triggernetmedia.com – Bupati Landak dr. Karolin Margret Natasa menegaskan, telah mengintruksikan dinas terkait terkait untuk segera menindaklanjuti kerusakan yang terjadi pasca bencana banjir secara cepat dan tepat di Kecamatan Jelimpo.
Dikatakan, banjir akibat hujan dengan intensitas sedang pada Jumat (27/02/20) Malam dari pukul 18.00 WIB hingga Sabtu (28/2/2020) dini hari tak hanya mengakibatkan meluapnya Sungai Adong di Desa Tubang Raeng dan Desa Pawis Hilir, Kecamatan Jelimpo, Kabupaten Landak.
“Selain menyebabkab terganggunya aktifitas masyarakat, ruas jalan yang terendam air dengan arus yang deras menyebabkan papan bendungan dan tergerusnya oprit jembatan di ruas jalan Desa Tubang Raeng-Balai Peluntan di Dusun Karangan Mas Desa Tubang Raeng rusak berat,” kata Karolin, Senin (2/3/2020).
“Saya sudah perintahkan kepada dinas terkait untuk segera menindaklanjuti hal tersebut, terutama jembatan yang rusak agar segera dilakukan perbaikan karena jika tidak segera ditangani akan berdampak pada terganggunya aktifitas masyarakat,” tegas Karolin.
Menindaklanjuti intruksi bupati Karolin, Dinas PUPRPERA langsung menerjunkan team untuk mengecek kondisi terakhir jembatan tersebut. menurut Kabid Bina Marga Redi suhendi, dipastikan memang oprit jembatan di ruas jalan Desa Tubang Raeng-Balai Peluntan di Dusun Karangan Mas Desa Tubang Raeng rusak berat.
“Kerusakan yang cukup berat pada sambungan gelegar dan dinding penahan tanah. Kamianjurkan untuk kendaraan yang bermuatan berat yang melebihi kapasitas kelas jalan kabupaten tidak direkomendasikan melewati jembatan tersebut untuk sementara waktu,” kata Marga Redi suhendi.
Sementara itu, Kepala Dinas PUPRPER, Erani, menegaskan, pihaknya juga telah berkoordinasi dengan Kepala BPBD Kabupaten Landak untuk melakukan tanggap darurat pasca banjir.
“sehingga kedepan saling singkron apa yang mesti dilakukan antar kedua instansi ini,” ujarnya saat dikonfirmasi via telpon selular.
Ariz
