triggernetmedia.com – Harga pangan kembali bergerak liar. Sejumlah komoditas melonjak, sementara lainnya justru jatuh cukup dalam.
Data Panel Harga Pangan Nasional Bank Indonesia pada Jumat (10/4/2026) mencatat bawang merah naik 7,59 persen menjadi Rp50.300 per kilogram. Bawang putih ikut terkerek 3,52 persen ke Rp41.150 per kilogram, menandakan tekanan pada bumbu dapur belum mereda.
Sebaliknya, harga cabai rontok. Cabai merah besar turun 8,58 persen, cabai merah keriting 8,29 persen, dan cabai rawit hijau anjlok hingga 9,31 persen. Cabai rawit merah juga terkoreksi 5,91 persen.
Harga beras bergerak campuran. Sebagian naik tipis, terutama beras medium dan premium, namun beras kualitas bawah II justru turun.
Di kelompok protein, harga ayam ras segar jatuh 8,82 persen. Daging sapi bergerak variatif, dengan kualitas I turun tipis dan kualitas II naik.
Gula premium naik cukup tinggi hingga 5,69 persen, sementara minyak goreng menunjukkan arah berbeda—minyak curah naik tipis, sedangkan minyak kemasan turun.
Telur ayam ras ikut melemah 2,73 persen.
Pergerakan ini mencerminkan pasar pangan yang masih belum stabil, dengan tekanan terjadi pada sejumlah komoditas utama.




