triggernetmedia.com – Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Kalbar bekerjasama dengan Dinas Pangan, Pertanian dan Perikanan Kota Pontianak kembali menggelar Gelar Pangan Murah.
Kecamatan Pontianak Selatan kali ini menjadi pusat kegiatan pangan murah untuk masyarakat terdampak Pandemi COVID-19, bertempat di Halaman Kantor Camat Pontianak Selatan. Senin (27/9/2021).
Berbagai bahan kebutuhan pokok yang dijual dalam kemasan khusus, seperti beras, gula pasir, minyak goreng, bawang merah dan bawang putih, telur ayam serta daging beku dan daging ayam beku.
Wali Kota Pontianak Edi Rusdi Kamtono menilai kegiatan Gelar Pangan Murah ini tentu saja membantu masyarakat berpenghasilan rendah dalam memenuhi kebutuhan bahan pokok makanan dengan harga lebih murah dari harga di pasaran. Dirinya berharap pasar murah meringankan beban ekonomi masyarakat Kota Pontianak, khususnya bagi mereka yang terdampak Pandemi COVID-19.
“Kegiatan ini salah satu upaya pemerintah untuk menjaga ketahanan pangan masyarakat kita. Mudah-mudahan kegiatan ini bisa memberikan semangat di Kecamatan Pontianak Selatan agar bisa memanfaatkan gelar pangan murah untuk memenuhi kebutuhan sehari-hari,” ujarnya usai membuka kegiatan Gelar Pangan Murah di Kecamatan Pontianak Selatan, Senin (27/9/2021).
Menurutnya, selain meringankan beban masyarakat berpenghasilan rendah, gelar pangan murah ini juga untuk menjaga stabilitas harga lebih terkendali. Apalagi ditengah kondisi pandemi ini daya beli masyarakat menurun.
“Kita berharap pasar murah seperti ini terus berkelanjutan, tidak hanya pada momen saat ini saja, tetapi pada kesempatan lainnya bisa kembali digelar,” ujarnya.
Kehadiran pasar murah ini, sambung Edi, memang sangat dinantikan masyarakat, terlebih ditengah kondisi pandemi saat ini.
Edi memastikan kualitas produk yang dijual di pasar murah ini pun sama baiknya dengan yang dijual di pasaran.
‘Jadi ada enam kecamatan yang akan digelar pasar murah serupa. Kita imbau agar setiap kegiatan pasar murah, masyarakat tetap mematuhi protokol kesehatan,” pesan Edi.
“Intinya pasar murah berjalan tetapi protokol kesehatan tetap harus dipatuhi,” katanya lagi.
Pewarta : Dhesta
Editor : Ariz











