triggernetmedia.com – Usai memberikan bantuan korban banjir di Desa Sidas dan Desa Keranji Mancal, Kecamatan Sengah Temila, Bupati Landak, dr. Karolin Margret Natasa beserta Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Landak, Kepala Dinas Sosial, Pemberdayaan Perempuan, Perlindungan Anak dan Keluarga Berencana (DSP3KB) Kabupaten Landak, Kepala Dinas Pertanian, Perikanan dan Ketahanan Pangan (DPPKP) Kabupaten Landak, Camat Menyuke, Kades Anik, Darit, Mamek, Ansang dan Songga menyalurkan bantuan untuk korban banjir di Kantor Desa masing-masing, Kamis (23/7/2020).
Bantuan yang disalurkan berupa beras dengan total 5.609 kg yang didistibusikan ke Desa Anik sebanyak 513 kg beras kepada 158 kepala keluarga, Desa Darit sebanyak 2.900 kg beras kepada 697 kepala keluarga, Desa Mamek sebanyak 350 kg beras kepada 75 kepala keluarga, Desa Ansang sebanyak 910 kg beras kepada 175 kepala keluarga, dan Desa Songga sebanyak 936 kg beras kepada 180 kepala keluarga yang terdampak.
Pada kesempatan itu, Bupati Karolin menyatakan, bantuan yang diberikan merupakan bentuk perhatian dari pemerintah kepada masyarakat yang terkena musibah banjir.
“Pemerintah berupaya untuk memberikan perhatian dan ikut bergotong royong dalam suasana kebencanaan. Tolong jangan dilihat nilainya, tapi inilah perhatian yang bisa kami berikan kepada Bapak dan Ibu, ini merupakan bantuan dari Pemerintah Kabupaten dan Pemerintah Provinsi,” kata Bupati Landak, dr.Karolin Margret Natasa.
Karolin mengingatkan masyarakat untuk dapat turut serta melakukan pencegahan banjir. Dirinya berharap peran berbagai pihak secara aktif daam mencegah banjir itu dapat mengurangi kondisi banjir saat ini yang terbilang terdampak cukup parah.
“Kepada aparatur dan masyarakat desa saya harapkan memulai program penghijauan dilingkungannya dengan cara bergotong royong, mari kita tanam pohon sebanyak-banyaknya. Kami dari kabupaten juga bila kondisi sudah stabil kita buat program-program penghijauan. Kita jaga alam, alam jaga Kita,” ujar Karolin.
Selain itu, Bupati Karolin juga meminta para petugas mulai dari pihak kecamatan, jajaran Polsek dan Koramil hingga Desa agar segera melapor kepada Pemerintah Kabupaten jika terjadi bencana diwilayah masing-masing agar bisa segera ditindaklanjuti dan dilakukan penanganan.
“Bagi aparat desa, Pak camat, Kapolsek, Danramil kalau memang ada bencana diwilayahnya untuk petugas segera melapor dan dilengkapi dengan data agar kita bisa segera melakukan tindakan sehingga tidak ada kata pembiaran maupun tidak ada perhatian dari Pemerintah, mari Kita saling bekerjasama,” ajak Karolin.
Dek I Ariz
