Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Ada Lima Versi Siapa Jadi Dalang G30S 1965, Mana yang Kamu Percaya?

ariz by ariz
30 September 2020
in Headline, Internasional, Metropolitan, Nasional, Sospolhukam
0
Ada Lima Versi Siapa Jadi Dalang G30S 1965, Mana yang Kamu Percaya?

Nobar film G30SPKI di Cijantung. (Suara.com/Nikolaus Tolen)

0
SHARES
10
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Fakta sejarah memang hanya satu, sebagaimana yang dialami para pelaku yang terlibat di dalamnya. Tapi interpretasi atau analisis sejarah bisa berbagai versi.

Memaksakan hanya satu versi dari tafsiran sejarah, bukanlah persoalan sejarah, tapi politik, demikian dikatakan analis politik dan ekonomi Rustam Ibrahim, Rabu (30/9/2020).

Sekurang-kurangnya ada lima versi mengenai siapa menjadi dalang Gerakan 30 September 1965.

Menurut Rustam ada baiknya anak-anak muda generasi milenial membaca interpretasi semua versi. Kemudian terserah versi mana yang lebih dipercayai atau lebih masuk akal.

Rustam memaparkan garis besar kelima versi sejarah G30S.

Versi pertama adalah versi resmi rezim Orde Baru. Literatur pertama dibuat sejarawan Nugroho Notosusanto dan ahli hukum Ismail Saleh, keduanya perwira tinggi TNI, bertajuk Tragedi Nasional Percobaan Kup G30S/PKI. Intinya menyebut skenario PKI sudah lama ingin komuniskan Indonesia.

Versi kedua ditulis ilmuwan dari Cornell University, Benedict ROG Anderson dan Ruth McVey, yang dikenal sebagai Cornell Paper (1971). Menurut Cornell Paper, peristiwa G30S merupakan puncak konflik internal TNI Angkatan Darat.

Versi ketiga, antara lain ditulis Antonie Dake. Dalam Sukarno File Dake (2005) menyebut Soekarno sebagai yang merancang G30S, perkomplotan untuk menyelesaikan beberapa perwira tinggi AD yang terlalu anti komunis. Sukarno memberi lampu hijau sejumlah perwira di lingkungannya untuk menyelesaikan masalah tersebut.

Versi keempat, antara lain apa yang disebut dengan “kudeta merangkak.” Antara lain dikemukakan Asvi Warman Adam bahwa G30S sebagai bagian dari tahap-tahap yang dilakukan Soeharto untuk mengambil alih kekuasaan dari Presiden Sukarno.

Versi kelima yang dikemukakan Rustam di media sosial, ditulis David T. Johnson: “Indonesia 1965: The Role of the US Embassy.” Opsinya membiarkan saja, membujuk Sukarno beralih kebijakan, singkirkan Sukarno, mendorong AD merebut pemerintahan, merusak kekuatan PKI dan merekayasa kehancuran PKI sekaligus jatuhkan Sukarno.

Sumber : Suara.com

About Author

ariz

See author's posts

Tags: fakta sejarahG 30 SG 30 S/PKIkudeta merangkaksejarawan Nugroho Notosusanto
Previous Post

Prosedur Penanganan Pasien COVID-19 di RSUD Landak

Next Post

Imigrasi Ketapang Diminta Transparan Terkait Pemeriksaan 62 WNA

ariz

ariz

Next Post
Imigrasi Ketapang Diminta Transparan Terkait Pemeriksaan 62 WNA

Imigrasi Ketapang Diminta Transparan Terkait Pemeriksaan 62 WNA

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Hong Kong Geser Singapura Jadi Sumber Investasi Asing Terbesar RI pada Kuartal II 2026

Hong Kong Geser Singapura Jadi Sumber Investasi Asing Terbesar RI pada Kuartal II 2026

18 Juli 2026
RUU PFII Tawarkan Insentif Pajak, Pemerintah Bidik Gelombang Investasi Asing

RUU PFII Tawarkan Insentif Pajak, Pemerintah Bidik Gelombang Investasi Asing

18 Juli 2026
DEKOPIN Bidik Gen Z Jadi Motor Kebangkitan Koperasi Lewat Pendekatan Digital

DEKOPIN Bidik Gen Z Jadi Motor Kebangkitan Koperasi Lewat Pendekatan Digital

18 Juli 2026
BGN Dapat WTP, DPR Curiga: Jangan-jangan Dibikin-bikin

BGN Dapat WTP, DPR Curiga: Jangan-jangan Dibikin-bikin

18 Juli 2026

Recent News

Hong Kong Geser Singapura Jadi Sumber Investasi Asing Terbesar RI pada Kuartal II 2026

Hong Kong Geser Singapura Jadi Sumber Investasi Asing Terbesar RI pada Kuartal II 2026

18 Juli 2026
RUU PFII Tawarkan Insentif Pajak, Pemerintah Bidik Gelombang Investasi Asing

RUU PFII Tawarkan Insentif Pajak, Pemerintah Bidik Gelombang Investasi Asing

18 Juli 2026
DEKOPIN Bidik Gen Z Jadi Motor Kebangkitan Koperasi Lewat Pendekatan Digital

DEKOPIN Bidik Gen Z Jadi Motor Kebangkitan Koperasi Lewat Pendekatan Digital

18 Juli 2026
BGN Dapat WTP, DPR Curiga: Jangan-jangan Dibikin-bikin

BGN Dapat WTP, DPR Curiga: Jangan-jangan Dibikin-bikin

18 Juli 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development