Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Jurnalisme Publik Analisis

Tingkat Kematian Ayam Petelur Kandang Bebas Baterai Terus Menurun

TriggerNetMedia by TriggerNetMedia
27 Juli 2021
in Analisis, Bisnis, Ekonomi, Headline, Nasional, News, Sorotan
0
Tingkat Kematian Ayam Petelur Kandang Bebas Baterai Terus Menurun

Ilustrasi peternakan ayam.

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Menurut  Studi terbaru yang diterbitkan dalam jurnal Nature, berdasarkan analisis data komersial terbesar,  tingkat kematian ayam petelur menurun dari waktu ke waktu dalam sistem kandang bebas baterai karena adanya peningkatan pengalaman dan pengetahuan manajemen.

Dengan menggunakan berbagai data dari 16 negara berbeda dan 176 juta ayam, studi ini membandingkan kematian ayam petelur di sistem kandang yang berbeda, kandang baterai konvensional, sistem enriched cage dan sistem bebas kandang baterai (kandang aviari ).

Hal ini mengungkapkan bahwa dalam periode satu dekade, pengalaman dalam mengelola sistem kandang baterai telah dikaitkan dengan adanya penurunan rata-rata 4-6% kematian, atau tingkat penurunan kematian yang lebih rendah daripada yang sudah dilaporkan, dibandingkan dengan sistem kandang yang sudah mencapai titik jenuh.

Dapat disimpulkan bahwa tingkat kematian di populasi unggas dalam sistem bebas kandang tidak setinggi di dalam sistem kandang baterai konvensional.

“Ketika perbandingan dibuat antara sistem dengan tingkat “kematangan” teknologi yang setara, kematian di kandang rumahan bebas kandang baterai tidak lebih tinggi dari pada sistem kandang,” ungkap Dr. Cynthia Schuck-Paim, salah satu penulis studi tersebut ditulis Selasa (27/7/2021).

Faktanya, tren yang bisa diamati dari data menunjukkan bahwa kematian dapat lebih ditekan di kandang bebas baterai jika (kualitas) manajemen dapat terus ditingkatkan dan genetika mampu dioptimalkan dalam sistem tersebut.

“Selama beberapa dekade, sistem industri kandang telah dikembangkan (secara spesifik) untuk mengurangi kerugian yang disebabkan oleh kematian individu ungggas produktif, dan wajar jika sistem housing yang baru diadopsi mengikuti jalur yang sama,” ungkap penelitian tersebut, yang juga menyebutkan bahwa faktor risiko kematian di sistem bebas kandang baterai, seperti tantangan adanya patogen baru dan paparan pada luka akibat patukan unggas lain yang dapat dikelola jika produsen dapat memperoleh pengalaman yang diperlukan untuk menjalankan sistem bebas kandang baterai dengan sukses.

Karena insentif keuangan, studi tersebut mengatakan, produsen telah menyesuaikan sistem kandang industri untuk mengurangi kerugian yang disebabkan oleh kematian, sambil mempertahankan standar kesejahteraan yang rendah dan terkadang menurunkannya lebih jauh.

“Studi ini penting karena mengungkapkan bahwa faktor utama yang mempengaruhi angka kematian adalah pengetahuan produsen sendiri dan insentif. Oleh karena itu, jika insentifnya berupa tunjangan finansial, maka studi tersebut menunjukkan bahwa dengan pengetahuan, pengalaman dan teknologi, sistem tanpa bebas kandang baterai tidak hanya lebih efisien, tetapi juga menghadirkan alternatif yang lebih etis bagi konsumen,” ungkap Fadila, Communications and Corporate Engagement Manager Act For Farmed Animals.

Sinergia Animal dan Animal Friends Jogja melalui koalisi AFFA,  bekerja untuk mendorong sistem pangan dan metode pertanian yang lebih berkelanjutan di Indonesia.

Upaya mereka telah membantu perusahaan besar seperti Autogrill, Burger King dan Pizza Marzano, yang baru-baru ini untuk mengadopsi kebijakan yang mengalihkan seluruh rantai pasok mereka ke sistem bebas kandang baterai.

Adanya perubahan sistem yang cepat dari kandang baterai menuju bebas kandang baterai adalah tren global dan lebih dari 100 perusahaan, seperti Nestlé, Unilever, Mondelez International, Restaurant Brands International dan Wyndham Hotels & Resorts juga telah ikut berkomitmen untuk berhenti memasok telur dari kandang baterai secara global.

Manfaat sistem kandang bebas baterai telah menjadi subyek dari beberapa penelitian. Menurut penelitian yang dipublikasikan di World’s Poultry Science Journal, “Ayam dalam sistem bebas kandang baterai memiliki kesehatan muskuloskeletal terbaik, penurunan insiden osteoporosis, dan lebih sedikit patah tulang yang terjadi selama depopulasi”.

Dalam kandang baterai, satu ayam menghabiskan hidup mereka dengan beberapa unggas lainnya, dalam ruang yang masing-masing lebih kecil dari selembar kertas A4. Mereka tidak dapat merentangkan sayap mereka sepenuhnya atau berjalan dengan bebas.

Dalam sistem ini, ayam juga tidak dapat melakukan beberapa perilaku paling mendasar yang padahal penting untuk kesejahteraannya, seperti bersarang, bertelur, dan mandi debu.

Mereka harus berdiri di atas kawat logam, yang biasanya menyebabkan kaki mereka terluka, dan osteoporosis karena kurangnya gerakan, yang dapat menyebabkan patah tulang yang menyakitkan.

Sumber : Suara.com

About Author

TriggerNetMedia

See author's posts

Tags: ayam petelurkandang baterai
Previous Post

Daya Saing Sawit Tergerus Kampanye Hitam

Next Post

Indonesia – Jepang Tingkatkan SDM Industri Otomotif Kompeten Teknologi 4.0

TriggerNetMedia

TriggerNetMedia

Next Post
Indonesia – Jepang Tingkatkan SDM Industri Otomotif Kompeten Teknologi 4.0

Indonesia - Jepang Tingkatkan SDM Industri Otomotif Kompeten Teknologi 4.0

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Bhinneka Run 2026 Padukan Olahraga dan Semangat Kebhinekaan

Bhinneka Run 2026 Padukan Olahraga dan Semangat Kebhinekaan

5 Juli 2026
Teknologi Wearable Dukung Performa Atlet Hybrid Racing

Teknologi Wearable Dukung Performa Atlet Hybrid Racing

5 Juli 2026
Campus League Badminton Adopsi Aturan Skor Terbaru BWF

Campus League Badminton Adopsi Aturan Skor Terbaru BWF

4 Juli 2026
Pebalap Indonesia Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior World Championship di Jerez

Pebalap Indonesia Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior World Championship di Jerez

4 Juli 2026

Recent News

Bhinneka Run 2026 Padukan Olahraga dan Semangat Kebhinekaan

Bhinneka Run 2026 Padukan Olahraga dan Semangat Kebhinekaan

5 Juli 2026
Teknologi Wearable Dukung Performa Atlet Hybrid Racing

Teknologi Wearable Dukung Performa Atlet Hybrid Racing

5 Juli 2026
Campus League Badminton Adopsi Aturan Skor Terbaru BWF

Campus League Badminton Adopsi Aturan Skor Terbaru BWF

4 Juli 2026
Pebalap Indonesia Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior World Championship di Jerez

Pebalap Indonesia Bidik Puncak Klasemen Moto3 Junior World Championship di Jerez

4 Juli 2026
  • Disclaimer
  • Info Iklan
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development