triggernetmedia.com – Semarak Hari Ulang Tahun (HUT) ke-9 Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Sultan Syarif Mohamad Alkadrie (SSMA) Kota Pontianak dan Hari Jadi ke-250 Kota Pontianak, diwarnai berbagai kegiatan bakti sosial (baksos) untuk masyarakat. Kegiatan vaksinasi massal dengan target seribu orang, khitanan massal, pemasangan alat kontrasepsi KB jenis IUD, donor darah dan lain sebagainya merupakan bentuk baksos yang diselenggarakan dalam rangka meringankan beban masyarakat di masa pandemi.
“Baksosi vaksinasi, khitanan massal dan pemasangan alat kontrasepsi gratis ini kita harapkan membantu masyarakat yang membutuhkan,” kata Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono disela kegiatannya meninjau pelaksanaan baksos di RSUD SSMA Kota Pontianak, Jalan Komyos Sudarso, Sabtu (16/10/2021).
Edi menegaskan, vaksinasi merupakan satu diantara kegiatan baksos yang digelar RSUD SSMA sebagai upaya memperluas cakupan vaksinasi di Kota Pontianak. Sebagaimana diketahui, capaian vaksinasi di Kota Pontianak ditargetkan 70 persen akhir Oktober 2021 ini.
“Target kita akhir Oktober bisa mencapai 70 persen dan saat ini sudah diatas 60 persen,” ujarnya Edi.
Direktur RSUD SSMA Kota Pontianak, dr Rifka menyatakan, meski ulang tahun RSUD SSMA jatuh pada tanggal 24 Oktober 2021 mendatang. Namun demikian, serangkaian kegiatan digelar diantaranya baksos dalam rangka merayakan HUT RSUD SSMA sekaligus bertepatan momen Hari Jadi Kota Pontianak.
“Selain menggelar baksos ini, pada puncak acaranya nanti juga akan ada berbagai lomba di rumah sakit seperti cerdas cermat dan sebagainya,” jelasnya.
Sejak awal diresmikan RSUD SSMA pada tahun 2021 lalu, sambung dr Rifka, kekinian, pihaknya terus berupaya meningkatkan pelayanan setiap tahunnya.
“Seperti tahun ini, RSUD SSMA ini mendapat tambahan dokter spesialis jantung. Disini memang sudah tersedia pelayanan poli jantung. Kemudian dokter sub spesialis seperti bedah obgyn.Kita juga sudah punya dokter spesialis gigi dan mulut, tahun ini kita juga menambah lima kamar ruang operasi,” timpal dr Rifka.
Sementara itu, Kepala Dinas Kesehatan Kota Pontianak Sidiq Handanu menyatakan, selain kegiatan baksos digelar di RSUD SSMA, Dinas Kesehatan Kota Pontianak bekerja sama dengan organisasi profesi seperti Ikatan Dokter Indonesia (IDI), Persatuan Perawat Nasional Indonesia (PPNI) dan Ikatan Apoteker Indonesia (IAI) juga akan menggelar pengobatan massal di Pontianak Utara.
“Kuotanya diperuntukkan bagi 500 orang untuk pemeriksaan gratis dan pengobatan gratis,” sebutnya.
Sidiq menambahkan, Balai Kesehatan Gigi dan Mata juga akan menggelar operasi katarak gratis bagi 100 orang yang akan dilauncing pada tanggal 20-21 Oktober 2021 di Balai Kesehatan Gigi dan Mata Jalan Prof Dr Hamka. Operasi katarak gratis ini diperuntukkan bagi masyarakat yang belum memiliki BPJS Kesehatan dan termasuk warga tidak mampu.
“Kami bekerja sama dengan organisasi penyandang dana untuk membantu operasional peserta operasi katarak,” kata Sidiq.
Sidiq juga menegaskan, keseluruhan kegiatan baksos yang diselenggarakan itu sifatnya gratis. Pihaknya memprioritaskan masyarakat yang belum mempunyai jaminan kesehatan dan termasuk kategori masyarakat tidak mampu. Dalam setiap kegiatan baksos, dan mengedepankan penerapan protokol kesehatan.
“Antisipasi kerumunan, nanti dari prosedur tetap akan memperhatikan protokol kesehatan mulai dari pembagian kartu dan lain sebagainya,” tandasnya.
Pewarta : Dhesta
Editor : Ariz










