis Tanak Terpilih Gantikan Lili Pintauli di KPK

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA

Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA

2 Agustus 2026
MTQ XXXIV Kalbar Ajang Syiar Al-Qur’an dan Pererat Silaturahmi

MTQ XXXIV Kalbar Ajang Syiar Al-Qur’an dan Pererat Silaturahmi

2 Agustus 2026
Istana Tegaskan Ucapan ‘Londo Ireng’ Prabowo Bukan untuk Semua Kalangan

Istana Tegaskan Ucapan ‘Londo Ireng’ Prabowo Bukan untuk Semua Kalangan

1 Agustus 2026
Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Pelajar, UMKM, dan Pekerja Rentan

Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Pelajar, UMKM, dan Pekerja Rentan

31 Juli 2026

Recent News

Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA

Waspada Dampak El Nino pada Kesehatan: Heat Stroke hingga ISPA

2 Agustus 2026
MTQ XXXIV Kalbar Ajang Syiar Al-Qur’an dan Pererat Silaturahmi

MTQ XXXIV Kalbar Ajang Syiar Al-Qur’an dan Pererat Silaturahmi

2 Agustus 2026
Istana Tegaskan Ucapan ‘Londo Ireng’ Prabowo Bukan untuk Semua Kalangan

Istana Tegaskan Ucapan ‘Londo Ireng’ Prabowo Bukan untuk Semua Kalangan

1 Agustus 2026
Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Pelajar, UMKM, dan Pekerja Rentan

Inklusi Keuangan Harus Berdampak Nyata bagi Pelajar, UMKM, dan Pekerja Rentan

31 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development