Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Bisnis

Sandiaga Uno Minta Pemerintah Harus Cepat Selamatkan UMKM

ariz by ariz
28 Juli 2020
in Bisnis, Ekonomi, Headline, Internasional, Keuangan, Metropolitan, Nasional, Video
0
Sandiaga Uno Minta Pemerintah Harus Cepat Selamatkan UMKM

Sandiaga Uno. (Suara.com/Arry Saputra).

0
SHARES
1
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Sandiaga Uno menyebut ada 163.713 UMKM dan 1.785 koperasi terdampak pandemi Covid-19. Lantaran itu, dia mendesak pemerintah harus cepat tanggap dengan kondisi tersebut.

Terpuruknya UMKM, disebutnya karena turunnya permintaan secara signifikan, sehingga menjadi permasalahan utama bagi ekonomi. Untuk mempertahankan hidup UMKM, masyarakat harus bijak dalam merancang strategi dan inovasi dalam berbisnis dengan memilih sektor bisnis yang menjadi prioritas sektor Covid-19.

Menurutnya, pemerintah dan korporasi perlu memperhatikan bagaimana cara meningkatkan kewirausahaan melalui generasi milenial yang sebenarnya 55 persen ingin mandiri dengan membuka usaha sendiri. Sandiaga mengemukakan, tentunya ini menjadi gerbang di era New Normal dan masyarakat harus sudah mulai melakukan akselerasi digital dengan cara kolaborasi atau mewadahi anak muda dalam memulai usaha.

“Tahun 1998 dan 2008 sektor korporasi sempat bailout akibat krisis yang terjadi di negara ini, tapi UMKM tetap kokoh dan tangguh sebagai frontman dalam menyelamatkan perekonomian nasional. Namun, 2020 UMKM menjadi yang paling terpukul jatuh di ronde awal,” ungkap Sandiaga dalam sebuah diskusi online, Selasa (28/7/2020).

Dia menegaskan, dengan adanya hal tersebut para pelaku UMKM juga harus memanfaatkan platform lain seperti digitalisasi. Permasalahannya sekarang banyaknya UMKM yang gagal masuk ke platform digital adalah kurangnya produksi ketika adanya permintaan yang banyak ketika masuk market online.

Hal lain yang tak kalah pentingnya adalah akuntabilitas dalam mengelola keuangan dan mitigasi krisis.

Banyak pelaku UMKM yang belum memahami bagaimana mengelola keuangan secara efektif. Seringkali menemukan kasus bahwa UMKM masih buta akuntansi. Tidak adanya catatan keuangan bisnis akan menyulitkan UMKM apa yang harus diprioritaskan.

Sementara itu, Founder KAHMIPreneur yang juga anggota DPR RI Komisi XI Kamrussamad menegaskan, Covid-19 berdampak pada semua aspek, mulai dari kesehatan sosial, ekonomi dan juga keuangan.

Kalau masalah ekonomi ada perlambatan pertumbuhan mulai dari -0.4 persen hingga 1 persen pada masa pandemi ini, selain itu, ada peningkatan kemiskinan dan juga pengangguran mulai dari tiga persen hingga lima persen.

“Saya juga mengambil contoh di negara Asia seperti Korea Selatan, Singapura dan Thailand, pertumbuhan pada kuartal pertama hingga minus mulai dari minus 0.7 hingga 1.8. tidak hanya itu, ada kuartal kedua juga semakin parah yaitu yaitu minus 3.3 hingga minus 12,” katanya.

Dia menegaskan, untuk sebaran koperasi 126.343 unit yang tercatat aktif. Semuanya terdiri dari 756 Unit dari kementrian koperasi dan UKM, dinas provinsi ada 4.672 dan Dinas Kabupaten dan Kota ada sebanyak 120.915 unit.

“Sedangkan jenisnya ada untuk simpan pinjam ada 15 persen ,Koperasri jasa 3 persen Konsumen ada 59 persen, Pemasaran 2 persen dan Produsen 21 persen ,” tegasnya.

Terkait pengembangan pada era 4.0, maka perlu juga digitaliasai koperasi dan modern. Selain itu, perlu juga kolaboraso bisnis sesame kperasi maupun pelaku usaha lainnya.

“Dan yang paling utama adalah pengembangan sumber daya manusia-nya,” ujarnya.

https://www.youtube.com/watch?v=scIDS1ZjaaU

Sumber : Suara.com

About Author

ariz

See author's posts

Tags: koperasiPandemi Covid-19Sandiaga UnoUMKMvirus corona
Previous Post

Jalin Kerja sama, Bupati Landak Kunjungi Kanwil Kemenkumham Kalbar

Next Post

3 Fokus Jokowi Dalam RAPBN 2021, Salah Satunya Ketahanan Pangan

ariz

ariz

Next Post
3 Fokus Jokowi Dalam RAPBN 2021, Salah Satunya Ketahanan Pangan

3 Fokus Jokowi Dalam RAPBN 2021, Salah Satunya Ketahanan Pangan

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 24k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
BPOM Siapkan Modul Nasional untuk Perkuat Keamanan Pangan Program MBG

Operasional Dapur MBG Sabtu-Minggu Tak Lagi Dibayar, Aturan SPPG Ditata Ulang

27 Agustus 2026
Hujan Jadi Andalan Tekan Karhutla, OMC Digenjot di Wilayah Rawan

Hujan Jadi Andalan Tekan Karhutla, OMC Digenjot di Wilayah Rawan

27 Agustus 2026
Hadapi Risiko Karhutla, Kalbar Perkuat Deteksi Dini, Tata Air Gambut, dan Kesiapan Pemadaman

Hadapi Risiko Karhutla, Kalbar Perkuat Deteksi Dini, Tata Air Gambut, dan Kesiapan Pemadaman

27 Agustus 2026
286 Anak di Pontianak Diajak Nonton Film Anak-anak Bambu, Tanamkan Nilai Karakter

286 Anak di Pontianak Diajak Nonton Film Anak-anak Bambu, Tanamkan Nilai Karakter

26 Agustus 2026

Recent News

BPOM Siapkan Modul Nasional untuk Perkuat Keamanan Pangan Program MBG

Operasional Dapur MBG Sabtu-Minggu Tak Lagi Dibayar, Aturan SPPG Ditata Ulang

27 Agustus 2026
Hujan Jadi Andalan Tekan Karhutla, OMC Digenjot di Wilayah Rawan

Hujan Jadi Andalan Tekan Karhutla, OMC Digenjot di Wilayah Rawan

27 Agustus 2026
Hadapi Risiko Karhutla, Kalbar Perkuat Deteksi Dini, Tata Air Gambut, dan Kesiapan Pemadaman

Hadapi Risiko Karhutla, Kalbar Perkuat Deteksi Dini, Tata Air Gambut, dan Kesiapan Pemadaman

27 Agustus 2026
286 Anak di Pontianak Diajak Nonton Film Anak-anak Bambu, Tanamkan Nilai Karakter

286 Anak di Pontianak Diajak Nonton Film Anak-anak Bambu, Tanamkan Nilai Karakter

26 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development