triggernetmedia.com – Wakil Wali Kota Pontianak Bahasan mengajak seluruh elemen masyarakat memperkuat peran keluarga sebagai fondasi utama dalam membentuk generasi unggul menuju Indonesia Emas 2045. Menurutnya, keluarga yang kuat menjadi kunci lahirnya anak-anak yang sehat, berkarakter, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Ajakan tersebut disampaikan Bahasan saat membuka Festival Hari Anak Nasional (HAN) 2026 bertema “Anak Hebat, Keluarga Kuat, Pontianak Maju Menuju Indonesia Emas 2045” di Ayani Mega Mall Pontianak, Sabtu (25/7/2026).
Bahasan mengatakan, Hari Anak Nasional merupakan momentum untuk memperkuat komitmen bersama dalam memenuhi hak-hak anak, melindungi mereka dari kekerasan dan eksploitasi, serta menciptakan lingkungan yang aman dan mendukung tumbuh kembang anak.
“Anak-anak hebat lahir dari keluarga yang kuat, dan keluarga yang kuat lahir dari kebersamaan, kasih sayang, serta lingkungan sosial yang mendukung. Masa depan bangsa ditentukan oleh kualitas generasi yang kita didik hari ini,” ujarnya.
Ia menjelaskan, terdapat empat langkah strategis yang perlu menjadi perhatian bersama. Pertama, memperkuat ketahanan keluarga sebagai lingkungan pertama dalam membentuk karakter, nilai, dan kepribadian anak.
Kedua, memastikan terpenuhinya hak-hak dasar anak melalui akses terhadap pendidikan, layanan kesehatan, gizi yang memadai, serta perlindungan dari kekerasan, perundungan, dan eksploitasi.
Ketiga, memperluas penyediaan ruang tumbuh kembang yang ramah anak melalui ruang bermain, ruang belajar, dan fasilitas publik yang aman sebagai bagian dari upaya mewujudkan Kota Layak Anak.
Keempat, memperkuat kolaborasi seluruh pemangku kepentingan, mulai dari pemerintah, keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, hingga media.
“Kolaborasi menjadi kunci. Pemerintah, keluarga, sekolah, masyarakat, dunia usaha, hingga media harus bergotong royong mendukung tumbuh kembang anak agar cita-cita Indonesia Emas 2045 benar-benar dapat diwujudkan,” kata Bahasan.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Gabungan Organisasi Wanita (GOW) Kota Pontianak, Norhasanah Bahasan, menegaskan bahwa keluarga memiliki peran strategis dalam membentuk generasi yang sehat, berkarakter, kreatif, serta mampu beradaptasi dengan perkembangan zaman.
Menurutnya, tema Hari Anak Nasional tahun ini menegaskan bahwa keberhasilan pembangunan bangsa sangat bergantung pada kualitas generasi yang dipersiapkan sejak dini.
“Anak yang hebat tidak hanya diukur dari prestasi akademiknya, tetapi juga dari karakter, kesehatan, kreativitas, kepedulian sosial, serta kemampuannya beradaptasi dengan perubahan zaman. Semua itu berawal dari keluarga yang kuat sebagai lingkungan pertama dan utama dalam membentuk kepribadian anak,” ujarnya.
Norhasanah menilai perkembangan teknologi dan dinamika sosial menjadi tantangan tersendiri bagi keluarga dalam mendampingi tumbuh kembang anak. Karena itu, menurutnya, penguatan fungsi keluarga harus dilakukan melalui kolaborasi seluruh pihak.
“Orang tua, sekolah, masyarakat, organisasi kemasyarakatan, dan pemerintah memiliki tanggung jawab yang sama untuk menciptakan lingkungan yang aman, nyaman, dan mendukung tumbuh kembang anak secara optimal,” tutupnya.










