Trigger Netmedia
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan
No Result
View All Result
Trigger Netmedia
No Result
View All Result
Home Headline

Banyak Orang Tua Layangkan Protes Hasil PPDB Online

ariz by ariz
30 Juni 2020
in Headline, Kilas Kalbar, Pendidikan, Pontianak
0
Banyak Orang Tua Layangkan Protes Hasil PPDB Online

Puluhan orang tua mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat (Kalbar) pada Selasa (30/6/2020). Mereka melayangkan protes terhadap hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2020.

0
SHARES
3
VIEWS
Share on FacebookShare on Twitter

triggernetmedia.com – Puluhan orang tua mendatangi Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Disdikbud) Kalimantan Barat (Kalbar) pada Selasa (30/6/2020). Mereka melayangkan protes terhadap hasil Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) online 2020.

Para orang tua yang datang itu menyampaikan protes itu kemudian ditanggapi langsung oleh pihak Disdik Kalbar. Namun dari pertemuan tersebut umumnya para orang tua calon siswa menganggap tidak mendapat solusi kepada anak-anak mereka yang sudah dinyatakan tidak lulus.

Dalam pertemuan tersebut sempat terjadi adu mulut antara orang tua dengan pihak Disdik Kalbar, karena pihak Disdik Kalbar dinilai kurang memberikan respon terhadap apa yang mereka sampaikan. Namun, apa yang telah disampailan oleh para orang tua siswa tetap di tampung dan menjadi bahan evaluasi Disdik Kalbar.

Satu diantara orang tua yang mendatangi Disdik Kalbar, Merry menjelaskan bahwa kedatangannya ke Disdik Kalbar untuk mempertanyakan nasib anaknya yang dinyatakan tidak lulus PPDB jalur zonasi padahal jarak dari rumah ke sekolah sangat dekat.

“Setelah dinyatakan tidak lulus katanya bisa masuk lagu, tapi sama saja tidak ada di daftar lagu. Malahan saya datang kesini, tapi tidak juga mendapatkan solusi maupun jawaban,” jelas Merry.

Merry bersama orang tua lainnya mengaku ingin pendaftaran PPDB diulang dan pendaftaran online dibatalkan, ia pun minta pendataran secara fisik.

“Kami datang ke sini karena tidak puas, sistem zonasi tidak betul dan yang diterima tidak jelas yang jarak dekat malah tidak diterima. Tidak ada transparansi. Lalu yang pakai jalur nilai dan nilainya tinggi pun tidak diterima setelah datang kesini tidak ada solusi dan orang tua tidak puas,” jelasnya.

“Kami sudah mendatangi pihak sekolah. Namun dari pihak sekolah malah mengarahkan untuk datang langsung ke Dinas.

Kalau seperti ini kan tidak mungkin anak kita tidak sekolah mau jadi apa mereka. Minta dari sini pun tidak ada jawaban.Jadi mau minta sama siapa . Kalau ke swasta kita tidak mampu ditengah pandemi gini suami kerja juga di PHK,” ujarnya lagi.

Para orang tua pun meminta para pemimpin di Kota Pontianak untuk mempertegas masalah ini. Sebab pendaftaran online dinilai banyak yang dianggap melakukan manipulasi.

“Buat apa bikin peraturan kalau tidak bisa dilaksanakan. Seperti saya anak saya daftar di SMA N 6 padahal rumah sebelahan masak tidak diterima. Sekolah jalan kaki saja dekat,” jelasnya.

Ia mengatakan musim seperti ini dirinya tentu ingin anaknya masuk sekolah negeri kalau masuk swasta dianggap mahal dan tidak punya biaya.

“Kalau swasta dimana dapat duitnya susah dan ini pun belum tentu masuk langsung terima. Pilihan sekolah anak saya di SMA 6, SMA 3, SMA 9 Pontianak dan yang paling dekat adalah SMA 6 Pontianak. Saya gunakan jalur zonasi. Bahkan yang lebih jauh malah diterima. Jadi anak saya sudah ditetapkan tidak lulus,” sebut dia.

Masih belum puas dengan apa yang  diterapkan oleh Disdik Kalbar terkait PPDB online itu, para orang tua pun sepakat untuk mendatangi Wali Kota Pontianak guna menyampaikan keluhan mereka terkait hasil PPDB online tahun 2020 ini.

Riska I Ariz

About Author

ariz

See author's posts

Tags: Disdik Kalbarorangtua siswapenerapan PPDB online dinilai tidak transparanpenerapan PPDB online tuai kritikpolemik PPDB onlinePPDB Online
Previous Post

158 Warga Desa Hilir Kantor Terima BLT DD Non Tunai

Next Post

Pasien Sembuh Covid-19 di Sejumlah Provinsi Mencapai 80 Persen

ariz

ariz

Next Post
Pasien Sembuh Covid-19 di Sejumlah Provinsi Mencapai 80 Persen

Pasien Sembuh Covid-19 di Sejumlah Provinsi Mencapai 80 Persen

Stay Connected test

  • 24k Followers
  • 23.9k Followers
  • 99 Subscribers
  • Trending
  • Comments
  • Latest
AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

AKI dan AKB Masih Tinggi, Indonesia Terpaut Jauh dari Target SDGs

16 Juli 2025
Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

Jabat Dewan Syuro, Anggota Komisi Fatwa MUI Berperan Beri Masukan dan Nasihat ke JI

17 November 2021
Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

Kronologi Polemik Ijazah Jokowi: Dari Gugatan Hukum hingga Drama Politik

18 Juli 2025
Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

Status PPPK Paruh Waktu Dihapus, Revisi UU ASN Kembalikan Struktur Dua Pilar

26 November 2025
Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

Bandara Rahadi Oesman Ketapang Hentikan Sementara Layanan Penerbangan Komersial

0
2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

2 Hari Hilang, Nelayan Tewas Mengambang di Pantai Cipalawah Garut

0
14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

14 Tahun Terbunuhnya Munir, Polri Didesak Bentuk Tim Khusus

0
Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

Prabowo Resmikan Kantor DPD Gerindra di Banten

0
Robo’-Robo’ dan Seprah yang Menyatukan Warga Pontianak

Robo’-Robo’ dan Seprah yang Menyatukan Warga Pontianak

12 Agustus 2026
Menkeu Purbaya Paparkan Tiga Pilar Strategi Ekonomi Presiden Prabowo

Pemerintah Salurkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda, Bisa untuk Bayar Gaji PPPK

12 Agustus 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, tapi Dunia Usaha Belum Sepenuhnya Bernapas Lega

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, tapi Dunia Usaha Belum Sepenuhnya Bernapas Lega

12 Agustus 2026
Pembiayaan UMKM Tak Cukup Digenjot, Pasar Produk Harus Diperkuat

Pembiayaan UMKM Tak Cukup Digenjot, Pasar Produk Harus Diperkuat

12 Agustus 2026

Recent News

Robo’-Robo’ dan Seprah yang Menyatukan Warga Pontianak

Robo’-Robo’ dan Seprah yang Menyatukan Warga Pontianak

12 Agustus 2026
Menkeu Purbaya Paparkan Tiga Pilar Strategi Ekonomi Presiden Prabowo

Pemerintah Salurkan Rp20,5 Triliun ke 490 Pemda, Bisa untuk Bayar Gaji PPPK

12 Agustus 2026
Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, tapi Dunia Usaha Belum Sepenuhnya Bernapas Lega

Ekonomi Indonesia Tumbuh 5,29 Persen, tapi Dunia Usaha Belum Sepenuhnya Bernapas Lega

12 Agustus 2026
Pembiayaan UMKM Tak Cukup Digenjot, Pasar Produk Harus Diperkuat

Pembiayaan UMKM Tak Cukup Digenjot, Pasar Produk Harus Diperkuat

12 Agustus 2026
  • Kode Etik
  • Kode Prilaku Perusahaan Pers
  • Tentang Kami
  • Redaksi

© 2026 triggernetmedia development

No Result
View All Result
  • Home
  • News
    • Peristiwa
    • Sospolhukam
    • Metropolitan
    • Nasional
    • Internasional
  • Kalbar
    • Pontianak
    • Kayong Utara
    • Ketapang
    • Kubu Raya
    • Kapuas Raya
    • Landak
    • Mempawah
    • Sanggau
    • SingBeBas
    • Kapuas Hulu
  • Ekonomi
    • Keuangan
    • Bisnis
    • Industri
    • Makro
    • IHSG
    • Fintech
  • Edutaiment
    • Literasi
    • Edukasi
    • Budaya
    • Gadgets
    • IT
  • Sport
    • Sepak Bola
    • Kabar Arena
    • Otomotif
  • Infotainment
    • Selebritis
    • Film
    • Music
    • Zodiak
    • Comunity
    • Kekinian
    • Fashion
    • Milenial
  • Kuliner
    • Food
    • Pesona Dunia
    • Pesona Nusantara
  • Pariwara
    • Videotron
    • Foto
    • Kanal Iklan

© 2026 triggernetmedia development