triggernetmedia.com – Analisi BMKG Staklim Mempawah menyebut curah hujan di wilayah Kalimantan Barat pada dasarian I (tanggal 1-10) Maret 2021 secara umum berkisar antara 21-101 mm/dasarian dengan Intensitas Rendah – Menengah di seluruh wilayah Kalimantan Barat. Sifat hujan secara umum bersifat Bawah Normal – Normal.
“Monitoring hari tanpa hujan di Kalimantan Barat secara umum berada pada kategori Masih Ada Hujan hingga Sangat Pendek (1-5 hari). Hari tanpa hujan terpanjang terjadi di Kabupaten Mempawah, Kecamatan Sadaniang, sepanjang 7 hari,” kata Kasi Observasi dan Informasi Staklim BMKG Mempawah, Ismaharto Adi, Rabu (10/3/2021) malam.
Ismaharto menjelaskan, kondisi ENSO, IOD, Anomali Suhu Permukaan Laut (SST) dan Anomali OLR menujukkan berkurangnya potensi pertumbuhan awan. Hal ini menunjukkan adanya potensi penurunan curah hujan di wilayah kalimantan barat pada dasarian II Maret 2021.
Dasarian II (tanggal 11-20) Maret 2021 diprakirakannya secara umum berkisar antara 20-75 mm/dasarian dengan kategori hujan rendah – menengah.
“Distribusi curah hujan wilayah hulu hingga tengah lebih tinggi dibanding pesisir Kalimantan Barat. Potensi curah hujan cenderung lebih tinggi pada pertengahan hingga akhir, dibanding awal dasariannya,” katanya menambahkan.
Rendahnya curah hujan saat ini hingga akhir II Maret 2021 perlu diwaspadai. Masyarakat dan instansi terkait diimbau untuk tetap siaga mengantisipasi adanya kemunculan asap dan titik panas.
Penulis/Editor : Ariz



